email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 8 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

KKN-T Unira Malang Abadikan Potensi Delapan Desa Lewat Film Dokumenter

by Nurul Hakim
2 September 2026

JAVASATU.COM- Penutupan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang dikemas berbeda. Delapan desa lokasi pengabdian mahasiswa diabadikan dalam film dokumenter yang diputar dalam Festival Film Dokumenter Desa bertajuk Asta Pesona Desanesia 2026.

Dok: Unira Malang

Kegiatan berlangsung di Hall KH Moch Said Unira Malang, Rabu (2/9/2026). Festival tersebut menjadi puncak rangkaian KKN-T yang sebelumnya mengusung tema “Penguatan Ekosistem Desa Wisata Berdampak dan Berkelanjutan.”

Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Alif Achada, M.Pd., mengatakan penutupan KKN-T tidak sekadar menjadi seremoni berakhirnya pengabdian mahasiswa. Kegiatan tersebut juga dirancang sebagai ruang apresiasi terhadap karya mahasiswa dalam merekam potensi desa melalui pendekatan visual.

“Penutupan KKN tahun ini digelar meriah dengan tema Asta Pesona Desanesia. Acara ini menjadi salah satu panggung untuk mengapresiasi hasil karya video sinematik bagi peserta KKN tahun ini,” ujar Alif.

Film dokumenter yang dibuat mahasiswa merekam berbagai potensi desa selama proses live-in dan pengabdian. Konten film tidak hanya menampilkan keindahan alam, tetapi juga mengangkat potensi serta kearifan lokal yang menjadi identitas masing-masing desa.

Kepala LPPM Unira Malang, Abdillah, mengatakan produksi film tersebut melibatkan masyarakat di masing-masing desa lokasi KKN-T.

“Dalam karya ini menyuguhkan keindahan, potensi, dan kearifan lokal desa tempat KKN yang dikolaborasikan dengan warga sekitar,” ujar Abdillah.

Pria yang akrab disapa Abe itu menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam produksi film. Mahasiswa tidak hanya bertindak sebagai pembuat dokumentasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga untuk memahami cerita, potensi, dan kehidupan desa.

Karena itu, delapan film sinematik tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai karya perlombaan. Film juga diharapkan menjadi arsip visual yang dapat memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat lebih luas.

“Dalam karya delapan video sinematik diharapkan akan abadi dan menjadi warisan visual yang menginspirasi dan sarat akan makna,” ungkapnya.

Rektor Unira Malang, H. Imron Rosyadi Hamid, SE., M.Si., Ph.D., mengapresiasi konsep Festival Film Dokumenter Desa dalam rangkaian Asta Pesona Desanesia 2026. Menurutnya, konsep tersebut memperkuat orientasi Unira Malang dalam menempatkan desa sebagai ruang belajar sekaligus ruang kolaborasi bagi mahasiswa.

“Festival Film Dokumenter Desa tersebut mempertegas orientasi Unira Malang yang menempatkan desa sebagai ruang belajar sekaligus ruang kolaborasi. Mahasiswa dituntut mampu mengidentifikasi potensi lokal, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menerjemahkan pengalaman pengabdian menjadi karya yang memberikan nilai tambah bagi desa,” ujar Imron.

Menurut Imron, penggabungan pengabdian, kreativitas, dokumentasi, dan apresiasi diharapkan membuat pengalaman KKN-T memberikan manfaat yang lebih panjang bagi desa. Potensi yang direkam dan diceritakan dengan baik dapat terus menjadi bagian dari promosi dan dokumentasi desa meski mahasiswa telah menyelesaikan pengabdiannya.

“Dengan menggabungkan pengabdian, kreativitas, dokumentasi, dan apresiasi, Unira Malang berharap pengalaman KKN-T dapat memberikan manfaat yang lebih panjang. Sebab, ketika sebuah potensi desa berhasil direkam dan diceritakan dengan baik, maka pengalaman pengabdian mahasiswa tidak berakhir ketika mereka meninggalkan desa,” lanjutnya.

Dok: Unira Malang

Setelah sambutan Kepala LPPM dan Rektor Unira Malang, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh KH Dr. Romadhon Chatib, MH., selaku Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Raden Rahmat.

Agenda kemudian memasuki pemutaran delapan film dokumenter secara bertahap berdasarkan hasil undian. Film pertama dan kedua diputar pada sesi awal, dilanjutkan film ketiga dan keempat, film kelima dan keenam, serta film ketujuh dan kedelapan.

Delapan desa yang diangkat dalam film dokumenter tersebut yakni Srigonco, Senggreng, Sumber Tempur, Bangelan, Ngawonggo, Kidal, Langlang, dan Toyomarto.

BacaJuga :

Flashlight Mob UMM Gen 26 Libatkan 5.600 Maba, Tanpa Kertas dan Bebas Sampah

Mahasiswa FK UWKS Edukasi Lansia Asem Jajar soal Sinar Matahari hingga Hipertensi

Dari delapan film yang diputar, Desa Kidal meraih peringkat pertama, disusul Desa Bangelan sebagai juara kedua dan Desa Sumber Tempur sebagai juara ketiga.

Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan dan doorprize kepada mahasiswa serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T Unira Malang.

Melalui Asta Pesona Desanesia 2026, Unira Malang menjadikan karya film dokumenter sebagai rekam jejak pengabdian mahasiswa sekaligus media untuk mengangkat potensi, cerita, dan kearifan lokal desa kepada khalayak yang lebih luas. (nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten MalangKKNpendidikanUnira Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Flashlight Mob UMM Gen 26 Libatkan 5.600 Maba, Tanpa Kertas dan Bebas Sampah

Mahasiswa FK UWKS Edukasi Lansia Asem Jajar soal Sinar Matahari hingga Hipertensi

Studi APPRI: Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Bidik ROI

Bakorwil Apresiasi Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Nama Pemprov Jatim

Kemarau Bikin Lahan Kering, Warga Kabupaten Malang Diingatkan Tak Asal Bakar

Polres Gresik Raih Pelayanan Prima Nasional, 5 Personel Diganjar Penghargaan

Kapolres Malang Dorong HMI Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Dana Hibah KONI Kota Blitar Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkot

Kapolresta Malang Kota Siapkan Buku Bahasa Walikan, Jaga Budaya Lokal

Sepekan, 1.770 Botol Miras Ilegal Disita di Kabupaten Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

BERITA LAINNYA

Flashlight Mob UMM Gen 26 Libatkan 5.600 Maba, Tanpa Kertas dan Bebas Sampah

Mahasiswa FK UWKS Edukasi Lansia Asem Jajar soal Sinar Matahari hingga Hipertensi

Studi APPRI: Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Bidik ROI

Bakorwil Apresiasi Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Nama Pemprov Jatim

Kemarau Bikin Lahan Kering, Warga Kabupaten Malang Diingatkan Tak Asal Bakar

Polres Gresik Raih Pelayanan Prima Nasional, 5 Personel Diganjar Penghargaan

Kapolres Malang Dorong HMI Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Dana Hibah KONI Kota Blitar Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkot

Kapolresta Malang Kota Siapkan Buku Bahasa Walikan, Jaga Budaya Lokal

Sepekan, 1.770 Botol Miras Ilegal Disita di Kabupaten Malang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved