email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

OPINI: Nisfu Sya’ban dan Isu “Blackout”, Cahaya Doa di Tengah Gelapnya Kepanikan Publik

by Redaksi Javasatu
3 Februari 2026
ilustrasi

OPINI

Nisfu Sya’ban dan Isu “Blackout”, Cahaya Doa di Tengah Gelapnya Kepanikan Publik

Oleh: Dr. H. Susilo Surahman, S.Ag., M.Pd., MCE – Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Malam Nisfu Sya’ban selalu menjadi momentum istimewa bagi umat Islam. Ia dipahami sebagai malam penuh doa, refleksi, dan persiapan spiritual menyongsong bulan suci Ramadan. Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, Nisfu Sya’ban menghadirkan jeda, ruang hening untuk menenangkan hati, memperbaiki diri, serta memohon ampunan kepada Allah.

Tahun ini, suasana sakral tersebut bersinggungan dengan keresahan publik akibat isu “blackout” nasional yang ramai diperbincangkan. Informasi mengenai kemungkinan padamnya listrik secara massal memicu kepanikan. Dampaknya dinilai berpotensi meluas ke sektor ekonomi, komunikasi, hingga aktivitas sehari-hari masyarakat. Ketidakpastian ini menambah beban psikologis publik yang sebelumnya telah akrab dengan berbagai krisis.

Dalam konteks inilah relevansi spiritual Nisfu Sya’ban menemukan maknanya. Malam yang sarat doa dapat menjadi “cahaya” di tengah “gelap” kepanikan. Doa bukan sekadar ritual formal, melainkan energi batin yang menenangkan, menguatkan, dan menumbuhkan harapan. Ketika masyarakat diliputi kecemasan menghadapi ancaman “blackout”, doa, terutama yang dipanjatkan bersama menjadi simbol bahwa bangsa ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kekuatan spiritual yang menyatukan hati.

Momentum Nisfu Sya’ban juga mengandung pelajaran refleksi sosial. Kepanikan publik semestinya tidak melahirkan saling menyalahkan, melainkan memperkuat solidaritas. Sebagaimana doa Nisfu Sya’ban yang kerap dilakukan berjamaah, bangsa Indonesia perlu menghadapi tantangan dengan kebersamaan. Pemerintah dituntut sigap memberikan kepastian dan komunikasi yang transparan. Di sisi lain, masyarakat diajak untuk tetap tenang, bijak menyaring informasi, serta tidak terjebak dalam ketakutan berlebihan.

Pada akhirnya, Nisfu Sya’ban mengingatkan bahwa cahaya doa mampu menembus gelapnya keresahan. Di tengah isu “blackout”, malam ini dapat dimaknai sebagai penguat kesadaran bahwa Indonesia memiliki dua ikhtiar sekaligus: ikhtiar duniawi melalui kebijakan dan teknologi, serta ikhtiar ukhrawi melalui doa dan ibadah. Dengan keduanya, harapan tetap terjaga, agar bangsa ini teguh menghadapi setiap tantangan, dan cahaya spiritual senantiasa menerangi perjalanan bersama. (*)

BacaJuga :

MCC Bukan Beban APBD: Kekeliruan Cara Pandang dalam Membaca Ekonomi Kreatif

MCC Bukan Beban APBD, Tapi Mesin Masa Depan Kota Kreatif Dunia

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Opini

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Wali Kota Kediri Lantik PNS, Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas

BERITA LAINNYA

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d