email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Di Balik Mesin Modern, PG Pesantren Baru Kediri Jaga Tradisi Cethik Geni

by Javasatu
2 Mei 2026

JAVASATU.COM- Di tengah modernisasi mesin produksi, PG Pesantren Baru, Kabupaten Kediri, tetap menjaga tradisi cethik geni sebagai penanda dimulainya persiapan musim giling tebu 2026. Ritual yang digelar di stasiun ketel ini menjadi simbol kesiapan teknis sekaligus doa bersama agar produksi berjalan lancar.

Foto: Javasatu.com

General Manager PG Pesantren Baru, Sugondo, menjelaskan cethik geni atau slow firing merupakan proses pemanasan awal boiler yang dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesiapan mesin sebelum beroperasi penuh.

“Slow firing ini dilakukan untuk meningkatkan suhu ketel secara bertahap dan merata. Ini menandakan bahwa PG Pesantren Baru siap menyambut musim giling 2026,” kata Sugondo, Sabtu (2/5/2026).

Selain menjadi bagian dari prosedur teknis, tradisi ini juga memiliki nilai budaya yang terus dipertahankan di tengah perkembangan industri gula yang semakin modern.

“Kami juga memohon doa restu kepada masyarakat dan seluruh stakeholder agar giling 2026 berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan musim giling, PG Pesantren Baru juga akan menggelar resepsi tebu manten pada 5 Mei 2026 sebagai puncak selamatan.

Sementara itu, Manajer Tanaman PG Pesantren Baru, Chandra Sukmana, menyampaikan pihaknya optimistis mampu mencapai target produksi tahun ini. Pabrik menargetkan penggilingan tebu sebesar 854.130 ton dengan rendemen 7,5 persen atau menghasilkan sekitar 64.778 ton gula.

“Kami optimistis target bisa tercapai dengan dukungan petani dan seluruh pihak yang terlibat,” kata Chandra.

BacaJuga :

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Ia menambahkan, koordinasi dengan petani telah dilakukan untuk memastikan pasokan tebu berkualitas Manis, Bersih, dan Segar (MBS) selama musim giling berlangsung.

“Kami berharap gotong royong dengan petani, masyarakat, serta stakeholder bisa menyukseskan giling 2026,” tambahnya.

Tradisi cethik geni sendiri menjadi perpaduan antara aspek teknis dan budaya dalam industri gula, sekaligus mencerminkan komitmen PG Pesantren Baru menjaga kearifan lokal di tengah penggunaan teknologi modern. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: GulaKabupaten KediriPG Pesantren BaruTebu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

Relokasi Pasar Gadang Malang Berjalan Lancar, Pedagang Kompak Pindah

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

BERITA LAINNYA

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved