JAVASATU.COM- Ribuan jemaah menghadiri Pengajian Rutin Sabtu Pon yang dirangkaikan dengan peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU di Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Sabtu (16/5/2026). Dalam momentum tersebut, jemaah diajak memperkuat ibadah, meningkatkan ketakwaan, serta menjaga akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang digelar PAC Muslimat NU Kecamatan Sanankulon itu berlangsung di halaman Masjid Al Amin mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Acara dihadiri jajaran pengurus Muslimat NU, tokoh agama, unsur pemerintah kecamatan, Kepala Desa Sanankulon, Bhabinkamtibmas, hingga masyarakat sekitar.
Wakil Ranting Muslimat NU Desa Sanankulon, Hj. Yuni Widayanti, mengatakan pengajian rutin tersebut menjadi sarana memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah antaranggota Muslimat NU dan masyarakat.
“Melalui pengajian rutin ini, kami berharap seluruh anggota Muslimat NU semakin solid, istiqamah dalam beribadah, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan masyarakat,” ujar Hj. Yuni.
Suasana khidmat terasa sejak awal acara yang diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan sholawat, menyanyikan lagu NU, hingga tausiyah keagamaan. Pengamanan kegiatan juga melibatkan anggota Banser dan para pemuda setempat sehingga acara berlangsung aman dan tertib.
Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Blitar, Nyai Hj. Chomsiyah Mundzir, menegaskan peringatan Harlah Muslimat NU bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang pembinaan rohani dan penguatan komunikasi antaranggota organisasi.
“Pelaksanaan kegiatan secara bergilir di setiap wilayah diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap organisasi,” katanya.
Dalam tausiyah yang disampaikan kepada jemaah, Muslimat NU mengajak masyarakat menjaga salat lima waktu sebagai pondasi kehidupan beragama. Jemaah juga diingatkan untuk menjaga lisan dan menghindari ghibah yang dapat merusak ukhuwah sesama Muslim.
Selain itu, para jemaah turut didoakan agar diberikan kesehatan, rezeki halal, umur panjang penuh keberkahan, hingga dimudahkan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Nyai Hj. Khulafiah Munder juga memberikan ijazah doa dan wirid kepada para tamu yang hadir agar diberi kemudahan menuju Baitullah.
“Allahumma nekat, Allahumma pekso,” ucapnya di hadapan jemaah sebagai bentuk ikhtiar dan keyakinan kepada Allah SWT untuk dimudahkan menunaikan ibadah haji.
Dalam tausiyah tersebut juga disampaikan sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama dan Muslimat NU yang disebut terus berperan dalam perjuangan bangsa serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan itu, Muslimat NU berharap tradisi pengajian dan dakwah tetap terjaga serta mampu membentuk pribadi-pribadi yang religius, harmonis, dan berakhlakul karimah. (ich/nuh)