JAVASATU.COM- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Al Azhar Gresik menggelar kegiatan “Road to Bedah Buku” pada Minggu (26/4/2026) di Hall Sultan Mahmud. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan budaya literasi dan tradisi akademik di lingkungan kampus, dengan melibatkan seluruh organisasi mahasiswa (ormawa).

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Paradigma Ilmu: Integration, Interconnection, Collaboration of Science Metafora Panji Ilmu”. Tema tersebut menekankan pentingnya pendekatan keilmuan yang tidak parsial, melainkan integratif, interkonektif, dan kolaboratif dalam menjawab tantangan zaman.
“Paradigma ilmu hari ini tidak cukup berdiri sendiri. Harus ada integrasi antara ilmu pengetahuan, nilai keislaman, dan aspek kemanusiaan,” kata pembicara utama, Muhamad Arif.
Dalam pemaparannya, Muhamad Arif menjelaskan konsep “Panji Ilmu” sebagai metafora dalam membangun peradaban berbasis ilmu dan spiritualitas. Ia menekankan pentingnya melahirkan generasi mahasiswa berkarakter Alimun Rabbaniy melalui integrasi nilai-nilai tersebut.
“Panji Ilmu adalah simbol bagaimana ilmu pengetahuan dan nilai spiritual berjalan beriringan dalam membentuk peradaban yang unggul,” jelasnya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan dipandu moderator Zahrotul Hikmatus Tsaniyah. Peserta dari berbagai ormawa aktif mengajukan pertanyaan kritis dan menyampaikan pandangan reflektif terkait implementasi paradigma ilmu dalam kehidupan akademik maupun organisasi kemahasiswaan.
“Kegiatan ini membuka ruang diskusi yang sangat relevan bagi mahasiswa untuk memahami peran ilmu dalam kehidupan nyata,” ujar salah satu peserta.
Selain sebagai forum akademik, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi antarorganisasi mahasiswa. Interaksi lintas ormawa diharapkan mampu mendorong kolaborasi yang lebih produktif dalam program pengembangan mahasiswa ke depan.
Panitia turut menyediakan sertifikat bagi peserta sebagai bentuk apresiasi, serta berbagai fasilitas pendukung guna menunjang kelancaran kegiatan. Hal ini menunjukkan komitmen BEM dalam menghadirkan kegiatan yang profesional dan berdampak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat budaya literasi sekaligus membangun tradisi akademik yang progresif di kalangan mahasiswa,” ujar Ketua BEM Universitas Islam Al Azhar Gresik, Laili.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem akademik yang integratif dan berkelanjutan,” imbuh Laili.
Ke depan, lanjut Laili, kegiatan “Road to Bedah Buku” diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi yang konsisten serta melahirkan generasi intelektual yang unggul secara akademik, memiliki kedalaman spiritual, dan bertanggung jawab secara sosial. (hoo/nuh)