email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 22 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!

[SERI-2] Mengapa anak Indonesia sulit berargumentasi? Stella Christie menolak narasi IQ rendah dan menawarkan solusi berbasis sains: dari mengajarkan matematika pada bayi hingga membangun asrama "Sekolah Garuda" untuk calon pemimpin.

by Julian Sukrisna
8 Desember 2025

JAVASATU.COM- Ada keresahan besar yang dirasakan Akbar Faizal tentang kualitas nalar anak bangsa. Mengapa anak-anak kita sulit menjelaskan pikiran mereka sendiri? Apakah benar IQ rata-rata orang Indonesia rendah?

Prof. Stella Christie dengan tegas membantah mitos inferioritas tersebut. “Ilmuwan yang mengatakan itu (IQ Indonesia 80) dia sudah dipecat,” tegas Stella. Menurutnya, narasi IQ rendah justru mematikan ruang gerak anak.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Stella Christie. (Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored)

Sistem yang Membungkam

Stella menjelaskan bahwa kemampuan berpikir logis sudah dimiliki manusia sejak bayi. Masalahnya, sistem pendidikan kita tidak memberikan “insentif” bagi anak untuk bertanya atau berargumen.

“Lebih banyak hukumannya atau dibilang ‘entar dulu jangan ribut-ribut’… daripada diberikan insentif,” kritik Stella.

Matematika Sejak Bayi?

Sebagai ilmuwan kognitif, Stella menyayangkan jarangnya penggunaan evidence-based (bukti sains) dalam metode mengajar di Indonesia. Ia memberi contoh radikal: matematika bisa diajarkan sejak dini, bahkan pada bayi, namun bukan dengan rumus.

“Besok kita ke sekolah, kita jalan yuk. Kita hitung yuk berapa langkah?” contoh Stella . Percakapan sederhana yang mengandung unsur angka (mathematical sense) inilah yang terbukti secara sains membangun otak anak, namun jarang dilakukan orang tua di Indonesia .

Proyek Ambisius: Sekolah Garuda

Untuk mencetak pemimpin masa depan yang beragam, Stella merancang program “Sekolah Unggul Garuda”. Program ini terdiri dari pembangunan 20 sekolah baru dan pembinaan sekolah eksisting (seperti Pradita Dirgantara) .

BacaJuga :

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

Kurikulumnya akan mengadopsi International Baccalaureate (IB) karena terbukti meningkatkan peluang diterima di universitas top dunia . Yang menarik, sekolah ini mewajibkan asrama agar anak Papua bisa hidup bersama anak Aceh, memecah sekat kesukuan sejak dini. (Jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored (Tayang: 4 Desember 2025)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Cara mengajar matematika anak usia diniKabar TranskripKurikulum IB IndonesiaSekolah Unggul GarudaWamen Stella Christie pendidikan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

IMB di Kota Malang Dihapus, Diganti PBG-SLF, Limbah SPPG Disorot

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Ansor Lowokwaru Buka PKD 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

DPRD Kabupaten Malang Tegaskan Isu “Mahar” BPJS Kesehatan Tak Terbukti

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

DPRD Gresik Usut SK ASN Palsu, 18 Korban Terdata

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

BERITA LAINNYA

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d