email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 11 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jaga Sumber Air DAS Brantas, 100 Pohon Ditanam di Hulu Kota Batu

by Yondi Ari
20 April 2026

JAVASATU.COM- Yayasan Nawadya Cita Nusantara bersama Lembaga Masyarakat Adat, juru pelihara sumber, dan kelompok tani hutan menanam sekitar 100 bibit pohon di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, tepatnya di Sumber Belik Sumo (Desa Bulukerto), serta Sumber Dampul dan Sumber Kali Ledok Ombok (Desa Tulungrejo), Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (19/4/2026). Penanaman ini dilakukan untuk menjaga kelestarian sumber mata air yang menjadi penopang kebutuhan warga.

Yayasan Nawadya Cita Nusantara bersama Lembaga Masyarakat Adat, juru pelihara sumber, dan kelompok tani hutan menanam sekitar 100 bibit pohon di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas di Kota Batu. (Foto: Ist)

“Sumber air ini menghidupi warga sekitar. Sekaligus menjadi tempat ritus dan dimanfaatkan untuk upacara adat dan agama,” ujar Ketua Yayasan Nawadya Cita Nusantara, Syahrul Hadiyatullah.

Syahrul menegaskan, air merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga keberlanjutannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembalikan fungsi kawasan tangkapan air melalui penanaman pohon, khususnya di wilayah hulu.

“Pohon berperan penting menyerap air ke dalam tanah. Kami berkomitmen menjaga agar sumber mata air di Kota Batu tetap lestari,” katanya.

Ia menambahkan, sumber mata air di Kota Batu tidak hanya dimanfaatkan warga setempat, tetapi juga menjadi pemasok air bagi wilayah Malang Raya. Karena itu, pelestarian kawasan hulu menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan air.

“Pasokan air warga Batu dan Kota Malang sangat bergantung dari sini,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Nawadya mengutamakan penanaman pohon endemik, termasuk jenis yang memiliki nilai historis dan terkait asal-usul nama wilayah (toponimi). Salah satunya pohon dampul (Ficus lepicarpa) di kawasan Sumber Dampul.

“Dulu kawasan ini dipenuhi pohon dampul yang berfungsi menahan erosi dan menjaga ekosistem,” ucap Syahrul.

BacaJuga :

Ramai Grup Facebook Gay, MUI Gresik Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam

Bayar Rp70 Juta, Pedagang Pasar Karangploso Malah Dapat Area Parkir

Pohon dampul dikenal sebagai spesies penting dalam ekosistem hutan karena mampu memperbaiki struktur tanah, mempercepat penguraian serasah, serta menjadi habitat berbagai satwa, termasuk burung.

Ketua RW 16 Tulungrejo, Suwito, mengungkapkan pohon dampul di kawasan Sumber Dampul sempat mati dan tumbang pada awal 2000-an, yang berdampak pada menurunnya debit air.

“Sumber nyaris mati,” kata Suwito.

Ia menyebut, warga kemudian melakukan upaya pemulihan dengan menanam kembali berbagai jenis pohon dan membersihkan kawasan sekitar sumber. Upaya tersebut perlahan mengembalikan fungsi sumber air.

“Kami tanami kembali dan rawat bersama agar tetap hidup,” ujarnya.

Selain fungsi ekologis, kawasan sumber juga memiliki nilai spiritual bagi masyarakat. Warga setempat, khususnya umat Hindu, memanfaatkan air dari sumber untuk keperluan ritual keagamaan.

“Umat Hindu mengambil air untuk ritual seperti melasti dan penyucian sarana pemujaan,” kata Suwito.

Saat ini, sejumlah pohon besar berusia lebih dari 100 tahun masih berdiri di sekitar kawasan sebagai peneduh alami. Kawasan tersebut dulunya juga dikenal sebagai Besta, merujuk pada tanaman kopi robusta yang pernah mendominasi wilayah tersebut.

Penanaman pohon ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan sumber mata air sekaligus memperkuat fungsi ekologis kawasan hulu DAS Brantas di Kota Batu. (dop/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kota BatuPenanaman Pohon

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ramai Grup Facebook Gay, MUI Gresik Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam

Bayar Rp70 Juta, Pedagang Pasar Karangploso Malah Dapat Area Parkir

Misteri Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi, Polisi Ajukan Autopsi

OPINI: Mampukah Kerja Sama Internasional Menyelamatkan Kinerja BUMN?

Pengurus JMSI Jatim 2025-2030 Dilantik, Dewan Pers Tekankan Profesionalisme Media

Polres Gresik Bersama Kodim 0817 Donor Darah untuk Masyarakat

DPR Sahkan UU Polri, Dinilai Perkuat Transformasi Kelembagaan dan Dukung Asta Cita

Gus Idris Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

50 CPNS Jadi PNS, Wali Kota Malang Minta ASN Baru Bergerak Cepat

Prev Next

POPULER HARI INI

DPR Sahkan UU Polri, Dinilai Perkuat Transformasi Kelembagaan dan Dukung Asta Cita

Gus Idris Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Pengurus JMSI Jatim 2025-2030 Dilantik, Dewan Pers Tekankan Profesionalisme Media

DPRD Gresik Sahkan Perda RTRW 2026-2046, Jadi Acuan Pembangunan 20 Tahun

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

BERITA LAINNYA

Ramai Grup Facebook Gay, MUI Gresik Minta Pemerintah Tak Tinggal Diam

Bayar Rp70 Juta, Pedagang Pasar Karangploso Malah Dapat Area Parkir

Misteri Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi, Polisi Ajukan Autopsi

OPINI: Mampukah Kerja Sama Internasional Menyelamatkan Kinerja BUMN?

Pengurus JMSI Jatim 2025-2030 Dilantik, Dewan Pers Tekankan Profesionalisme Media

Polres Gresik Bersama Kodim 0817 Donor Darah untuk Masyarakat

DPR Sahkan UU Polri, Dinilai Perkuat Transformasi Kelembagaan dan Dukung Asta Cita

Gus Idris Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

50 CPNS Jadi PNS, Wali Kota Malang Minta ASN Baru Bergerak Cepat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved