JAVASATU.COM- Madrasah Aliyah (MA) Al-Karimi Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, membekali siswanya dengan pemahaman tentang kesehatan, pergaulan, dan pembentukan karakter melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Umu Kultsum Pondok Pesantren Al-Karimi tersebut diikuti seluruh siswa MA Al-Karimi.
Kegiatan diisi penyuluh agama dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik serta dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.
Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, tampil di depan peserta, dan berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi remaja.
Kepala MA Al-Karimi Ahmad Wahibul Amin mengapresiasi Kemenag Gresik melalui Binmas yang telah menyelenggarakan program BRUS. Menurutnya, materi yang diberikan relevan dengan persoalan yang dihadapi remaja saat ini.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kemenag Gresik melalui Binmas atas terselenggaranya kegiatan BRUS di MA Al-Karimi. Kegiatan ini sangat relevan dan dibutuhkan oleh para murid kami di tengah tantangan pergaulan remaja saat ini,” ujar Ahmad Wahibul Amin.
Ia menyebut sejumlah materi yang diberikan menyentuh persoalan penting bagi siswa, mulai dari pergaulan sehat, pencegahan pernikahan dini, penguatan akhlaqul karimah, hingga pembentukan karakter.
“Materi yang disampaikan sangat menyentuh, terutama terkait pergaulan sehat, pencegahan pernikahan dini, penguatan akhlaqul karimah serta pembentukan karakter murid. Semoga bisa mengedukasi dan bermanfaat,” katanya.
Ahmad berharap program pembinaan remaja tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, pembekalan semacam itu penting untuk membentuk generasi madrasah yang sehat, cerdas, mandiri, dan berakhlak.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Moh Ali Faiq mengapresiasi MA Al-Karimi dan Pondok Pesantren Al-Karimi yang dinilai konsisten memberikan perhatian terhadap pembinaan karakter dan kesejahteraan peserta didik.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi MA Al-Karimi dan Ponpes Al-Karimi yang secara konsisten memberikan perhatian besar terhadap pembinaan karakter dan kesejahteraan peserta didik. Program BRUS ini bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan investasi besar bagi masa depan generasi muda kita,” kata Ali Faiq.
Menurut Ali, remaja yang sehat, berilmu, dan berakhlak dapat menjadi kekuatan bagi agama, masyarakat, dan bangsa. Ia juga mendorong para siswa untuk berani mengambil peran positif di lingkungan masing-masing.
“Teruslah menjadi pelopor kebaikan, jadilah remaja yang bermartabat, dan jangan pernah ragu untuk bermimpi besar. Semoga Allah senantiasa melindungi dan memberkahi langkah kita semua,” pungkasnya.
Program BRUS tersebut juga diarahkan untuk membekali siswa menghadapi tantangan pergaulan dan lingkungan, memperkuat nilai keagamaan dan moralitas, serta mendorong terbentuknya remaja yang mandiri, tangguh, dan bermanfaat bagi sesama.
Perwakilan Binmas Kabupaten Gresik turut mengapresiasi inisiatif MA Al-Karimi dalam menggelar program tersebut. Para siswa diingatkan untuk menjaga diri, memilih lingkungan pertemanan yang baik, serta berani menolak hal-hal yang dinilai salah.
“Remaja adalah aset bangsa yang sangat berharga, namun juga rentan terhadap berbagai pengaruh negatif. Kami berpesan kepada seluruh siswa: jagalah diri, pilihlah teman yang baik, miliki keberanian untuk berkata tidak pada hal yang salah, dan selalu ingat tujuan utama kalian menuntut ilmu,” ujar perwakilan Binmas Kabupaten Gresik.
Kegiatan BRUS ditutup dengan pemberian sertifikat secara simbolis kepada siswa MA Al-Karimi oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.
Acara juga dihadiri pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimi KH Abdul Muhshi dan Bunyai Hj Afiyah Wijirahayu. (hoo/arf)