Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Jelang Jatuh Tempo, Warga Kota Malang Diingatkan Segera Bayar PBB

Javasatu by Javasatu
29 Juli 2019

JAVASATU.COM- Jelang batas akhir pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan pada Rabu (31/7/2025), Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang mengingatkan masyarakat untuk segera memenuhi kewajibannya sebelum dikenai denda.

Ir H Ade Herawanto MT – Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah – (BP2D) Kota Malang (sumber foto : BP2D)

Kepala BP2D Kota Malang, Ir H Ade Herawanto MT, menegaskan pentingnya memanfaatkan waktu tersisa dua hari ini agar tidak terkena sanksi administratif.

“Kalau sudah lewat jatuh tempo, dendanya 2% per bulan, maksimal 48%. Kasihan kalau ada yang belum tahu,” ujar Ade yang juga dikenal sebagai tokoh Aremania, Senin (29/7/2025).

Bagi warga yang belum menerima SPPT PBB 2025, cukup membawa SPPT atau bukti pembayaran tahun sebelumnya. Alternatif lainnya, pembayaran bisa dilakukan hanya dengan mencantumkan Nomor Objek Pajak (NOP), mengingat tidak ada kenaikan nilai PBB tahun ini.

ADVERTISEMENT

Ade mengakui masih ada keterlambatan distribusi SPPT karena sedang dalam masa transisi ke PT Pos Indonesia.

“Kami mohon maaf, sedang kami diskusikan solusinya,” jelasnya.

Pembayaran PBB dapat dilakukan di seluruh kantor Bank Jatim atau melalui transfer dari bank lain yang terhubung dengan rekening Bank Jatim.

Hingga 25 Juli 2025, realisasi penerimaan PBB Perkotaan sudah mencapai Rp 45,5 miliar dari target Rp 58,5 miliar, atau setara 77,7%.

Sam Ade D’Kross – (sumber foto : BP2D)

Meski capaian cukup tinggi, BP2D tetap melakukan strategi jemput bola, seperti membuka layanan di kampung-kampung dan pusat perbelanjaan. Salah satunya stand pajak keliling di Kelurahan Mulyorejo dan di mall setiap pertengahan bulan.

“Pelayanan yang lebih dekat ini mempercepat proses pembayaran dan mencegah keterlambatan. Targetnya, tidak ada warga yang terkena denda,” pungkas Ade yang juga menjabat Plt Direktur PD RPH Kota Malang. (Nuh)

Tags: BP2D Kota MalangpbbPBB Kota Malangpemkot malang
Previous Post

Bersama Kapolres Malang, Cak Nun Ajak Masyarakat Rukun Pasca Pilpres 2019

Next Post

Polwan Polres Malang ‘Hipnotis’ Hadirin Ngaji bareng Cak Nun

Related Posts

Bupati Gresik Apresiasi Pengabdian Achmad Washil Selama 5 Tahun 1 Bulan
Pemerintahan

Bupati Gresik Apresiasi Pengabdian Achmad Washil Selama 5 Tahun 1 Bulan

28 Oktober 2026
Edy Hadisiswoyo Jabat Pj Sekda Gresik Maksimal Tiga Bulan
Pemerintahan

Edy Hadisiswoyo Jabat Pj Sekda Gresik Maksimal Tiga Bulan

28 Oktober 2026
Ketua DPRD Kota Malang Soroti APBD dan Penyerapan Tenaga Kerja
Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Malang Soroti APBD dan Penyerapan Tenaga Kerja

28 Oktober 2026
DPRD Kota Malang Soroti Jalan, Drainase, dan PJU di Wilayah Perbatasan
Pemerintahan

DPRD Kota Malang Soroti Jalan, Drainase, dan PJU di Wilayah Perbatasan

27 Oktober 2026
Bakorwil Malang Verifikasi 1.392 Bidang Aset Pemprov Jatim Senilai Rp7,66 Triliun
Pemerintahan

Bakorwil Malang Verifikasi 1.392 Bidang Aset Pemprov Jatim Senilai Rp7,66 Triliun

27 Oktober 2026
Pemkab Gresik Libatkan TNI-Polri, Data 442 Ribu KK untuk Bansos Digital
Pemerintahan

Pemkab Gresik Libatkan TNI-Polri, Data 442 Ribu KK untuk Bansos Digital

26 Oktober 2026
Next Post
Polwan Polres Malang ‘Hipnotis’ Hadirin Ngaji bareng Cak Nun

Polwan Polres Malang 'Hipnotis' Hadirin Ngaji bareng Cak Nun

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com