email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 8 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kekeringan Landa Dua Desa di Kabupaten Malang, Sawah Terancam Gagal Panen

by Redaksi Javasatu
31 Juli 2019

JAVASATU.COM- Musim kemarau memicu krisis air di dua desa di Kabupaten Malang, yakni Desa Sitiarjo dan Desa Kedungbanteng. Selain kekurangan air bersih, ratusan hektare sawah warga kini terancam gagal panen akibat menurunnya debit air dari sumber utama pengairan.

Kondisi persawahan di Kabupaten Malang. (Foto: Javasatu.com)

Di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, sekitar 100 kepala keluarga di RT 30, 32, 35, dan 57 Dusun Krajan Kulon mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Kepala Desa Sitiarjo, Mamiek Misniati, menyebut kondisi belum tergolong darurat, namun debit air yang terus menurun bisa memicu krisis jika hujan tak kunjung turun.

“Saat ini tandon dan beberapa sumur masih berfungsi, tapi debit mata air mengecil. Kalau satu bulan ke depan belum hujan, warga akan sangat kesulitan air,” ujar Mamiek, Rabu (31/7/2019).

Kekeringan juga mengancam 310 hektare areal persawahan di desa tersebut, terdiri dari 150 hektare di Dusun Krajan Kulon dan 160 hektare di Krajan Wetan. Penurunan debit Sungai Mbambang, yang menjadi andalan pengairan, menjadi penyebab utama.

“Kami khawatir gagal panen, walaupun kami berharap masih ada hasil meski tidak maksimal,” tambahnya.

Kepala Desa Sitiarjo, Mamiek Misniati. (Foto: Javasatu.com)

Sekretaris Desa Sitiarjo, Dwi Pudjo, mengatakan sawah di Krajan Wetan masih terbantu sumur bor, namun distribusi air menggunakan pompa diesel tetap tidak mencukupi kebutuhan secara optimal.

“Pompa bisa mengalirkan air, tapi saat kemarau hasilnya jauh dari cukup,” katanya.

BacaJuga :

Peran TNI Wujudkan Swasembada Pangan Nasional Diapresiasi Presiden Prabowo

Polisi Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Sumberpucung Malang

Pemerintah Desa pun telah mengirim surat ke Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang dan Provinsi Jawa Timur agar segera memperbaiki Bendungan Kedungmas peninggalan Belanda yang selama ini menjadi andalan irigasi.

“Jika bendungan ini dibangun ulang, seluruh areal persawahan bisa terairi dengan baik,” tegas Dwi.

Desa Kedungbanteng Juga Kekeringan

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Kepala Desa Suwarno melaporkan bahwa 1.200 kepala keluarga dari delapan RT mengalami kekurangan air bersih.

“Krisis air terjadi setiap tahun. Tahun ini dirasakan oleh warga di RT 10, 11, 15, 18, 30, 31, dan 37,” jelas Suwarno.

Untuk memenuhi kebutuhan harian, warga terpaksa membeli air tandon 1.000 liter seharga Rp 40 ribu, yang hanya cukup untuk 4–5 hari.

Suwarno mengaku telah melakukan survei lokasi untuk membangun embung penampungan air, namun hingga kini belum menemukan lokasi yang layak.

“Kami sudah survei beberapa titik, tapi belum ada lokasi yang memungkinkan,” ujarnya.

Kepala Desa Kedungbanteng Suwarno. (Foto: Javasatu.com)

Warga pun harus berjuang sendiri. Seperti Nuli, warga RT 12 RW 03, yang terpaksa menyedot air sungai menggunakan diesel agar sawahnya tetap terairi.

“Sumur bor kelompok tani ada, tapi belum cukup. Harapannya, meski kemarau, panen tetap bisa nutupi biaya,” kata Nuli.

Dengan kondisi kemarau yang terus berlanjut, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan lebih serius agar krisis air ini tak berubah menjadi bencana gagal panen massal. (Jos/Jup)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Desa SitiarjoKecamatan Sumbermanjing WetanKedungbantengKekeringan Kabupaten MalangKekerinngan

BERITA TERBARU

Peran TNI Wujudkan Swasembada Pangan Nasional Diapresiasi Presiden Prabowo

Polisi Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Sumberpucung Malang

Jagung Jadi Andalan Gresik Utara, Panceng Disiapkan Jadi Lumbung Pangan

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Babinsa di Blora Latih PBB Siswa SDN 5 Jepon, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

718 Mahasiswa KKN-BBK UNAIR Diterjunkan di Gresik, Usung Program SDGs

Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Sertifikasi ISO Pabrik Rokok

Tower Telekomunikasi Tak Berizin di Parengan Tuban Disegel Satpol PP

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

18 Januari 2026 Legenda Sepak Bola Indonesia akan “Bentrok” di Malang

Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Sertifikasi ISO Pabrik Rokok

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

BERITA LAINNYA

Peran TNI Wujudkan Swasembada Pangan Nasional Diapresiasi Presiden Prabowo

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

Babinsa di Blora Latih PBB Siswa SDN 5 Jepon, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

Tower Telekomunikasi Tak Berizin di Parengan Tuban Disegel Satpol PP

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

Dandim 0721/Blora Lepas 34 Prajurit Purna Tugas

Apresiasi Tokoh Lintas Agama Warnai Sukses Operasi Lilin Candi 2025 di Jateng

Musisi Asal Gunung Kawi Matoha Mino Luruskan Stigma Mistis Lewat Lagu “Gunung Kawi”

Single Debut Thalia Gunawan “Kamu yang di Bangku Depan” Rilis, Cerita Cinta Remaja di Kelas

Pemkab Kediri Alokasikan Rp58,5 Miliar Lanjutkan Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d