email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 21 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

by Javasatu
25 Juni 2026

JAVASATU.COM- Artmeru Gallery resmi membuka ruang pamer perdananya di Kota Malang melalui eksibisi bertajuk “Mukadimah” yang menghadirkan 22 karya dari 22 perupa nasional dan internasional. Pameran yang berlangsung mulai 26 Juni hingga 26 Agustus 2026 itu menjadi penanda hadirnya ruang seni rupa kontemporer baru yang diharapkan memperkuat ekosistem seni dan budaya di Kota Malang.

Dok: artmeru

Pembukaan Artmeru Gallery menjadi momentum penting bagi perkembangan seni rupa di Malang, terutama setelah kota ini ditetapkan sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Media Arts. Galeri yang berlokasi di Jalan Semeru No. 12 tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan ruang pamer seni rupa yang representatif dan berstandar internasional.

“Visi kami membangun Artmeru tidak berhenti pada fungsi ruang ritel semata. Sejak awal, kami ingin menciptakan ekosistem seni dan desain yang dekat dengan masyarakat; menghadirkan ruang yang mudah diakses, murni, layak, dan berkelanjutan bagi para seniman untuk mempresentasikan karyanya,” ujar Co-Owner Artmeru Gallery, Sulung Christian Ang.

Menurut Sulung, kehadiran Artmeru berangkat dari keresahan atas minimnya ruang pamer seni rupa murni di Kota Malang. Selama ini, banyak seniman lokal harus memanfaatkan ruang alternatif seperti kafe, hotel, atau area publik untuk menampilkan karya mereka.

Untuk mewujudkan ruang seni yang ideal, Artmeru memanfaatkan bangunan kolonial peninggalan tahun 1936 karya arsitek Karel Bos yang direstorasi menjadi galeri seni rupa kontemporer sekaligus ruang diskusi kreatif.

“Kami ingin menghadirkan ruang seni yang mampu memperkuat ekosistem budaya sekaligus menjadi wadah bertemunya seniman, kolektor, akademisi, dan masyarakat umum,” katanya.

Pameran perdana bertajuk “Mukadimah” dikuratori oleh Helmi Zuhdi. Tajuk tersebut dipilih sebagai simbol awal perjalanan Artmeru Gallery sekaligus refleksi atas perkembangan seni rupa kontemporer yang terus bergerak mengikuti dinamika zaman.

Bagi kurator, “Mukadimah” tidak dimaknai sebagai karya awal atau sketsa, melainkan sebagai landasan pemikiran dan ruang dialog yang mempertemukan beragam perspektif para seniman dalam membaca realitas sosial.

“Mukadimah menjadi kompas moral dan landasan epistemologis yang menandai transisi ruang sekaligus perubahan cara pandang seniman dalam membaca realitas hari ini,” ungkap Helmi Zuhdi.

BacaJuga :

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Selain menghadirkan pameran, Artmeru juga memperkenalkan program A-Merch atau Toko Seni dan Desain yang menawarkan berbagai produk hasil kolaborasi dengan para perupa. Produk yang dipasarkan meliputi cetakan seni edisi terbatas, kaos seni, hingga zine sebagai upaya mendekatkan karya seni kepada masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan ekonomi para seniman.

“Melalui program ini, karya seni tidak hanya hadir di ruang pamer, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” jelas pihak Artmeru.

Pameran “Mukadimah” menampilkan karya dari 22 perupa lintas generasi, di antaranya Antoe Budiono, Bagus Priyo, Bambang BP, Gatot Kumaidi, Gatot Pujiarto, Heri Catur Prasetya, Isa Ansory, Lutfi Ardiansyah, Muzeian, Ojite Budi Sutarno, Osyadha Ramadhana, Patricia Thebez, Purnomo Sigit, Rizky Alison, Romy Setiawan, Suwandi Waeng, Toyol Dolanan Nuklir, Victor Syahrul Akbar, Wibi Wardhani, Yawara Oki Rahmawati, Lidos Community, dan Syntetika.

Galeri ini terbuka untuk umum setiap hari pukul 09.00 hingga 22.00 WIB dengan tiket masuk Rp15.000. Kehadiran Artmeru Gallery diharapkan menjadi salah satu pusat perkembangan seni rupa kontemporer di Jawa Timur sekaligus memperkuat posisi Kota Malang sebagai kota kreatif berbasis seni dan budaya. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kota MalangPameranSeni

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

FISIP UNIRA Malang Cetak Lulusan Adaptif dan Berintegritas

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Panglima TNI Naikkan Pangkat 2 Prajurit yang Kibarkan Merah Putih di Baiturrahman

Polres Gresik Peringati Maulid Nabi, Santuni Anak Yatim

Cemburu, Mahasiswa di Malang Tusuk Teman hingga Tewas

Cak Soleh Tiada, “No Viral No Justice” Tetap Jalan

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Cak Soleh Tiada, “No Viral No Justice” Tetap Jalan

Bukan Sekadar Percantik Pendopo, Pemkab Majalengka Benahi Halaman yang Kerap Tergenang

BERITA LAINNYA

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

FISIP UNIRA Malang Cetak Lulusan Adaptif dan Berintegritas

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Panglima TNI Naikkan Pangkat 2 Prajurit yang Kibarkan Merah Putih di Baiturrahman

Polres Gresik Peringati Maulid Nabi, Santuni Anak Yatim

Cemburu, Mahasiswa di Malang Tusuk Teman hingga Tewas

Cak Soleh Tiada, “No Viral No Justice” Tetap Jalan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved