Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Kota Batu Resmi Punya Perda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

Wiyono by Wiyono
27 Juli 2026

JAVASATU.COM- Kota Batu kini memiliki payung hukum khusus untuk memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. Peraturan Daerah (Perda) tersebut resmi disepakati Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu bersama Pemerintah Kota Batu dalam Sidang Paripurna yang digelar pada Senin (27/7/2026).

Foto: Wiyono/Javasatu.com

Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Punjul Santoso, mengatakan Perda tersebut menjadi dasar hukum bagi pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan yang lebih terpadu, mulai dari upaya pencegahan hingga pendampingan dan pemulihan bagi korban kekerasan.

“Raperda perlindungan perempuan dan anak menjadi landasan hukum layanan pencegahan hingga pemulihan korban kekerasan yang lebih terpadu,” kata Punjul Santoso.

Menurut Punjul, pembentukan perda tersebut melalui proses pembahasan yang panjang sejak November 2025. Tahapan yang dilalui meliputi penyampaian rancangan, pandangan fraksi, pembahasan Panitia Khusus (Pansus), uji publik, harmonisasi dengan instansi terkait, hingga fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang disempurnakan pada 20 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

Selain Perda Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan, DPRD bersama Pemerintah Kota Batu juga menyepakati dua rancangan peraturan daerah lainnya, yakni Perda tentang Pengaturan Desa dan perubahan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2020 mengenai Penyediaan, Penyerahan, dan Pengelolaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU).

Untuk Perda Desa, Punjul menjelaskan regulasi tersebut disusun sebagai penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa agar lebih efektif dan berdaya guna.

“Raperda Desa disusun menyesuaikan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 untuk menggantikan aturan lama, guna memperkuat tata kelola desa yang berdaya guna,” ujarnya.

DPRD Kota Batu menegaskan ketiga perda tersebut telah memenuhi seluruh ketentuan perundang-undangan dan diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, perubahan Perda PSU ditujukan untuk menjamin penyediaan dan pengelolaan fasilitas umum yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan seiring perkembangan kawasan permukiman di Kota Batu.

Wali Kota Batu Nurochman menyatakan persetujuannya atas pengesahan ketiga perda tersebut. Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait segera menyusun aturan pelaksana agar kebijakan yang telah disepakati dapat segera diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (yon/arf)

Tags: dprd kota batuKota Batupemerintahanpemkot batuPerda
Previous Post

Lala Sunara Hadapi PR Pulihkan Kepercayaan Publik KONI Majalengka

Next Post

Petani Majalengka Pakai LPG 3 Kg untuk Pompa Air Saat Musim Kemarau, Biaya Irigasi Turun Drastis

Related Posts

Wabup Gresik Gandeng FKPP Permudah Perizinan Pondok Pesantren
Pemerintahan

Wabup Gresik Gandeng FKPP Permudah Perizinan Pondok Pesantren

7 November 2026
DPRD Kota Malang Minta PAD Naik Tanpa Tambah Beban Pajak Warga
Pemerintahan

DPRD Kota Malang Minta PAD Naik Tanpa Tambah Beban Pajak Warga

6 November 2026
Wabup Gresik Minta Perubahan Data SIPD APBD 2027 Diawasi Ketat
Pemerintahan

Wabup Gresik Minta Perubahan Data SIPD APBD 2027 Diawasi Ketat

6 November 2026
Pemkot Malang Terapkan e-BMD, Perketat Pengawasan Aset Daerah
Pemerintahan

Pemkot Malang Terapkan e-BMD, Perketat Pengawasan Aset Daerah

4 November 2026
Pemkab Kediri Prioritaskan Pelayanan Publik dalam APBD 2027
Pemerintahan

Pemkab Kediri Prioritaskan Pelayanan Publik dalam APBD 2027

3 November 2026
Pemkab Kediri Ajukan APBD 2027 Rp 3,147 Triliun, Fokus Ekonomi Kerakyatan
Pemerintahan

Pemkab Kediri Ajukan APBD 2027 Rp 3,147 Triliun, Fokus Ekonomi Kerakyatan

2 November 2026
Next Post
Petani Majalengka Pakai LPG 3 Kg untuk Pompa Air Saat Musim Kemarau, Biaya Irigasi Turun Drastis

Petani Majalengka Pakai LPG 3 Kg untuk Pompa Air Saat Musim Kemarau, Biaya Irigasi Turun Drastis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com