email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 4 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

by Sudasir Al Ayyubi
13 Maret 2026

JAVASATU.COM- Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengangkat kehidupan pemain ludruk yang memerankan tokoh perempuan melalui film dokumenter berjudul “Panggung Wandu”.

(Credit: Humas UNESA)

Film tersebut diputar di Home Theater Perpustakaan Kampus 2 Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, dan disaksikan sekitar 100 penonton yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta praktisi seni.

Dokumenter ini digarap oleh tiga mahasiswa Ilmu Komunikasi Unesa, yakni Rahmat Aditya Putra, Fauzyaur Rahma Trisnani, dan Akhdaan Arrafi Hadi. Karya tersebut menjadi proyek tugas akhir yang setara dengan skripsi sebagai syarat kelulusan mahasiswa.

Rahmat Aditya Putra mengatakan film tersebut dibuat untuk membuka ruang diskusi mengenai keberadaan wandu dalam kesenian ludruk, yaitu pemain laki-laki yang memerankan tokoh perempuan di atas panggung.

“Kami ingin publik melihat kembali bagaimana ludruk bertahan, termasuk bagaimana peran wandu di dalamnya,” kata Rahmat usai pemutaran film, Jumat (13/3/2026).

Dalam tradisi Ludruk, peran perempuan sejak lama kerap dimainkan oleh laki-laki. Para pemain tampil di atas panggung dengan mengenakan kebaya, berdandan layaknya perempuan, dan berinteraksi dengan gaya khas yang mengundang tawa penonton.

Namun di balik penampilan di panggung, film ini juga mengangkat sisi kehidupan para pemain di luar panggung, termasuk dinamika identitas serta stigma sosial yang masih mereka hadapi.

BacaJuga :

Jasad Bayi Bertali Pusar Ditemukan di Irigasi Bululawang Malang, Polisi Selidiki Pelaku

Kuasa Hukum YPTT Minta YPTWT Segera Serahkan Aset Yayasan

Proses pembuatan film dilakukan melalui riset lapangan, wawancara dengan para pemain ludruk, serta pengamatan terhadap kehidupan mereka di balik panggung.

Film tersebut dibimbing oleh dosen Ilmu Komunikasi Unesa Eko Pamuji.

Setelah pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan seminar hasil yang membahas proses produksi dan pendekatan riset yang digunakan dalam pembuatan dokumenter tersebut.

Koordinator Program Studi Ilmu Komunikasi Unesa, Anam Miftahul Huda, mengatakan mahasiswa memiliki beberapa pilihan dalam menyelesaikan tugas akhir, tidak hanya melalui skripsi.

“Mahasiswa bisa memilih jalur skripsi, proyek berbasis karya seperti film dokumenter, atau melalui publikasi ilmiah,” ujarnya.

Film dokumenter “Panggung Wandu” rencananya juga akan diserahkan kepada Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan sejarah kesenian ludruk yang selama puluhan tahun pernah berkembang melalui siaran radio tersebut.

Melalui karya ini, para mahasiswa berharap cerita tentang kehidupan para pemain ludruk, khususnya wandu, dapat terus terdokumentasi dan menjadi bagian dari upaya pelestarian seni tradisi di Indonesia. (sir/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: FilmKota SurabayamahasiswapendidikanPerguruan TinggiUnesa

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wamenkes Genjot Skrining TBC di Kabupaten Malang

DPRD: Jabatan Plt Hambat Keputusan Strategis di Pemkab Malang

Cristiano Ronaldo Ukir Rekor sebagai Pencetak Gol Tertua di Fase Gugur Piala Dunia

KONI Kota Malang Siapkan 700 Atlet untuk Porprov Jatim 2027, Ini Targetnya

Jasad Bayi Bertali Pusar Ditemukan di Irigasi Bululawang Malang, Polisi Selidiki Pelaku

Grit Fit Fest 2026 Sukses Ajak Warga Malang Hidup Sehat Lewat Kelas Kebugaran

Pilot PT AMA Air Tewas Ditembak, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah

Kuasa Hukum YPTT Minta YPTWT Segera Serahkan Aset Yayasan

Komplotan Pembobol Rumah Rp300 Juta di Gresik Dibekuk di Bali

Gagal Curi Motor Trail, Dua Maling Babak Belur Diamuk Warga di Gondanglegi

Prev Next

POPULER HARI INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Kota Malang Sumbang Tiga Atlet Pelatnas Catur Indonesia

Satkamling Banjararum Masuk Tiga Besar Terbaik di Kabupaten Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Prof KH Asep Kukuhkan Pergunu Panceng, Guru NU Diminta Berkompeten

BERITA LAINNYA

Wamenkes Genjot Skrining TBC di Kabupaten Malang

DPRD: Jabatan Plt Hambat Keputusan Strategis di Pemkab Malang

Cristiano Ronaldo Ukir Rekor sebagai Pencetak Gol Tertua di Fase Gugur Piala Dunia

KONI Kota Malang Siapkan 700 Atlet untuk Porprov Jatim 2027, Ini Targetnya

Jasad Bayi Bertali Pusar Ditemukan di Irigasi Bululawang Malang, Polisi Selidiki Pelaku

Grit Fit Fest 2026 Sukses Ajak Warga Malang Hidup Sehat Lewat Kelas Kebugaran

Pilot PT AMA Air Tewas Ditembak, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Jenazah

Kuasa Hukum YPTT Minta YPTWT Segera Serahkan Aset Yayasan

Komplotan Pembobol Rumah Rp300 Juta di Gresik Dibekuk di Bali

Gagal Curi Motor Trail, Dua Maling Babak Belur Diamuk Warga di Gondanglegi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Temuan Kwitansi Rp50 Juta di Balik Kios Kosong Pasar Buah Karangploso

Reuni Alumni SMAN 1 Malang Dikemas Lewat Heritage Walk di Jantung Kota

Satkamling Banjararum Masuk Tiga Besar Terbaik di Kabupaten Malang

Kota Malang Sumbang Tiga Atlet Pelatnas Catur Indonesia

Wali Kota Malang Apresiasi Inovasi Kelurahan Tulusrejo

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved