email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dalang Kerusuhan Belum Terungkap, Praktisi Hukum Blitar: Jangan Ada Kebohongan Publik

by Heny Sulistiowati
2 September 2025

JAVASATU.COM- Praktisi hukum asal Blitar, sekaligus Ketua Forum Masyarakat Peduli Blitar (FMPB), Haryono, SH, MH, angkat bicara terkait gelombang kerusuhan yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Praktisi hukum asal Blitar, sekaligus Ketua Forum Masyarakat Peduli Blitar (FMPB), Haryono, SH, MH. (Foto: Ist)

Ia menegaskan, negara tidak boleh menutup-nutupi informasi soal dalang di balik tragedi yang mengakibatkan pembakaran gedung pemerintah, penjarahan rumah pejabat, hingga jatuhnya korban jiwa.

Menurut Haryono, publik berhak tahu siapa aktor yang menggerakkan massa hingga aksi berubah menjadi anarkis.

Ia mendesak Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, dan TNI membuka data secara transparan, bukan sekadar melempar wacana adanya “penyusup” atau “provokator”.

“Jangan ada kebohongan publik. Negara ini butuh kejujuran dan keberanian untuk membuka siapa otak di balik tragedi ini. Rakyat sudah cukup menderita, jangan ditambah dengan informasi yang ditutup-tutupi,” kata Haryono, Selasa (2/9/2025).

Kritik Wacana Dalang Tanpa Bukti

Sejauh ini, Polri menyebut ada aktor yang menyusup ke aksi damai hingga memicu kericuhan.

Beberapa tokoh intelijen dan politik bahkan menyinggung kemungkinan keterlibatan pihak asing. Namun, hingga kini belum ada nama atau kelompok resmi yang diumumkan.

BacaJuga :

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

“Kalau benar ada dalang, buka datanya. Jangan hanya wacana. Masyarakat butuh kepastian, bukan rumor,” tegas Haryono.

Dorongan Bentuk Tim Investigasi

Untuk menjawab keresahan publik, Haryono meminta BIN, Polri, dan TNI membentuk tim investigasi terpadu dengan pengawasan independen. Menurutnya, langkah itu penting agar kerusuhan tidak semakin dipolitisasi.

“Rakyat sudah kehilangan nyawa, kehilangan harta benda. Negara jangan hanya menyalahkan massa, tapi harus berani menelusuri siapa yang memberi perintah, siapa yang menyiapkan logistik, siapa yang mendapat keuntungan dari semua ini,” ujarnya.

Publik Menunggu Transparansi

Haryono mengingatkan, kegagalan negara mengungkap dalang kerusuhan akan merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Kalau transparansi gagal dilakukan, yang dikorbankan bukan hanya rakyat, tetapi juga legitimasi pemerintah,” pungkasnya. (hen/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Forum Masyarakat Peduli BlitarKerusuhanPakar HukumPraktisi Hukum

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Camat Gresik Lepas 26 Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten 2026, Targetkan Prestasi

Kemarau Mengintai, Bupati Yani Minta PMI Gresik Siaga Air Bersih

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d