email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemkot Malang Canangkan ‘Gerakan Penting’, Targetkan Zero AKI, AKB, dan Stunting

by Julian Sukrisna
5 Mei 2026

JAVASATU.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi mencanangkan Gerak Bersama Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Stunting bertajuk “Gerakan Penting” di Hotel Atria, Selasa (5/5/2026).

Acara ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama. Fokus utamanya adalah memperkuat sinergi lintas sektor demi keselamatan ibu dan anak.

Proses penandatanganan Gerakan Penting sebagai langkah menuju Zero AKI, AKB, dan Stunting. (Foto: Julian Sukrisna/Javasatu.com)

Wakil Walikota Malang, Ali Muthohirin, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa. Ia menargetkan angka kematian ibu, bayi, dan stunting di Kota Malang harus menyentuh nol persen.

“Ibu adalah tulang punggung generasi bangsa. Generasi terbaik dihasilkan oleh ibu yang memiliki mental, kesehatan, dan ekonomi yang baik,” ujar Ali Muthohirin dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Husnul Muarif, menyoroti kendala teknis di lapangan. Masalah utama yang ditemukan adalah masih adanya warga yang status kehamilannya tidak terdeteksi oleh sistem kesehatan.

Kondisi tersebut menyebabkan penanganan medis menjadi terlambat. Sebagai solusi, Dinkes kembali menginstruksikan penggunaan metode lama berupa “Kantong Persalinan” untuk melacak ibu hamil yang tidak terdata di lingkungan warga.

Guna memperkuat layanan, dr. Husnul memastikan 16 puskesmas di Kota Malang kini didampingi tenaga ahli. Para dokter spesialis Obgyn dan spesialis anak diterjunkan langsung untuk memantau keluhan di tingkat puskesmas.

Pihaknya juga memaksimalkan penggunaan alat USG yang sudah tersedia di seluruh puskesmas. Alat ini berfungsi memantau kemajuan janin secara rutin agar intervensi medis bisa dilakukan lebih cepat jika ditemukan kendala berat badan.

“Harusnya kematian ibu sudah bisa di-zero-kan. Jika diketahui berat badan janin kurang, maka langsung kita lakukan intervensi medis,” tegas dr. Husnul.

BacaJuga :

Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron yang Terbakar

PMI, Puskesmas dan Warga Selodakon Jember Bersatu Perangi DBD

Saat ini, tingkat stunting di Kota Malang tercatat masih di angka 8 persen. Angka tersebut menjadi tantangan besar mengingat kota lain seperti Surabaya sudah berhasil menekan angka stunting hingga 1 persen.

Melalui pencanangan ini, Pemkot Malang berharap seluruh elemen masyarakat lebih proaktif dalam mendampingi fase kehamilan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan perlindungan kesehatan yang lebih menyeluruh bagi ibu dan bayi. (jup)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: kesehatanKota Malangpemkot malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Kapolres Malang Resmikan Media Center JPM, Jurnalis Pilar Kamtibmas

BERITA LAINNYA

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved