email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Nawa Bhumi Nitimira Bakorwil III Jatim, Kolaborasi Sembilan Daerah untuk Pemimpin Kemakmuran

by Redaksi Javasatu
15 Februari 2024
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) meneguhkan komitmennya dalam memperbaiki layanan publik melalui program East Java Super Corridor (EJSC). Program ini bertujuan mendekatkan pelayanan Pemprov Jatim kepada masyarakat, diimplementasikan melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil). Dari lima Bakorwil di Jawa Timur. Bakorwil III Jawa Timur menjadi garda terdepan dalam mengkoordinasi sembilan daerah Kota dan Kabupaten di wilayah tersebut. Lantas, bagaimana pelayanan Pemprov Jatim dengan Program EJSC yang hendak dilaksanakan oleh Bakorwil III Jawa Timur?

(Foto: Tim Javasatu.com)

Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Provinsi Jawa Timur, Asep Kusdinar, S.Hut., MH mengungkapkan, Bakorwil III Jawa Timur bergerak cepat dalam membumikan layanan Program East Java Super Corridor (EJSC) dengan menyelenggarakan Program Kerja Nawa Bhumi Nitimira. Menurut dia, filosofi di balik Nawa Bhumi Nitimira mewakili semangat bersama untuk membangun sembilan daerah yang dikoordinasikan oleh Bakorwil III Jawa Timur, dengan tujuan menjadi pemimpin kemakmuran di Jawa Timur dan bahkan di seluruh Indonesia.

“Nawa adalah Sembilan. Bhumi adalah Tanah/ Daerah. Nitimira adalah Pemimpin Kemakmuran. Artinya, sembilan daerah yang dikoordinasi oleh Bakorwil III Jawa Timur, sedang digerakkan bersama-sama untuk menjadi Pemimpin Kemakmuran,” terang Asep, Kamis (15/02/2024).

Menurut dia, hal ini tentu sangat membutuhkan kerja bersama dan kolaborasi dari semua pihak. Khususnya pemerintah daerah kota dan kabupaten, yang dikoordinasi oleh Bakorwil III Jawa Timur. Serta dengan seluruh stakeholder yang ada. Maka, Nawa Bhumi Nitimira harus benar-benar digerakkan mulai dari akar rumput, dengan membawa nilai-nilai keluhuran dan kearifan lokal.

“Kita sangat berharap Nawa Bhumi Nitimira ini mampu menjadi Ikon Semangat Pembangunan Daerah di wilayah Bakorwil III Jawa Timur. Kita akan memberikan apresiasinya melalui Awarding Nawa Bhumi Nitimira. Setiap tahun diadakan. Tahun ini tema utamanya adalah Kebudayaan Lokal Awarding,” ujarnya.

Asep Kusdinar menambahkan bahwa saat ini Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Jawa Timur tengah melakukan komunikasi dan silaturahmi intensif dengan pemerintah daerah kota/ kabupaten yang dikoordinasikan oleh Bakorwil III Jatim. Upaya tersebut juga melibatkan berbagai pihak lainnya. Selain itu, Asep menyebut bahwa Bakorwil III Jatim sedang menjajaki kemungkinan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebagai sumber dana untuk memperluas pembangunan kesejahteraan masyarakat.

“Kita sangat terbuka dengan berbagai pihak untuk bisa bekerjasama membumikan East Java Super Corridor/ EJSC ini. Termasuk kongkritnya melalui Program Kerja Nawa Bhumi Nitimira ini. Untuk membangun kesejahteraan dan kemakmuran bersama. Kita punya semua potensinya. Inilah yang harus kita kerjakan bersama-sama,” sambung Asep Kusdinar, dalam arahannya saat ditemui di Ruang Sekda Kabupaten Blitar, pada saat pemaparan Nawa Bhumi Nitimira bersama jajaran Pemkab Blitar.

BacaJuga :

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

Pemkot Malang Jemput Dukungan Kemenkeu untuk Revitalisasi Pasar Besar Malang

Sementara itu, menurut Drs. Izul Marom, M.Sc. selaku Sekda Pemkab Blitar, mengatakan bahwa saat ini Pemkab Blitar sedang menggaungkan tagline Blitar Land of The Kings. Yang artinya, Kabupaten Blitar sebagai Bumi/ Daerah Para Raja. Hal ini merujuk dari sejarah Kabupaten Blitar yang banyak terdapat situs dan peninggalan bersejarah yang terkait dengan para raja di Nusantara. Sebagai catatan, Kabupaten Blitar juga dikenal sebagai Daerah Seribu Candi. Yang bermakna bahwa di Kabupaten Blitar terdapat ribuan candi bersejarah.

