email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 15 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Emaskot Yakin Menteri LH Jumhur Hidayat Tuntaskan Krisis Sampah Bantargebang

by Javasatu
30 April 2026

JAVASATU.COM- Elemen Masyarakat Kota Patriot (Emaskot) menyatakan dukungan terhadap Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat untuk segera menuntaskan persoalan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Dukungan ini muncul menyusul pernyataan Jumhur yang menegaskan penanganan sampah tidak harus selalu melibatkan Presiden, melainkan bisa diselesaikan di tingkat kementerian dan jajaran terkait.

Sampah di Bantargebang. (Foto: Ist/Emaskot)

Koordinator Emaskot, Sandy Timur atau Encek, menilai pernyataan tersebut sebagai sinyal kuat agar birokrasi lebih proaktif dalam menyelesaikan persoalan tanpa bergantung pada keputusan di level tertinggi.

“Pernyataan itu bisa dibaca sebagai dorongan agar jajaran di bawah lebih aktif dan tidak selalu menunggu arahan Presiden. Masalah harus bisa diselesaikan sesuai kewenangan masing-masing,” ujar Sandy, Kamis (30/4/2026).

Ia meyakini latar belakang Jumhur sebagai aktivis dan pejabat publik berpengalaman menjadi modal kuat untuk membenahi tata kelola lingkungan hidup, khususnya persoalan sampah di Bantargebang.

“Kami yakin Pak Jumhur mampu menjadikan Kementerian Lingkungan Hidup lebih komunikatif, tegas, dan peka terhadap persoalan masyarakat, terutama isu lingkungan,” tegasnya.

Emaskot mendesak agar langkah konkret segera diambil, mengingat TPST Bantargebang masih menghadapi berbagai persoalan serius, termasuk tragedi longsor sampah pada 8 Maret 2026 yang menimbulkan korban jiwa dan menimbun sejumlah truk.

“Peristiwa longsor itu menjadi alarm keras bahwa penanganan sampah harus segera dibenahi secara serius,” katanya.

Selain itu, Emaskot menyoroti data global yang menyebut TPST Bantargebang sebagai salah satu penyumbang emisi gas metana terbesar di dunia. Berdasarkan laporan UCLA School of Law bertajuk “Spotlight on the Top 25 Methane Plumes in 2025: Landfills”, Bantargebang menghasilkan sekitar 6,3 ton metana per jam dengan tingkat persistensi 100 persen.

“Data itu menunjukkan kondisi yang sangat mengkhawatirkan dan harus segera ditangani secara sistematis,” ujar Sandy.

Dalam upaya penanganan, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya mengusulkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Bantargebang, Rorotan, dan Sunter. Namun, kapasitas di Bantargebang yang dirancang sekitar 3.000 ton per hari dinilai belum memadai dibandingkan volume sampah yang mencapai 8.000 ton per hari.

“Kalau melihat kondisi di lapangan, kapasitas itu belum cukup. Idealnya bisa ditingkatkan hingga 6.500 sampai 7.000 ton per hari agar penanganannya lebih maksimal,” tegasnya.

Emaskot juga mendorong penambahan unit PLTSa menjadi 3 hingga 5 fasilitas di kawasan Bantargebang untuk mempercepat pengolahan sampah dan mengurangi penumpukan.

BacaJuga :

Kurir Sabu Ditangkap di Menganti, Pemasok dari Surabaya Masih Diburu

HUT ke-81 RI di Lanny Jaya Meriah, Ada Tari Wisisi hingga Tarik Tambang

“Kami mendorong penambahan unit PLTSa agar proses pengolahan sampah bisa lebih cepat dan tidak terus menumpuk,” ujarnya.

Selain itu, perluasan lahan TPST Bantargebang dinilai mendesak. Dari luas saat ini sekitar 130 hektare, Emaskot mengusulkan penambahan hingga 200 hektare guna mendukung pembangunan zona baru, fasilitas pengolahan, serta area parkir truk.

“Perlu ada penataan kawasan, termasuk penambahan lahan agar operasional lebih aman dan tertib,” katanya.

Emaskot juga meminta Menteri LH menjembatani koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar kebijakan penanganan sampah berjalan selaras antara pusat dan daerah.

“Kami berharap Menteri LH dapat mengadvokasi aspirasi ini agar ada kesinambungan kebijakan dan solusi konkret bagi masyarakat Bantargebang,” pungkasnya. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: EmaskotKementerian LHKota BekasisampahTPST Bantargebang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kurir Sabu Ditangkap di Menganti, Pemasok dari Surabaya Masih Diburu

HUT ke-81 RI di Lanny Jaya Meriah, Ada Tari Wisisi hingga Tarik Tambang

Hari Pramuka ke-65, Wabup Gresik Tekankan Pembentukan Generasi Mandiri

HUT ke-25, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih Makam Wali

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Kuasa Hukum Bendahara KONI Majalengka Pertanyakan Barang yang Disita dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

AKP Agus Yulianto Jabat Kasatresnarkoba Polres Malang, Ini Pesan Kapolres

Semarak HUT ke-81 RI, Polres Gresik Gelar Lomba Tradisional

Omzet Kuliner di Bawah Rp10 Juta Tak Kena PBJT, Ini Penjelasan Bapenda Majalengka

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Prev Next

POPULER HARI INI

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

13 Pengurus DKC Pramuka Kota Batu Dilantik, Punjul: Kepemimpinan Adalah Pengabdian

Prabowo Ungkap Mobil Listrik Nasional, Produksi Massal Ditarget 2028

Semarak HUT ke-81 RI, Polres Gresik Gelar Lomba Tradisional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Kurir Sabu Ditangkap di Menganti, Pemasok dari Surabaya Masih Diburu

HUT ke-81 RI di Lanny Jaya Meriah, Ada Tari Wisisi hingga Tarik Tambang

Hari Pramuka ke-65, Wabup Gresik Tekankan Pembentukan Generasi Mandiri

HUT ke-25, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih Makam Wali

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Kuasa Hukum Bendahara KONI Majalengka Pertanyakan Barang yang Disita dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

AKP Agus Yulianto Jabat Kasatresnarkoba Polres Malang, Ini Pesan Kapolres

Semarak HUT ke-81 RI, Polres Gresik Gelar Lomba Tradisional

Omzet Kuliner di Bawah Rp10 Juta Tak Kena PBJT, Ini Penjelasan Bapenda Majalengka

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Nabung 2 Tahun, Warga Perumahan Banjararum Asri Singosari Berangkat Melali ke Bali

Reuni AKABRI 1991 35 Tahun Mengabdi, Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Persaudaraan

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

Komisaris Pertamina Geothermal Energy: Ilmu Pengetahuan Jadi Fondasi Peradaban

Panglima TNI Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu di Media Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved