email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 16 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

by Sudasir Al Ayyubi
16 Maret 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Rencana pemerintah membatasi kuota mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). DPR mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak membuat kampus negeri menjadi eksklusif dan membatasi akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H Lalu Hadrian Irfani. (Foto: Ist)

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H Lalu Hadrian Irfani, meminta pemerintah mengkaji ulang wacana tersebut secara komprehensif agar tidak menimbulkan persoalan baru di sektor pendidikan.

“Kami memandang rencana pembatasan kuota mahasiswa baru di PTN sebagai langkah yang perlu dikaji ulang secara menyeluruh. Kebijakan itu harus tetap mengedepankan asas keadilan bagi seluruh calon mahasiswa,” kata Lalu di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Jangan Batasi Akses Pendidikan

Lalu menegaskan pendidikan tinggi negeri harus tetap inklusif dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. Ia khawatir jika kuota mahasiswa dipangkas tanpa pertimbangan matang, PTN justru berpotensi menjadi lembaga pendidikan yang eksklusif.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga berpotensi memengaruhi keseimbangan ekosistem pendidikan tinggi antara PTN dan perguruan tinggi swasta.

Persaingan PTN dan PTS Harus Berbasis Kualitas

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengingatkan agar pembatasan kuota PTN tidak dijadikan cara untuk mengalihkan calon mahasiswa ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Menurutnya, persaingan antara kampus negeri dan swasta harus dibangun di atas kualitas pendidikan, bukan sekadar pengaturan jumlah mahasiswa.

BacaJuga :

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

“Pembatasan kuota PTN tidak boleh dilihat semata-mata sebagai cara untuk mengalihkan mahasiswa ke PTS. Kami ingin ekosistem pendidikan yang sehat, di mana keduanya saling melengkapi,” ujarnya.

Dorong PTN Fokus Riset dan Pascasarjana

Lalu juga menyarankan agar PTN mulai diarahkan untuk memperkuat fungsi riset serta pengembangan pendidikan jenjang pascasarjana, seperti program magister dan doktoral.

Dengan pembagian peran yang lebih jelas antara PTN dan PTS, ia menilai kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dapat meningkat secara signifikan.

“Jika PTN lebih fokus pada riset dan pengembangan ilmu pengetahuan, sementara PTS diperkuat di jenjang sarjana, maka kualitas pendidikan tinggi nasional bisa berkembang lebih cepat,” pungkasnya. (sir/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: DPRPemeritnahpendidikanPerguruan Tinggi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Jelang Idulfitri 1447 Hijriah, BPBD Kabupaten Malang Siaga 24 Jam Pantau Potensi Bencana

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

LAKSI Minta Hentikan Framing Negatif soal Simulator Berkuda Polri

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Prev Next

POPULER HARI INI

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2026 Digelar 16 Maret, Ribuan Porsi Bandeng Gratis Disiapkan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Grup Kasidah Hilwa Awi Ponpes Al-Karimi Gresik Juara 1 Healing Ramadan Jatim

Jelang Nyepi dan Idulfitri, Sekda Kabupaten Malang Minta ASN Perkuat Koordinasi

BERITA LAINNYA

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

LAKSI Minta Hentikan Framing Negatif soal Simulator Berkuda Polri

GP Ansor Malaysia Gelar Sarasehan dan Buka Bersama, Bahas Perlindungan PMI

Analis Publik Apresiasi Atensi Kapolri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Grup Kasidah Hilwa Awi Ponpes Al-Karimi Gresik Juara 1 Healing Ramadan Jatim

Band Skramz D.O.S.A Rilis Single “RUH”, Refleksi Spiritual Asal Usul Manusia

Prajurit TNI Juara Musabaqoh Hifdzil Qur’an di Libya, Kalahkan Peserta dari 5 Negara

Ketum PBTI Richard Tampubolon Buka Puasa Bersama Atlet Taekwondo Nasional

Otmilti II Jakarta Musnahkan Barang Bukti 121 Perkara, Narkotika hingga Airsoftgun

Yayasan Al-Muttaqin Sanankulon Blitar Bagikan Takjil Ramadan, Warga Antusias

Prev Next

POPULER MINGGU INI

MBG Lansia, Pokmas Gresik Tolak Alih Kelola ke SPPG, Tetap Swakelola

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2026 Digelar 16 Maret, Ribuan Porsi Bandeng Gratis Disiapkan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Panglima TNI Lantik 796 Perwira Prajurit Karier 2026 di Mabes TNI Cilangkap

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d