“Saya sangat mendukung program kerja Nawa Bhumi Nitimira dari Bakorwil III Jatim. Karena program tersebut selaras dengan upaya kami untuk membangun Kabupaten Blitar dengan mindset kebudayaan. Kerja bersama dan kolaborasi dari sembilan daerah yang dikoordinasi oleh Bakorwil III Jatim ini, melalui Nawa Bhumi Nitimira, bisa menjadi inspirasi dan semangat bersama untuk menjadi Pemimpin Kemakmuran di Jawa Timur,” terang Izul Marom, saat pertemuan membahas Program Kerja Nawa Bhumi Nitimira, Selasa (13/02/2024).

Izul Marom juga menambahkan, bahwa dalam Nawa Bhumi Nitimira, Bakorwil III Jatim harus segera melakukan komunikasi dengan semua pihak yang terkait. Termasuk dengan Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC), jika ingin memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebagai sumber pendanaan program kerjanya.

“Juga harus membuka berbagai kemungkinan kerjasama dan kolaborasi dari semua pihak. Yang mempunyai tujuan utama untuk bersama-sama membangun Jawa Timur. Khususnya pada sembilan daerah kota/ kabupaten yang dikoordinasi oleh Bakorwil III Jatim,” sambungnya menandaskan.

Turut hadir pula dalam pertemuan tersebut, Wahyu Eko Setiawan selaku Konsultan Ekonomi Kreatif Jawa Timur. Ia mengatakan bahwa di Kabupaten Blitar sangat kaya akan nilai-nilai historis yang bisa ditransformasi menjadi Intelektual Property (IP). Yang bisa membawa dampak positif untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis kebudayaan lokal di Kabupaten Blitar. Seperti kisah Maheso Suro, Krisnayana, dan keberadaan beragam candi serta situs bersejarah di Kabupaten Blitar. Jadi, sangat tepat ketika Pemkab Blitar hendak menggelorakan semangat pembangunan daerah dengan tagline: The Land of Kings. Kabupaten Blitar sebagai Bumi Para Raja.

“Harus kita akui, bahwa memang sejak dari dahulu kala daerah Blitar ini menjadi tempat favorit Para Raja di Nusantara. Buktinya, ada begitu banyak peninggalan candi dan situs bersejarah di daerah Blitar. Akar budayanya sangat kuat. Potensi inilah yang seharusnya bisa diangkat untuk membangun Kabupaten Blitar dengan strategi pengembangan ekonomi kreatif berbasis kebudayaan,” papar Wahyu Eko Setiawan, yang akrab disapa Sam WES, dalam pertemuan pembahasan Nawa Bhumi Nitimira di ruang kerja Sekda Kabupaten Blitar. (Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bakorwil III JatimBakorwil JatimPemkab BlitarPemprov Jatim

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

Ramadan Berbagi, Lazisnu Banyutengah Gresik Bagikan 513 Paket Beras ke Warga

Salat Jumat di Wringinanom, Kapolres Gresik Ajak Warga Jaga Keamanan Ramadan

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

Komunitas SEGO Team Malang Santuni Anak Yatim di Dua Panti Asuhan saat Ramadan

Modus Polisi Gadungan, Pria di Malang Rampas Mobil Innova Saat Test Drive

Wabup Gresik Ingatkan Tawuran Sahur, Sekaligus Sosialisasikan Layanan Darurat 112

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Prev Next

POPULER HARI INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Komunitas SEGO Team Malang Santuni Anak Yatim di Dua Panti Asuhan saat Ramadan

Ramadan Berbagi, Lazisnu Banyutengah Gresik Bagikan 513 Paket Beras ke Warga

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

PERADI Malang Sosialisasikan KUHAP 2025 saat Buka Puasa Bersama

BERITA LAINNYA

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Dibebaskan

Babinsa Kodim Blora Dampingi Petani Panen Padi di Tunjungan

Kasdim Blora Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial di Kunduran

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved