JAVASATU.COM- Perayaan Hari Keris Nasional 2026 akan digelar di Gedung Bakorwil III Malang, Jawa Timur, pada 19 April mendatang. Kegiatan ini dipastikan akan dihadiri pejabat Kementerian Kebudayaan RI, sekaligus menjadi momentum penguatan pelestarian budaya dan pengembangan ekosistem budaya digital.

Acara yang mengusung tema “Keris untuk Abdi Negara” ini juga akan menghadirkan pameran berbagai pusaka, mulai dari keris milik Presiden RI, Menteri Kebudayaan, hingga koleksi pusaka dari kepala daerah dan abdi negara lainnya.
Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, menegaskan peringatan Hari Keris Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi juga upaya konkret dalam menjaga nilai-nilai budaya Nusantara.
“Keris untuk Abdi Negara ini adalah wujud nyata melestarikan nilai luhur budaya Tosan Aji sekaligus membangun ekosistem inovasi budaya Indonesia,” ujar Asep, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem budaya digital di wilayah Malang Raya. Melalui kolaborasi dengan East Java Super Corridor (EJSC) dan tim TosanAji.id, Bakorwil III Malang mendorong digitalisasi koleksi keris, baik pusaka lama maupun karya empu masa kini.
Asep menambahkan, langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat peran budaya dalam era digital sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Budaya Digital Kementerian Kebudayaan RI, Insan Abdirrohman, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut dan memastikan kehadirannya.
“Pengembangan ekosistem inovasi budaya, termasuk budaya digital, perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pihak agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, Kementerian Kebudayaan terus membuka ruang kolaborasi lintas sektor untuk mendorong penguatan ekonomi kreatif, ekonomi budaya, dan ekonomi digital berbasis warisan budaya nasional. (arf)