email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Alun-Alun Kabupaten Malang Kembali Diperdebatkan, PDIP Tolak Usulan Bappeda

by Agung Baskoro
15 Juli 2026

JAVASATU.COM- Polemik lokasi pembangunan Alun-Alun Kabupaten Malang kembali mencuat. Kali ini, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang menolak usulan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang ingin mengembalikan lokasi pembangunan ke belakang Pendopo Kabupaten Malang.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Fraksi PDIP menilai alasan Bappeda yang menyebut pembangunan alun-alun di sisi selatan Stadion Kanjuruhan akan mengubah fungsi stadion masih dapat diperdebatkan. Menurut mereka, lokasi yang sebelumnya telah diwacanakan Bupati Malang HM Sanusi justru lebih layak dipertahankan.

“Alasan Bappeda karena akan mengubah fungsi stadion itu debatable. Karena pembangunan alun-alun itu tidak mengubah fungsi stadion. Kalau kita membongkar stadion untuk alun-alun, baru itu namanya mengubah fungsi dan tentu tidak boleh,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Abdul Qodir, Rabu (15/7/2026).

Abdul Qodir meminta Bappeda tidak terburu-buru mengubah arah kajian. Ia menilai pembangunan Alun-Alun Kabupaten Malang di sisi selatan Stadion Kanjuruhan justru dapat memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang terbuka hijau sekaligus mendukung pengembangan kawasan stadion.

“Bappeda jangan terburu-buru mengambil sikap. Justru kalau dibangun di situ akan menopang ruang terbuka hijau stadion. Sedangkan kalau dikembalikan lagi ke belakang Pendopo, menurut saya itu kebijakan yang kurang solutif,” tegasnya.

Politikus yang akrab disapa Adeng itu juga mengingatkan agar kajian Bappeda tidak mengorbankan aset daerah lain, seperti Islamic Center. Menurutnya, jika pembangunan alun-alun di belakang Pendopo berdampak pada hilangnya fungsi Islamic Center, maka kebijakan tersebut justru tidak menyelesaikan persoalan tata ruang.

“Jika kajian Bappeda justru menghilangkan fungsi Islamic Center maka sangat disayangkan. Menurut saya, yang sudah diwacanakan Bupati terkait penunjukan lokasi itu saja yang didalami. Jadi tidak mengubah fungsi aset yang sudah ada,” ujarnya.

Selain itu, Abdul Qodir menilai pembangunan alun-alun di belakang Pendopo akan membutuhkan anggaran yang jauh lebih besar. Sebab seluruh lahan harus dibebaskan, dengan estimasi biaya mencapai lebih dari Rp300 miliar.

BacaJuga :

Warga Lapor Judi Sabung Ayam, Polres Malang Langsung Bongkar Arena

Manten Gethek, Saat Sungai Serayu Jadi Pengantin

Ia mengungkapkan, negosiasi dengan pemilik lahan sebelumnya juga telah dilakukan sebanyak tiga kali, namun belum mencapai kesepakatan karena perbedaan nilai appraisal.

“Kalau di belakang Pendopo murni semua harus pembebasan lahan. Bahkan sudah tiga kali dilakukan negosiasi dengan pemilik lahan, tetapi harganya tidak ketemu karena ada perbedaan appraisal. Untuk pembebasan lahan saja butuh lebih dari Rp300 miliar. Karena itu saya berharap kajian Bappeda benar-benar solutif, independen, dan tidak terpengaruh tekanan pihak atau kelompok yang berkepentingan. Apalagi kalau sampai membongkar Islamic Center yang dulu juga direncanakan oleh Bappeda sendiri, tentu itu menjadi ironis,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bappeda Kabupaten Malang mengusulkan agar pembangunan Alun-Alun Kabupaten Malang dikembalikan ke lokasi semula di belakang Pendopo. Bappeda beralasan pembangunan di sisi selatan Stadion Kanjuruhan berpotensi memengaruhi fungsi kawasan stadion sehingga perlu dilakukan kajian ulang terhadap lokasi yang telah diwacanakan pemerintah daerah. (agb/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Alun alun Kabupaten MalangDPRD kabupaten malangKabupaten Malangpdippemkab malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polisi Gresik Izinkan Tahanan Peluk Anak dan Istri

Antibully Jakarta Festival Jadikan Musik sebagai Jembatan Kesetaraan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Tipikal

Warga Lapor Judi Sabung Ayam, Polres Malang Langsung Bongkar Arena

Manten Gethek, Saat Sungai Serayu Jadi Pengantin

Guru Kurang, 2.025 GTT Kabupaten Malang Belum Masuk Dapodik

Bupati Gresik Dorong IWAPI Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Festival Muria Raya Hidupkan Tradisi Lewat Gamelan Kaca hingga Seniman Prancis

Cerita Rakyat Sumut Dihidupkan Lagi Lewat Cerpen, 45 Peserta Ikuti Lokakarya

Polres Malang Petakan Jalur Rawan Kecelakaan di Lawang dan Karangploso

HUT ke-78 Polwan, Polres Malang Dorong Polwan Makin Profesional

Prev Next

POPULER HARI INI

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

Warga Ciptomulyo Datangi BPN Kota Malang, Pertanyakan Sertifikat Tanah

Piala Soeratin 2026, Tim U-13 dan U-15 Gresik Siap Berlaga di Jember

2.345 Aduan Masuk ke Pemkab Gresik, Wabup Alif: Jangan Tunggu Viral

HUT ke-78 Polwan, Kapolres Gresik Ingatkan Anggota Bijak Bermedia Sosial

BERITA LAINNYA

Polisi Gresik Izinkan Tahanan Peluk Anak dan Istri

Antibully Jakarta Festival Jadikan Musik sebagai Jembatan Kesetaraan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Tipikal

Warga Lapor Judi Sabung Ayam, Polres Malang Langsung Bongkar Arena

Manten Gethek, Saat Sungai Serayu Jadi Pengantin

Guru Kurang, 2.025 GTT Kabupaten Malang Belum Masuk Dapodik

Bupati Gresik Dorong IWAPI Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Festival Muria Raya Hidupkan Tradisi Lewat Gamelan Kaca hingga Seniman Prancis

Cerita Rakyat Sumut Dihidupkan Lagi Lewat Cerpen, 45 Peserta Ikuti Lokakarya

Polres Malang Petakan Jalur Rawan Kecelakaan di Lawang dan Karangploso

HUT ke-78 Polwan, Polres Malang Dorong Polwan Makin Profesional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved