email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ratusan Warga Karangasem Bali Merajut Leluhur di Singosari

by Syaiful Arif
18 Oktober 2023

JAVASATU.COM-MALANG- Dengan suhu sekitar 37 derajat selsius, pada pukul 11.40 WIB, Rabu (18/10/2023) di Candi Singosari Malang dikagetkan dengan kedatangan 8 Bus rombongan dari Karangasem Bali.

Agenda rutin Mejamuan warga Karangasem Bali di candi Singosari. (Foto: Istimewa)

Bahkan iring-iringan Bus yang mereka tumpangi membuat jalan di sekitar Candi kerajaan awal kejayaan Nusantara, Singosari ini menjadi macet.

Hal ini tak lain dikarenakan tidak adanya lahan parkir yang memadai dan ruas jalan yang sempit, menandakan Candi pendarmaan raja Singosari, Kertanagera, kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Kedatangan sekitar 450 orang dari Karangasem Bali ini merupakan agenda rutin Mejauman dari Sentana atau keturunan Arya Kanuruhan, Karangasem, Bali. Mejauman sediri berasal dari kata Jaum (bahasa Bali,red), dalam bahasa Indonesia memiliki arti Jarum.

“Ini adalah cara kami menjahit atau merajut dan mempersatukan kembali kami dengan leluhur kami dari asalnya, yaitu Singosari jawadwipa,” ujar Ketut Murtika (40), salah satu warga asal Banjar Kereteg, Sibetan, Beba dem, Karanganyar, Bali.

Acara ini digelar setelah upacara ngaben dan ngeroras, penyucian roh leluhur dan dianjurkan untuk disembahyangkan di Candi Singosari. Selain Candi Singosari, sebelumnya rombongan bersembahyang di pura Semeru Agung, Senduro, Lumajang.

“Candi Singosari bukan hanya milik warga Malang dan Hindu, ini milik bangsa kita yang harus dijaga dan dirawat, sayang sekali jika kurang perhatian dari pemerintah,” tambah lelaki yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat di daerahnya.

BacaJuga :

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Hadir menyambut rombongan, suami istri pelaku budaya yang juga dikenal sebagai pembatik Tulis dengan brand Batik Lintang, Indranesia dan Ita Fitriyah.

“Kami sengaja hadir guna menyambut kedatangan saudara kami, sekaligus belajar budaya pelestarian situsnya,” ujar Ita Fitriyah, Owner Batik Tulis Lintang yang mengaku berkomunikasi cukup lama dengan Ketut Kartika.

Acara ini sendiri diyakini masyarakat adat Karangasem Sira Arya Kanuruhan Bali dilakukan setiap periodik 5 tahun sekali.

“Jika merunut dari sejarah ini, harusnya bisa jadi sister city Singosari dengan Karangasem, karena ini acara 5 tahunan, dan semoga pemerintah lebih memperhatikan fasilitas penunjang dan kondisi candi. Astungkara, sampai jumpa 5 tahun lagi,” tegas Indranesia, suami Owner Batik Tulis Lintang yang juga dikenal sebagai aktivis seni dan budaya di Malang. (Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Achmad KhoesairiCandi SingosariMejamuan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Bawa Misi Persahabatan Antarnegara Lewat Taekwondo

Gus Kikin Dorong Ekonomi Pancasila Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

Pinjam Motor Alasan Beli Makanan, Pria di Malang Diciduk Polisi

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TISI Luncurkan Antologi Puisi Bahasa Daerah

MUI Kedamean Dinilai Terbaik, KH Heri Kembali Pimpin hingga 2031

Gubernur Khofifah Minta Psikolog Datang Sebulan Sekali ke Sekolah Rakyat Gresik

Bukan Tarif Masuk, Ini Fungsi Bayar Rp1 di Bendungan Lahor

Dulu Rumah Bocor, Kini Nelayan Campurejo Gresik Punya Hunian Layak

Tiga Tahun Bergerak, JNF Dukung BNN Perkuat P4GN

Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Malang, 8 Orang Terluka

Prev Next

POPULER HARI INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Gus Kikin Dorong Ekonomi Pancasila Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

Bukan Tarif Masuk, Ini Fungsi Bayar Rp1 di Bendungan Lahor

Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Malang, 8 Orang Terluka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

TNI Bawa Misi Persahabatan Antarnegara Lewat Taekwondo

Gus Kikin Dorong Ekonomi Pancasila Jadi Jalan UMKM Naik Kelas

Pinjam Motor Alasan Beli Makanan, Pria di Malang Diciduk Polisi

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, TISI Luncurkan Antologi Puisi Bahasa Daerah

MUI Kedamean Dinilai Terbaik, KH Heri Kembali Pimpin hingga 2031

Gubernur Khofifah Minta Psikolog Datang Sebulan Sekali ke Sekolah Rakyat Gresik

Bukan Tarif Masuk, Ini Fungsi Bayar Rp1 di Bendungan Lahor

Dulu Rumah Bocor, Kini Nelayan Campurejo Gresik Punya Hunian Layak

Tiga Tahun Bergerak, JNF Dukung BNN Perkuat P4GN

Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Malang, 8 Orang Terluka

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Tiga Jalan Protokol Kota Batu Ditutup Minggu 2 Agustus 2026, Ini Rinciannya

Survei DKN: Mayoritas Warga Malang Raya Dukung Trans Jatim Koridor 2, Angkot Feeder Jadi Solusi

14,95 Ton Timah Ilegal Digagalkan di Pangkal Balam, Potensi Kerugian Rp9,76 Miliar

TransNusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur, Jakarta Terbang Tiga Kali Sehari

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved