email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 24 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kekeringan Landa Dua Desa di Kabupaten Malang, Sawah Terancam Gagal Panen

by Redaksi Javasatu
31 Juli 2019
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Musim kemarau memicu krisis air di dua desa di Kabupaten Malang, yakni Desa Sitiarjo dan Desa Kedungbanteng. Selain kekurangan air bersih, ratusan hektare sawah warga kini terancam gagal panen akibat menurunnya debit air dari sumber utama pengairan.

Kondisi persawahan di Kabupaten Malang. (Foto: Javasatu.com)

Di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, sekitar 100 kepala keluarga di RT 30, 32, 35, dan 57 Dusun Krajan Kulon mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Kepala Desa Sitiarjo, Mamiek Misniati, menyebut kondisi belum tergolong darurat, namun debit air yang terus menurun bisa memicu krisis jika hujan tak kunjung turun.

“Saat ini tandon dan beberapa sumur masih berfungsi, tapi debit mata air mengecil. Kalau satu bulan ke depan belum hujan, warga akan sangat kesulitan air,” ujar Mamiek, Rabu (31/7/2019).

Kekeringan juga mengancam 310 hektare areal persawahan di desa tersebut, terdiri dari 150 hektare di Dusun Krajan Kulon dan 160 hektare di Krajan Wetan. Penurunan debit Sungai Mbambang, yang menjadi andalan pengairan, menjadi penyebab utama.

ADVERTISEMENT

“Kami khawatir gagal panen, walaupun kami berharap masih ada hasil meski tidak maksimal,” tambahnya.

Kepala Desa Sitiarjo, Mamiek Misniati. (Foto: Javasatu.com)

Sekretaris Desa Sitiarjo, Dwi Pudjo, mengatakan sawah di Krajan Wetan masih terbantu sumur bor, namun distribusi air menggunakan pompa diesel tetap tidak mencukupi kebutuhan secara optimal.

“Pompa bisa mengalirkan air, tapi saat kemarau hasilnya jauh dari cukup,” katanya.

BacaJuga :

Arus Kendaraan di Tol Malang Naik 40 Persen di H+3 Lebaran 2026

Usai Kontak Tembak di Nabire, TNI Amankan Senjata dan Munisi dari OPM

ADVERTISEMENT

Pemerintah Desa pun telah mengirim surat ke Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang dan Provinsi Jawa Timur agar segera memperbaiki Bendungan Kedungmas peninggalan Belanda yang selama ini menjadi andalan irigasi.

“Jika bendungan ini dibangun ulang, seluruh areal persawahan bisa terairi dengan baik,” tegas Dwi.

Desa Kedungbanteng Juga Kekeringan

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Kepala Desa Suwarno melaporkan bahwa 1.200 kepala keluarga dari delapan RT mengalami kekurangan air bersih.

“Krisis air terjadi setiap tahun. Tahun ini dirasakan oleh warga di RT 10, 11, 15, 18, 30, 31, dan 37,” jelas Suwarno.

Untuk memenuhi kebutuhan harian, warga terpaksa membeli air tandon 1.000 liter seharga Rp 40 ribu, yang hanya cukup untuk 4–5 hari.

Suwarno mengaku telah melakukan survei lokasi untuk membangun embung penampungan air, namun hingga kini belum menemukan lokasi yang layak.

“Kami sudah survei beberapa titik, tapi belum ada lokasi yang memungkinkan,” ujarnya.

Kepala Desa Kedungbanteng Suwarno. (Foto: Javasatu.com)

Warga pun harus berjuang sendiri. Seperti Nuli, warga RT 12 RW 03, yang terpaksa menyedot air sungai menggunakan diesel agar sawahnya tetap terairi.

“Sumur bor kelompok tani ada, tapi belum cukup. Harapannya, meski kemarau, panen tetap bisa nutupi biaya,” kata Nuli.

Dengan kondisi kemarau yang terus berlanjut, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan lebih serius agar krisis air ini tak berubah menjadi bencana gagal panen massal. (Jos/Jup)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Desa SitiarjoKecamatan Sumbermanjing WetanKedungbantengKekeringan Kabupaten MalangKekerinngan
ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

Arus Kendaraan di Tol Malang Naik 40 Persen di H+3 Lebaran 2026

Usai Kontak Tembak di Nabire, TNI Amankan Senjata dan Munisi dari OPM

Mayat Bayi Ditemukan di Kebun Jatiroto Wonogiri, Polisi Selidiki Pelaku

Arus Lalin ke Kota Batu Ramai Lancar di Awal Libur Lebaran 2026, Disiapkan Rekayasa Jalan

Diserbu Warga, 56 Kendaraan Dititipkan di Polres Malang saat Mudik Lebaran 2026

Kecelakaan Mudik 2026 Turun 40 Persen, Analis Nasky Apresiasi Inovasi Polri

Kontak Tembak di Nabire, TNI Tindak Anggota OPM saat Patroli Keamanan

Pantai Balekambang Ramai saat Lebaran 2026, Kunjungan Turun

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri, Ajak Warga Perkuat Persatuan

Polres Gresik Manfaatkan Idulfitri untuk Dekatkan Diri ke Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Mayat Bayi Ditemukan di Kebun Jatiroto Wonogiri, Polisi Selidiki Pelaku

Diserbu Warga, 56 Kendaraan Dititipkan di Polres Malang saat Mudik Lebaran 2026

Arus Lalin ke Kota Batu Ramai Lancar di Awal Libur Lebaran 2026, Disiapkan Rekayasa Jalan

Usai Kontak Tembak di Nabire, TNI Amankan Senjata dan Munisi dari OPM

BERITA LAINNYA

Usai Kontak Tembak di Nabire, TNI Amankan Senjata dan Munisi dari OPM

Mayat Bayi Ditemukan di Kebun Jatiroto Wonogiri, Polisi Selidiki Pelaku

Kecelakaan Mudik 2026 Turun 40 Persen, Analis Nasky Apresiasi Inovasi Polri

Kontak Tembak di Nabire, TNI Tindak Anggota OPM saat Patroli Keamanan

Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri, Ajak Warga Perkuat Persatuan

Dari Malang, Lakuna Buka Perjalanan Musik Lewat “Mudra”

Takbir Keliling di Sanankulon Blitar Berhadiah Sepeda hingga Kambing

Evakuasi Pengungsi Maybrat, 21 Warga Diselamatkan TNI dari Hutan Perbatasan

Menag Nasaruddin Umar: Idulfitri Momentum Perkuat Empati

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

SPBU Pepen Pakisaji Malang Siapkan Rest Area Nyaman untuk Pemudik Lebaran 2026

Mayat Bayi Ditemukan di Kebun Jatiroto Wonogiri, Polisi Selidiki Pelaku

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d