JAVASATU.COM- Berangkat dari skena hardcore dan punk, sejumlah musisi yang pernah tergabung dalam No Excuse, Twisted Games, Frack, Walk Fearless, Cold Skin, The Brandals, dan Expect kini memilih jalur berbeda. Mereka membentuk RAW BLUE, band asal Jakarta yang mengeksplorasi shoegaze, alternative rock, dan slowcore.

RAW BLUE diperkuat Kornelius Kevin, Chaidir Fadli Rahman, Ghani Noorputrawan, dan Herbert Widodo. Berbeda dari karakter musik yang selama ini melekat pada perjalanan mereka, RAW BLUE hadir dengan tempo yang lebih tenang, lapisan gitar yang tebal, melodi yang mengendap, serta nuansa emosional yang lebih personal.
“Lewat ‘Chronic Blue’, kami ingin menangkap momen ketika seseorang merasa terkuras oleh sebuah hubungan, namun tetap sulit benar-benar melepaskan masa lalu,” ujar Kevin, Sabtu (1/8/2026).
Bagi RAW BLUE, proyek ini bukan upaya meninggalkan hardcore maupun punk yang telah menjadi bagian dari perjalanan para personelnya. Band tersebut justru lahir sebagai ruang untuk menyalurkan gagasan dan sisi musikal yang sebelumnya belum menemukan tempat.
Alih-alih mengandalkan tempo cepat dan riff agresif, RAW BLUE memilih membangun musik melalui tekstur, ruang, atmosfer, dan melodi. Pendekatan tersebut membuat lagu-lagu mereka terasa lebih intim, reflektif, dan emosional.
Single perdana “Chronic Blue” menjadi pintu masuk untuk mengenalkan warna baru RAW BLUE. Lagu ini mengangkat kisah tentang kelelahan emosional seseorang yang berusaha keluar dari hubungan yang menguras, tetapi masih terjebak dalam kenangan dan proses menerima kehilangan.
“Chronic Blue” sekaligus menjadi lagu pembuka menuju EP debut RAW BLUE yang berisi empat lagu. Rilisan tersebut membawa karakter dreamy dan melankolis dengan aransemen yang dibuat lebih sederhana untuk memperkuat atmosfer musik.
RAW BLUE merilis karyanya melalui Haum Entertainment, label independen asal Malang yang berfokus pada musik emo, shoegaze, dan alternative. Kolaborasi tersebut terjalin dari hubungan yang telah dibangun Kevin dan pendiri label melalui sejumlah proyek sebelumnya.
Perubahan arah musik ini menjadi sisi menarik dari perjalanan RAW BLUE. Latar belakang hardcore dan punk tidak dihapus, tetapi menjadi bagian dari perjalanan para personel saat mengeksplorasi bentuk ekspresi musik yang berbeda.
Single “Chronic Blue” tersedia di berbagai platform streaming musik digital sejak 28 Juli 2026. Sementara EP debut RAW BLUE dijadwalkan dirilis pada akhir Juli atau Agustus 2026. (dic)