email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 5 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kekeringan Landa Dua Desa di Kabupaten Malang, Sawah Terancam Gagal Panen

by Redaksi Javasatu
31 Juli 2019

JAVASATU.COM- Musim kemarau memicu krisis air di dua desa di Kabupaten Malang, yakni Desa Sitiarjo dan Desa Kedungbanteng. Selain kekurangan air bersih, ratusan hektare sawah warga kini terancam gagal panen akibat menurunnya debit air dari sumber utama pengairan.

Kondisi persawahan di Kabupaten Malang. (Foto: Javasatu.com)

Di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, sekitar 100 kepala keluarga di RT 30, 32, 35, dan 57 Dusun Krajan Kulon mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Kepala Desa Sitiarjo, Mamiek Misniati, menyebut kondisi belum tergolong darurat, namun debit air yang terus menurun bisa memicu krisis jika hujan tak kunjung turun.

“Saat ini tandon dan beberapa sumur masih berfungsi, tapi debit mata air mengecil. Kalau satu bulan ke depan belum hujan, warga akan sangat kesulitan air,” ujar Mamiek, Rabu (31/7/2019).

Kekeringan juga mengancam 310 hektare areal persawahan di desa tersebut, terdiri dari 150 hektare di Dusun Krajan Kulon dan 160 hektare di Krajan Wetan. Penurunan debit Sungai Mbambang, yang menjadi andalan pengairan, menjadi penyebab utama.

“Kami khawatir gagal panen, walaupun kami berharap masih ada hasil meski tidak maksimal,” tambahnya.

Kepala Desa Sitiarjo, Mamiek Misniati. (Foto: Javasatu.com)

Sekretaris Desa Sitiarjo, Dwi Pudjo, mengatakan sawah di Krajan Wetan masih terbantu sumur bor, namun distribusi air menggunakan pompa diesel tetap tidak mencukupi kebutuhan secara optimal.

“Pompa bisa mengalirkan air, tapi saat kemarau hasilnya jauh dari cukup,” katanya.

BacaJuga :

Lima Titik Perbatasan Bakal Disulap Jadi Ikon Baru Bojonegoro

Petani Garam Donomulyo Dapat Angin Segar, Produksi Tunnel Dilirik Kementan

Pemerintah Desa pun telah mengirim surat ke Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang dan Provinsi Jawa Timur agar segera memperbaiki Bendungan Kedungmas peninggalan Belanda yang selama ini menjadi andalan irigasi.

“Jika bendungan ini dibangun ulang, seluruh areal persawahan bisa terairi dengan baik,” tegas Dwi.

Desa Kedungbanteng Juga Kekeringan

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Kepala Desa Suwarno melaporkan bahwa 1.200 kepala keluarga dari delapan RT mengalami kekurangan air bersih.

“Krisis air terjadi setiap tahun. Tahun ini dirasakan oleh warga di RT 10, 11, 15, 18, 30, 31, dan 37,” jelas Suwarno.

Untuk memenuhi kebutuhan harian, warga terpaksa membeli air tandon 1.000 liter seharga Rp 40 ribu, yang hanya cukup untuk 4–5 hari.

Suwarno mengaku telah melakukan survei lokasi untuk membangun embung penampungan air, namun hingga kini belum menemukan lokasi yang layak.

“Kami sudah survei beberapa titik, tapi belum ada lokasi yang memungkinkan,” ujarnya.

Kepala Desa Kedungbanteng Suwarno. (Foto: Javasatu.com)

Warga pun harus berjuang sendiri. Seperti Nuli, warga RT 12 RW 03, yang terpaksa menyedot air sungai menggunakan diesel agar sawahnya tetap terairi.

“Sumur bor kelompok tani ada, tapi belum cukup. Harapannya, meski kemarau, panen tetap bisa nutupi biaya,” kata Nuli.

Dengan kondisi kemarau yang terus berlanjut, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan lebih serius agar krisis air ini tak berubah menjadi bencana gagal panen massal. (Jos/Jup)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Desa SitiarjoKecamatan Sumbermanjing WetanKedungbantengKekeringan Kabupaten MalangKekerinngan

BERITA TERBARU

Lima Titik Perbatasan Bakal Disulap Jadi Ikon Baru Bojonegoro

Petani Garam Donomulyo Dapat Angin Segar, Produksi Tunnel Dilirik Kementan

Korps Mubaligah Gresik Latih Public Speaking, Perkuat Dakwah dengan Retorika Modern

GP Ansor Bangun Mojokerto Gelar MHQ 2026, Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

KNPI dan NYC Indonesia Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela, Serukan Dialog Damai

Pengamat Puji Kakorlantas Polri, Operasi Lilin 2025 Dinilai Sukses Amankan Nataru

Naik Trans Jatim, Gubernur Khofifah dan Bupati Gresik Beri Contoh Transportasi Publik

Bupati Gresik Tantang IPNU-IPPNU Hadirkan Program Nyata untuk Masyarakat

PDIP Kabupaten Malang Konsolidasi Pengurus Baru, Langsung Tancap Gas

Days Of Law Career 2026 Gandeng Astra, Ajak Mahasiswa Hukum Kenali Karier Korporasi

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Bupati Gresik Tantang IPNU-IPPNU Hadirkan Program Nyata untuk Masyarakat

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

KNPI dan NYC Indonesia Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela, Serukan Dialog Damai

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

BERITA LAINNYA

GP Ansor Bangun Mojokerto Gelar MHQ 2026, Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

KNPI dan NYC Indonesia Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela, Serukan Dialog Damai

Pengamat Puji Kakorlantas Polri, Operasi Lilin 2025 Dinilai Sukses Amankan Nataru

Days Of Law Career 2026 Gandeng Astra, Ajak Mahasiswa Hukum Kenali Karier Korporasi

OPINI: Fiskal untuk Indonesia Baru: Mengakhiri Kemiskinan dan Menyelamatkan Lingkungan

Pilkada Tak Langsung: Ketika Elite Partai Ingin Kembali Jadi Bos

Kemenimipas Catat Capaian Strategis 2025, Analis Apresiasi Arah Transformasi

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

Data Lengkap: Daftar 38 Sekolah di Malang Raya Penerima Bantuan Revitalisasi Sarpras

Investor Ritel Melejit, bluRDN Permudah Buka RDN Saham secara Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Sempat Ricuh, Dua Kontainer Bantuan Warga Malang Raya di Sumut Akhirnya Bisa Didistribusikan

Konflik Kepemilikan SMK Turen Malang, Dua Yayasan Bertemu di Mapolsek Cari Solusi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d