email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 24 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tawur Agung Kesanga, Menjaga Harmoni dan Budaya di Kota Malang

by Yondi Ari
29 Maret 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Tawur Agung Kesanga kembali digelar di Kota Malang sebagai bagian dari rangkaian Hari Raya Nyepi tahun 2025. Lebih dari sekadar ritual keagamaan, prosesi ini menjadi wujud nyata upaya pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai harmoni di tengah masyarakat multikultural.

Tawur Agung Kesanga di Kota Malang. (Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

Acara yang berlangsung di Lapangan Rampal pada Jumat (28/3/2025) ini diwarnai dengan arak-arakan tiga ogoh-ogoh berukuran besar yang menyusuri Jalan Terusan Kesatrian.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang, I Made Wartana, menegaskan bahwa Tawur Agung Kesanga bukan hanya bentuk persembahan kepada alam, tetapi juga tradisi yang harus terus dijaga sebagai warisan budaya.

“Tawur Agung Kesanga adalah simbol keseimbangan. Selain sebagai rasa syukur, ini juga menjadi pengingat bahwa hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta harus tetap selaras,” ujar I Made Wartana.

Prosesi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, menunjukkan bahwa tradisi ini tak hanya milik umat Hindu, tetapi menjadi bagian dari keberagaman budaya Kota Malang.

Arak-arakan ogoh-ogoh yang berujung pada prosesi pembakaran juga menggambarkan refleksi spiritual untuk membersihkan diri dan lingkungan dari energi negatif.

“Kami ingin menunjukkan bahwa adat dan budaya Hindu tetap lestari, bahkan di tengah kehidupan modern. Generasi muda juga harus mengenal dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam setiap ritual agar tradisi ini tidak tergerus zaman,” tambahnya.

BacaJuga :

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

Persib vs Arema, 40 Bus Aremania ke Bandung, Bawa Misi Damai dan Silaturahmi

Tak hanya menjadi ajang spiritual, Tawur Agung Kesanga tahun ini juga menegaskan komitmen untuk menjaga keharmonisan antarumat beragama.

Anggota DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengapresiasi panitia yang memindahkan lokasi acara dari Balai Kota ke Lapangan Rampal sebagai bentuk toleransi terhadap umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.

“Ini adalah bukti nyata bagaimana budaya dan agama bisa berjalan beriringan dengan rasa saling menghormati. Kota Malang telah menunjukkan bahwa keberagaman bukan sekadar konsep, tetapi benar-benar dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dengan semakin dekatnya Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, perayaan Tawur Agung Kesanga di Kota Malang menjadi simbol kebersamaan yang harus terus dijaga.

“Tradisi ini tidak hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan nilai-nilai spiritual, budaya, dan persatuan dalam keberagaman,” ungkasnya. (Dop/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Hari Raya Nyepi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

Persib vs Arema, 40 Bus Aremania ke Bandung, Bawa Misi Damai dan Silaturahmi

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Prev Next

POPULER HARI INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

BERITA LAINNYA

PWI Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d