Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

UNSUDA Diluncurkan, Dirjen Diktis: Mahasiswa Harus Berkarakter dan Berjiwa Wirausaha

Syafik Hoo by Syafik Hoo
11 Mei 2025
0

JAVASATU.COM-LAMONGAN- Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) resmi bertransformasi menjadi Universitas Sunan Drajat (UNSUDA), Sabtu (10/5/2025). Peresmian alih status itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan dari Dirjen Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag.

(Foto: Ist)

Acara peluncuran berlangsung di kampus Paciran, Lamongan, disaksikan jajaran civitas akademika dan pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat. Dalam seremoni itu, SK perubahan bentuk diserahkan langsung oleh Suyitno, dilanjutkan penempelan telapak tangan ke layar sebagai simbol peralihan resmi dari INSUD ke UNSUDA.

Rektor UNSUDA, Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih, menegaskan bahwa alih bentuk ini bukan sekadar perubahan nama.

“Ini adalah loncatan visi dan perluasan misi, agar lulusan mampu bersaing secara keilmuan sekaligus menjunjung karakter dan akhlak,” kata pria yang akrab disapa Gus Iwan.

Ia menyebut transformasi ini sebagai bagian dari komitmen mencetak lulusan berdaya saing global namun tetap membumi dalam nilai moral. Dengan semboyan Fly with Character, UNSUDA menargetkan menjadi pusat unggulan pendidikan berbasis pesantren yang menjawab kebutuhan zaman.

UNSUDA juga dipercaya untuk mengelola Ma’had Aly, setelah diterbitkannya SK dari Kementerian Agama. Gus Iwan berharap lulusan Ma’had Aly tak hanya mumpuni di bidang fiqh dan ushul fiqh, tapi juga cakap berdakwah dan berdampak sosial.

“Khoirun nas anfa’uhum linnas. Yang terbaik di antara manusia adalah yang paling bermanfaat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Dirjen Diktis Suyitno menekankan bahwa alih status menjadi universitas berarti tanggung jawab lebih besar.

“Kalau institut fokus pada cabang ilmu tertentu, universitas harus menyentuh aspek sosial, ekonomi, budaya, hingga politik,” katanya.

Ia juga memaparkan kurikulum baru yang tengah dirancang Kemenag: Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Menurutnya, era ujaran kebencian dan intoleransi harus direspons dengan pendekatan kasih sayang.

“Manusia diciptakan oleh Sang Maha Cinta. Maka, pendidikan pun harus mencerminkan cinta pada Tuhan, sesama, dan bangsa,” ujar Suyitno.

Tak hanya cerdas dan berkarakter, lulusan UNSUDA diharapkan punya jiwa wirausaha.

“Tiga pilar mahasiswa Sunan Drajat: karakter, pintar, dan entrepreneur. Tanpa karakter, kepintaran akan sia-sia,” tegasnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, menutup dengan pesan spiritual sekaligus nasionalistik.

“Kami ingin lulusan UNSUDA punya bekal dunia dan akhirat. Islam terbesar di dunia ada di Indonesia. Dan pusatnya, di Lamongan,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin. (Hoo/Arf)

Tags: Kecamatan PaciranSunan DrajatUNSUDA
Previous Post

Pelaku Ekonomi Kreatif Sebut “Kota Malang Tidak Baik-Baik Saja”

Next Post

Plt Bupati Gresik: Masjid Harus Ramah Anak Muda, Bukan Sekadar Tempat Ibadah

Related Posts

Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying
Pendidikan

Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying

19 Oktober 2026
UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI
Pendidikan

UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI

17 Oktober 2026
Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar
Pendidikan

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

17 Oktober 2026
CEO Family Bakery Bagikan Kiat Sukses Usaha ke Siswa SMPN 1 Gresik
Pendidikan

CEO Family Bakery Bagikan Kiat Sukses Usaha ke Siswa SMPN 1 Gresik

17 Oktober 2026
Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban
Pendidikan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

13 Oktober 2026
Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas
Pendidikan

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

13 Oktober 2026
Next Post
Plt Bupati Gresik: Masjid Harus Ramah Anak Muda, Bukan Sekadar Tempat Ibadah

Plt Bupati Gresik: Masjid Harus Ramah Anak Muda, Bukan Sekadar Tempat Ibadah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
  • Spencer Green Hotel Batu Gelar Olimpiade Matematika Anak 29 November 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com