Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Dibebaskan

Javasatu by Javasatu
6 Maret 2026

JAVASATU.COM- Empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya diculik perompak di perairan Gabon, Afrika Tengah, akhirnya berhasil dibebaskan setelah melalui proses negosiasi panjang.

Pembebasan tersebut merupakan hasil koordinasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Atase Pertahanan (Athan) RI di Abuja, KBRI di Abuja, KBRI di Yaounde, serta sejumlah otoritas terkait.

Credit: Puspen TNI

Berdasarkan keterangan resmi Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI), para sandera dibebaskan pada Kamis (5/3/2026) pukul 22.05 waktu setempat. Setelah pembebasan, para korban langsung dibawa menuju Lagos, Nigeria, dan tiba pada Jumat (6/3/2026).

Empat WNI yang berhasil dibebaskan masing-masing Abdul Ajis, Aditia Permana, Mohamad Fardan Mubarok, dan Eka Trenggana.

ADVERTISEMENT

Mereka sebelumnya menjadi korban penculikan oleh kelompok perompak pada 11 Januari 2026 saat kapal yang mereka tumpangi berlayar di lepas pantai Gabon.

Dalam proses pembebasan tersebut, total sembilan orang sandera berhasil dilepaskan, termasuk empat WNI.

Pembebasan para sandera terjadi setelah proses negosiasi yang berlangsung cukup panjang dengan para pembajak hingga akhirnya tercapai kesepakatan pada 3 Maret 2026.

Saat ini, keempat ABK WNI ditempatkan sementara di fasilitas penampungan yang aman di Lagos untuk menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisik mereka setelah masa penyanderaan.

Keberhasilan pembebasan tersebut merupakan hasil koordinasi dan komunikasi antara Athan RI di Abuja, KBRI di Abuja, Kedutaan Besar Tiongkok di Gabon, perusahaan perikanan IB Fish, Atase Pertahanan Tiongkok di Abuja, serta komunitas Tiongkok di Lagos. (arf)

Tags: PenculikanPerompakTNI
Previous Post

Dishub Gresik Bagikan 200 Takjil ke Sopir Truk di Sidayu, Bangun Pendekatan Humanis

Next Post

Bupati Kediri Gagas Kawasan Budidaya Terpadu, Solusi Lahan Peternak Ayam Petelur

Related Posts

Panglima TNI Pastikan Ahli Waris Prajurit Gugur Terima Santunan
Berita

Panglima TNI Pastikan Ahli Waris Prajurit Gugur Terima Santunan

6 November 2026
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Letkol Dudi Firmansyah yang Gugur Saat Misi Karhutla
Berita

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Letkol Dudi Firmansyah yang Gugur Saat Misi Karhutla

6 November 2026
Polres Majalengka Ungkap 6 Kasus Narkoba, 7 Tersangka Ditangkap
Berita

Polres Majalengka Ungkap 6 Kasus Narkoba, 7 Tersangka Ditangkap

6 November 2026
Salah Sasaran, Pelajar di Majalengka Dikeroyok hingga Gigi Patah
Berita

Salah Sasaran, Pelajar di Majalengka Dikeroyok hingga Gigi Patah

6 November 2026
Haul ke-128 KH M Sholih Tsani, Wabup Gresik Ajak Teladani Perjuangan Ulama
Berita

Haul ke-128 KH M Sholih Tsani, Wabup Gresik Ajak Teladani Perjuangan Ulama

6 November 2026
Bakorwil Malang Bantu UMKM Blitar Perbaiki Kemasan Produk
Berita

Bakorwil Malang Bantu UMKM Blitar Perbaiki Kemasan Produk

6 November 2026
Next Post
Bupati Kediri Gagas Kawasan Budidaya Terpadu, Solusi Lahan Peternak Ayam Petelur

Bupati Kediri Gagas Kawasan Budidaya Terpadu, Solusi Lahan Peternak Ayam Petelur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com