email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 3 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Usai Kalahkan Tiga Grandmaster, Nayaka Incar Norma GM di Vietnam

by Yondi Ari
23 Juni 2026

JAVASATU.COM- Pecatur muda asal Kota Malang, Nayaka Budidharma, melanjutkan langkahnya di level internasional usai mencatat prestasi impresif dengan menumbangkan tiga Grandmaster dunia di Hong Kong. Kini, ia bersiap mengejar target utama kariernya: norma Grandmaster (GM) pertama di Vietnam.

Pecatur muda asal Kota Malang, Nayaka Budidharma. (Foto: ist)

Nayaka yang berstatus International Master (IM) menjadi bagian dari Tim Indonesia dalam ajang FIDE World Team Rapid and Blitz Chess Championship di Hong Kong. Setelah turnamen tersebut, ia langsung bertolak ke Vietnam untuk mengikuti kejuaraan yang menjadi ajang perburuan norma GM.

Bendahara Percasi Kota Malang sekaligus ibunda Nayaka, Lilis, mengatakan anaknya menjalani rangkaian turnamen internasional secara beruntun mulai dari Mongolia, Hong Kong, hingga Vietnam dalam waktu singkat.

“Ini Nayaka sudah pindah ke Vietnam. Jadi kemarin dari Mongolia, kemudian pulang ke Indonesia sekitar satu minggu, berangkat lagi ke Hong Kong, dan sekarang sudah pindah ke Vietnam,” ujar Lilis, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, keikutsertaan Nayaka di Hong Kong merupakan hasil seleksi ketat yang melibatkan pecatur dari Pelatnas maupun non-Pelatnas.

“Kalau yang Hong Kong ini melalui seleksi. Ada yang dari Pelatnas dan di luar Pelatnas. Sementara beberapa Grandmaster seperti Susanto Megaranto dan Novendra Priasmoro langsung masuk tim Indonesia,” katanya.

Setelah menyelesaikan agenda di Hong Kong, Nayaka menjadi satu dari empat pecatur Indonesia yang melanjutkan perjuangan ke Vietnam. Tiga lainnya adalah Grandmaster Susanto Megaranto, Grandmaster Novendra Priasmoro, serta Woman International Master (WIM) Laisa Latifa.

“Yang di Vietnam ini kejuaraan untuk mencari gelar norma GM. Jadi Nayaka berangkat bersama GM Susanto Megaranto, GM Novendra, dan WIM Laisa Latifa,” jelas Lilis.

Saat ini, Nayaka masih menyandang gelar International Master dan tengah berjuang meraih gelar Grandmaster, yang merupakan titel tertinggi dalam dunia catur internasional. Untuk mendapatkannya, seorang pecatur wajib mengoleksi tiga norma GM dari turnamen resmi berstandar Federasi Catur Dunia (FIDE).

BacaJuga :

Tim BMX AKF Kota Batu Borong Podium di BSX Open Jepara

Piala Soeratin 2026, Tim U-13 dan U-15 Gresik Siap Berlaga di Jember

“Belum GM, sekarang gelarnya masih International Master. Sedang mengejar Grandmaster,” ujarnya.

Lilis menegaskan, target utama Nayaka di Vietnam adalah mengamankan norma GM pertamanya.

“Kalau mau jadi GM itu butuh tiga norma GM. Nayaka sampai sekarang belum mendapatkan norma GM sama sekali. Mudah-mudahan di Vietnam bisa mendapatkan norma yang pertama,” katanya.

Meski menjalani jadwal padat lintas negara, Nayaka disebut tetap menikmati prosesnya menghadapi para pecatur elite dunia. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas permainannya.

“Kalau pas kalah ya sedih. Tapi dia juga senang karena punya kesempatan bertemu pecatur-pecatur dunia. Jadi walaupun kalah, dia tetap lega karena mendapat pengalaman yang luar biasa,” tuturnya.

Sebelumnya, Nayaka juga mencatat prestasi penting dengan mengalahkan tiga Grandmaster di Hong Kong, capaian yang menjadi modal berharga menuju turnamen di Vietnam.

“Di Hong Kong kemarin dia mengalahkan tiga Grandmaster. Jadi itu pengalaman yang sangat berharga untuk perkembangan kariernya,” ujar Lilis.

Percasi Kota Malang berharap langkah Nayaka di Vietnam dapat berbuah hasil positif dan membuka jalan menuju gelar Grandmaster di masa depan.

“Ya mohon doanya, semoga lancar dan bisa mendapatkan norma GM pertama untuk melanjutkan perjuangannya menjadi Grandmaster,” pungkas Lilis. (dop/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: CaturOlahraga

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

HUT ke-47 Hiswana Migas, DPC Malang Gelar Aksi Sosial hingga Capacity Building

Rumput Sintetis Alun-Alun Majalengka Rusak Diganti, Anggaran Rp399 Juta

14 Personel Polres Gresik Dimutasi, Sejumlah Kapolsek Berganti

Guru MI Dukun Gresik Dilatih Bikin Media Pembelajaran Digital Sendiri

Akhera Desak Ketamin Masuk Golongan Narkotika

Mabes TNI Peringati Maulid Nabi, Tekankan Keteladanan

KKN-T Unira Malang Abadikan Potensi Delapan Desa Lewat Film Dokumenter

Tim BMX AKF Kota Batu Borong Podium di BSX Open Jepara

Polresta Malang Kota Bongkar Modus Beasiswa Kedokteran China

21 Calon Perwira Penerbang TNI Ikuti Pantukhir Tahap I

Prev Next

POPULER HARI INI

14 Personel Polres Gresik Dimutasi, Sejumlah Kapolsek Berganti

Guru MI Dukun Gresik Dilatih Bikin Media Pembelajaran Digital Sendiri

Tim BMX AKF Kota Batu Borong Podium di BSX Open Jepara

Akhera Desak Ketamin Masuk Golongan Narkotika

21 Calon Perwira Penerbang TNI Ikuti Pantukhir Tahap I

BERITA LAINNYA

HUT ke-47 Hiswana Migas, DPC Malang Gelar Aksi Sosial hingga Capacity Building

Rumput Sintetis Alun-Alun Majalengka Rusak Diganti, Anggaran Rp399 Juta

14 Personel Polres Gresik Dimutasi, Sejumlah Kapolsek Berganti

Guru MI Dukun Gresik Dilatih Bikin Media Pembelajaran Digital Sendiri

Akhera Desak Ketamin Masuk Golongan Narkotika

Mabes TNI Peringati Maulid Nabi, Tekankan Keteladanan

KKN-T Unira Malang Abadikan Potensi Delapan Desa Lewat Film Dokumenter

Tim BMX AKF Kota Batu Borong Podium di BSX Open Jepara

Polresta Malang Kota Bongkar Modus Beasiswa Kedokteran China

21 Calon Perwira Penerbang TNI Ikuti Pantukhir Tahap I

Prev Next

POPULER MINGGU INI

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved