JAVASATU.COM- Cabang olahraga dancesport menjadi sorotan dalam episode terbaru Podcast Mbois Sport, hasil kolaborasi Javasatu.com bersama KONI Kota Malang. Tayangan ini menghadirkan pengurus, pelatih, dan atlet yang mengupas lebih dekat olahraga yang memadukan unsur seni, teknik, dan kemampuan fisik tinggi tersebut.
Podcast yang menjadi bagian dari rangkaian publikasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 di Surabaya ini menghadirkan Ketua Umum Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Malang Inchie Indrawati, atlet Evelyn Alexia Ariella Gamas dan Jim Willys Ang, serta dua pelatih Andhang Sayidhimas dan Andhika Khairunnisa.
Dalam perbincangan tersebut, para narasumber meluruskan anggapan masyarakat yang selama ini mengidentikkan dancesport hanya sebagai kegiatan menari. Padahal, cabang olahraga ini menuntut kekuatan fisik, daya tahan, kelenturan, teknik, hingga disiplin latihan layaknya cabang olahraga prestasi lainnya.
“Dance itu murni semuanya menggunakan tubuh kita mulai atas sampai bawah. Latihan fisik, endurance, kelenturan, sampai teknik semuanya harus dipersiapkan secara serius,” ujar Ketua IODI Kota Malang, Inchie Indrawati.
Podcast juga mengulas empat kategori utama dalam dancesport, yakni ballroom dance yang terdiri dari Latin dan Standard, Hip Hop, Breaking, serta Traditional Dance. Masing-masing nomor memiliki karakter dan tingkat kesulitan tersendiri yang membutuhkan latihan intensif.
Pelatih Andhang Sayidhimas dan Andhika Khairunnisa menjelaskan bahwa durasi penampilan yang hanya sekitar tiga menit justru menuntut energi luar biasa dari atlet.
“Tampil tiga menit saja rasa capeknya bisa seperti beraktivitas fisik selama puluhan menit karena intensitas gerakannya sangat tinggi,” ungkap Andhika pelatih dalam podcast.
Selain membahas teknik dan pola latihan, episode ini juga mengupas stigma bahwa dancesport identik dengan olahraga mahal. Menurut Inchie Indrawati, biaya terbesar umumnya berasal dari kebutuhan pelatih spesialis, kostum, serta perlengkapan pertandingan. Namun bagi atlet binaan KONI Kota Malang, berbagai kebutuhan pembinaan dan fasilitas kompetisi telah mendapat dukungan sehingga talenta muda tetap memiliki kesempatan berkembang.
Tak hanya berbagi pengalaman, dua atlet muda Kota Malang, Evelyn Alexia Ariella Gamas dan Jim Willys Ang, turut menceritakan proses latihan, tantangan yang dihadapi, hingga motivasi mereka dalam mengejar prestasi untuk mengharumkan nama Kota Malang di tingkat provinsi maupun nasional.
Melalui Podcast Mbois Sport, Javasatu.com bersama KONI Kota Malang berupaya mengenalkan lebih dekat cabang-cabang olahraga prestasi kepada masyarakat.
Dancesport menjadi salah satu cabang yang dinilai memiliki potensi besar menyumbang medali bagi Kota Malang pada Porprov Jawa Timur 2027 sekaligus membuka wawasan publik bahwa olahraga ini bukan sekadar menari, melainkan olahraga kompetitif yang menuntut kemampuan fisik, teknik, seni, dan mental juara.
Saksikan selengkapnya Podcast Mbois Sport bersama IODI Kota Malang hanya di kanal YouTube Javasatu.com. Jangan lupa subscribe, like, dan bagikan agar tidak ketinggalan episode inspiratif menuju Porprov Jatim 2027.
(red)