JAVASATU.COM- Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Junrejo, Kota Batu, berakhir gagal setelah pelaku kepergok warga saat beraksi pada Rabu (29/4/2026) dini hari. Satu pelaku berhasil diamankan, sementara satu lainnya melarikan diri.

Pelaku berinisial MM (36), warga Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, diduga merupakan bagian dari komplotan curanmor yang menyasar rumah warga di Jalan Diponegoro, Dusun Ngandat, Desa Mojorejo.
Saat kejadian, korban berinisial LPV mendapati sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi N-4882-EAV miliknya yang diparkir di teras rumah sudah tidak berada di tempat.
“Korban mendengar suara mencurigakan sekitar pukul 01.30 WIB. Saat dicek, motor yang sebelumnya diparkir sudah hilang,” ujar Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Suprianto, Kamis (30/4/2026).
Mengetahui hal itu, korban langsung berusaha mengejar pelaku yang masih berada di sekitar lokasi. Upaya tersebut memicu perlawanan hingga terjadi perkelahian singkat sebelum korban berteriak meminta bantuan warga.
“Korban langsung berlari keluar dan mencoba menangkap salah satu pelaku. Sempat terjadi perkelahian sebelum warga datang membantu mengamankan pelaku,” kata AKP Joko.
Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian membantu mengamankan MM. Sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur dari lokasi kejadian. Tak lama setelah itu, polisi tiba di lokasi untuk mengamankan situasi dan membawa pelaku ke Mapolres Batu.
Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario warna merah bernomor polisi N-6409-TEB yang diduga digunakan sebagai sarana kejahatan serta dokumen kendaraan milik korban. Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp16 juta.
“Tersangka saat ini masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kami kenakan Pasal 477 Ayat (1) UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian dengan pemberatan,” jelasnya.
Sementara itu, Ps. Kasi Humas Polres Batu Iptu M. Huda Rohman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi curanmor, terutama pada jam rawan dini hari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, gunakan kunci ganda, dan pastikan kendaraan diparkir di tempat aman serta rumah dalam kondisi terkunci,” ujarnya.
Ia juga meminta warga segera melapor ke Call Center 110 atau Bhabinkamtibmas jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar untuk mencegah tindak kriminal serupa. (yon/nuh)