email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Universitas Negeri Malang Buktikan Eksistensinya ke Kancah Dunia Dengan ICITEP 2023

by Julian Sukrisna
11 Oktober 2023

JAVASATU.COM-MALANG- Universitas Negeri Malang (UM) terus berupaya menjajarkan standar kualitas perguruan tingginya agar setara dengan perguruan tinggi unggul kelas internasional. Untuk mewujudkannya, UM menggelar International Conference on Innovation and Teacher Profesionalism (ICITEP) 2023 di Gedung A12 SPs Univeristas Negeri Malang sejak Selasa (10/10/2023) hingga Rabu (11/10/2023).

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Malang, Dr Muhammad Alfan menyampaikan, seminar internasional ini mengerucut ke topik mengenai upaya mencetak guru sebagai insan pembelajar, sesuai dengan capaian profil lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Melalui International Conference ini mahasiswa dan alumni PPG diharapkan ikut berpartisipasi baik sebagai peserta maupun presenter sehingga tetap terus berkarya dan berinovasi tanpa henti melalui update wawasan dari para nara sumber dan menyajikan paper terbaik mereka,” jelasnya.

Tak tanggung-tanggung, dalam kegiatan ini turut melibatkan 3 narasumber dari luar negeri. Yakni Prof Michele Simons dari Western Sydney University, Australia, Prof Martin Ebner dari Graz University of Technology, Austria, dan Prof Madya Ts Dr Tee Tze Kiong dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia.

Pelaksanaan ICITEP 2023 di Univertas Negeri Malang. (Foto: Universitas Negeri Malang)

Direktur Guru Pendidikan Dasar (Dikdas) Direktorat Jenderal (Ditjen) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Dr Rachmadi Widdiharto menanggapi pentingnya keberadaan guru penggerak sebagai bagian dari pembawa perubahan positif di lingkungan pendidikan. Menurutnya, guru penggerak tidak sekadar pengajar, namun juga merupakan pemimpin, inovator, dan agen perubahan.

“Mereka diharapkan dapat menjadi jembatan antara metode pendidikan tradisional dan metode modern yang lebih sesuai dengan kebutuhan zaman sekarang,” tutur Rachmadi.

Sedangkan dosen senior profesional dari Universitas Negeri Malang sekaligus proklamator penggiat Lesson Study, Prof Dra Herawati Susilo menyampaikan, Lesson Study menjadi metode kolaboratif yang melibatkan sekelompok guru untuk merancang, melaksanakan, mengamati, dan merefleksikan sebuah pelajaran.

“Metode ini membantu guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran karena era digital membawa perubahan signifikan dalam metode dan konten pembelajaran,” Herawati menjelaskan lebih lanjut.

Proklamator penggiat Lesson Study dari Universitas Negeri Malang, Prof Dra Herawati Susilo. (Foto: Universitas Negeri Malang)

Ia melanjutkan, hadirnya era digital saat ini sangat memungkinkan bagi para guru berbagi pengalaman. Karena setiap kolaborasi tidak hanya bisa dilakukan secara offline, namun saat ini dipermudah melalui pertemuan online.

BacaJuga :

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

“Salah satu keunggulan dari Lesson Study adalah kolaborasinya yang memungkinkan guru untuk berbagi pengalaman dan best practices. Di era digital, kolaborasi ini bahkan bisa dilakukan secara online, memungkinkan partisipasi dari lebih banyak guru,” pungkasnya.

Seminar ini pun tak lepas dari visi Universitas Negeri Malang mewujudkan jargonnya, yakni perguruan tinggi unggul dalam inovasi pembelajaran (Excellence in Learning Inovation). Sekaligus, agar turut bersama-sama terlibat di Era Society 5.0 dengan pemanfaatan teknologi dengan kreatif, inovatif, produktif, adaptif, dan kompetitif. Salah satunya dengan sharing dan kolaborasi dengan para insan akademik dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di seluruh dunia.

Dari 2000 lebih peserta yang terlibat, didominasi para mahasiswa PPG. Selain itu, sebanyak 98 penyaji makalah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tidak hanya secara luring, seminar internasional ini juga digelar secara daring melalui zoom meeting.

Sebelumnya, Universitas Negeri Malang juga telah menggelar seminar internasional serupa di tahun 2022. Menanggapi semakin berwarnanya topik yang diangkat di ICITEP 2023, Rektor Universitas Negeri Malang, Prof Dr Hariyono mengapresiasi tingkat antusias para peserta.

“Saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas antusias para peserta serta para panitia penyelenggara,” pungkasnya. (Jup)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: ICITEP 2023PPGUniversitas Negeri Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kalapas Malang Christo Toar Tancap Gas Benahi SDM, Perangi Narkoba dan HP Ilegal

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Wali Kota Kediri Lantik PNS, Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas

BERITA LAINNYA

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved