email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

OPINI: Nisfu Sya’ban dan Isu “Blackout”, Cahaya Doa di Tengah Gelapnya Kepanikan Publik

by Javasatu
3 Februari 2026

BacaJuga :

OPINI: Kebijakan Fiskal Hijau, Strategi Banyuwangi Menghadapi Perubahan Iklim

Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

ilustrasi

OPINI

Nisfu Sya’ban dan Isu “Blackout”, Cahaya Doa di Tengah Gelapnya Kepanikan Publik

Oleh: Dr. H. Susilo Surahman, S.Ag., M.Pd., MCE – Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Malam Nisfu Sya’ban selalu menjadi momentum istimewa bagi umat Islam. Ia dipahami sebagai malam penuh doa, refleksi, dan persiapan spiritual menyongsong bulan suci Ramadan. Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, Nisfu Sya’ban menghadirkan jeda, ruang hening untuk menenangkan hati, memperbaiki diri, serta memohon ampunan kepada Allah.

Tahun ini, suasana sakral tersebut bersinggungan dengan keresahan publik akibat isu “blackout” nasional yang ramai diperbincangkan. Informasi mengenai kemungkinan padamnya listrik secara massal memicu kepanikan. Dampaknya dinilai berpotensi meluas ke sektor ekonomi, komunikasi, hingga aktivitas sehari-hari masyarakat. Ketidakpastian ini menambah beban psikologis publik yang sebelumnya telah akrab dengan berbagai krisis.

Dalam konteks inilah relevansi spiritual Nisfu Sya’ban menemukan maknanya. Malam yang sarat doa dapat menjadi “cahaya” di tengah “gelap” kepanikan. Doa bukan sekadar ritual formal, melainkan energi batin yang menenangkan, menguatkan, dan menumbuhkan harapan. Ketika masyarakat diliputi kecemasan menghadapi ancaman “blackout”, doa, terutama yang dipanjatkan bersama menjadi simbol bahwa bangsa ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kekuatan spiritual yang menyatukan hati.

Momentum Nisfu Sya’ban juga mengandung pelajaran refleksi sosial. Kepanikan publik semestinya tidak melahirkan saling menyalahkan, melainkan memperkuat solidaritas. Sebagaimana doa Nisfu Sya’ban yang kerap dilakukan berjamaah, bangsa Indonesia perlu menghadapi tantangan dengan kebersamaan. Pemerintah dituntut sigap memberikan kepastian dan komunikasi yang transparan. Di sisi lain, masyarakat diajak untuk tetap tenang, bijak menyaring informasi, serta tidak terjebak dalam ketakutan berlebihan.

Pada akhirnya, Nisfu Sya’ban mengingatkan bahwa cahaya doa mampu menembus gelapnya keresahan. Di tengah isu “blackout”, malam ini dapat dimaknai sebagai penguat kesadaran bahwa Indonesia memiliki dua ikhtiar sekaligus: ikhtiar duniawi melalui kebijakan dan teknologi, serta ikhtiar ukhrawi melalui doa dan ibadah. Dengan keduanya, harapan tetap terjaga, agar bangsa ini teguh menghadapi setiap tantangan, dan cahaya spiritual senantiasa menerangi perjalanan bersama. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Opini

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Hari Jadi Jatim ke-81 di Bakorwil Malang, Anak Tak Cukup Pintar Akademik

Dari Bekal, Siswa MI Al-Karimi Gresik Belajar Sehat dan Berbagi

Polisi Dalami Kronologi Kematian Pemilik Toko Bangunan di Menganti Gresik

OPINI: Kebijakan Fiskal Hijau, Strategi Banyuwangi Menghadapi Perubahan Iklim

Rektor UIBU Nurcholis Pimpin Y37, Fokus Sinergi Alumni dan Kesejahteraan Mantan Guru

NasDem Kota Malang Bidik Satu Fraksi di 2029

NasDem Ingin Kursi DPR RI Malang Raya Kembali pada 2029

Kiki Aston soal Polemik Asep Nurdiansyah: Jangan Jadikan Medsos Pengadilan Opini

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

BERITA LAINNYA

Hari Jadi Jatim ke-81 di Bakorwil Malang, Anak Tak Cukup Pintar Akademik

Dari Bekal, Siswa MI Al-Karimi Gresik Belajar Sehat dan Berbagi

Polisi Dalami Kronologi Kematian Pemilik Toko Bangunan di Menganti Gresik

OPINI: Kebijakan Fiskal Hijau, Strategi Banyuwangi Menghadapi Perubahan Iklim

Rektor UIBU Nurcholis Pimpin Y37, Fokus Sinergi Alumni dan Kesejahteraan Mantan Guru

NasDem Kota Malang Bidik Satu Fraksi di 2029

NasDem Ingin Kursi DPR RI Malang Raya Kembali pada 2029

Kiki Aston soal Polemik Asep Nurdiansyah: Jangan Jadikan Medsos Pengadilan Opini

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved