email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 21 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Damar Kurung vs Budaya Korea, Wabup Gresik Tantang DKG Gaet Anak Muda

by Sudasir Al Ayyubi
21 Agustus 2026

JAVASATU.COM- Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menantang Dewan Kebudayaan Gresik (DKG) mencari cara agar generasi muda lebih mencintai budaya lokal, khususnya Damar Kurung, di tengah derasnya pengaruh budaya populer dari luar negeri.

Foto: ist

Tantangan itu disampaikan Alif saat melantik pengurus DKG periode 2026-2029 di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, Kamis (20/8/2026) malam. Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup dilakukan melalui seremoni, tetapi harus mampu masuk ke ruang pendidikan dan kehidupan generasi muda.

“Bagaimana caranya agar saat anak-anak melihat gambar Damar Kurung, rasa cinta terhadap daerahnya langsung muncul? DKG harus mengenalkan budaya ini secara masif, mulai dari tingkat nasional hingga internasional,” ujar Alif.

Alif menilai tantangan terbesar pelestarian budaya saat ini adalah perubahan minat generasi muda. Budaya populer asing, termasuk dari Korea Selatan, dinilai lebih mudah menarik perhatian anak muda dibandingkan seni dan tradisi daerah.

Karena itu, DKG diminta menyusun pendekatan yang lebih kreatif agar budaya lokal tidak sekadar dikenal sebagai warisan masa lalu, tetapi menjadi bagian dari kehidupan generasi muda.

“Anak-anak muda saat ini cenderung lebih bersemangat ketika melihat aktor Korea Selatan ketimbang mengenali warisan seni daerahnya sendiri,” kata Alif.

Menurut Alif, Damar Kurung memiliki posisi penting sebagai identitas budaya Gresik. Karena itu, pengenalan budaya tersebut harus dilakukan sejak dini, termasuk melalui sekolah. Dengan cara itu, generasi muda diharapkan tidak hanya mengenal budaya daerah secara teori, tetapi juga memiliki rasa memiliki terhadap warisan tersebut.

“Anak-anak generasi penerus wajib mendapatkan pengetahuan budaya lokal Gresik sejak dini agar identitas daerah tidak tergerus oleh zaman,” ujarnya.

Tantangan tersebut sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus DKG periode 2026-2029. Organisasi kebudayaan itu diharapkan mampu menjembatani budaya tradisional dengan karakter generasi muda yang semakin dekat dengan teknologi dan budaya global.

Ketua DKG Irfan Akbar Prawiro mengatakan pihaknya ingin memperluas peran DKG. Kebudayaan tidak hanya ditempatkan sebagai urusan kesenian, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan yang dapat digunakan untuk memahami sejarah, lingkungan, hingga pembangunan daerah.

“Kebudayaan kami pandang sebagai sebuah metode. Melalui pembacaan serat kuno, kita dapat mengetahui bahwa keberadaan ikan capung menjadi indikator air bersih. Di wilayah selatan, masyarakat memahami banjir sebagai ingatan sejarah,” jelas Irfan.

Kepala Disparekrafbudpora Gresik Saifudin Ghozali menilai DKG memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan daerah. Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, akademisi, dan lembaga kesenian.

“DKG memegang peranan yang sangat penting dan strategis dalam melestarikan kebudayaan di Kabupaten Gresik,” kata Saifudin.

BacaJuga :

Berkedok Pengobatan Alternatif, Pria di Ujungpangkah Gresik Diduga Cabuli Pasien

Makmun: Demokrasi Sehat Tak Cukup Sekadar Mencoblos

Damar Kurung sendiri bukan sekadar ornamen khas Gresik. Seni lampion dengan lukisan kehidupan masyarakat tersebut telah lama menjadi bagian dari identitas budaya Gresik dan kini terus didorong agar tetap dikenal generasi muda. Upaya pelestarian juga mendapat perhatian pemerintah daerah melalui pengembangan ruang kreasi dan kegiatan kebudayaan.

Dengan tantangan tersebut, DKG periode 2026-2029 diharapkan mampu menjadikan budaya lokal lebih relevan bagi generasi muda. Persaingan dengan budaya populer global bukan dihadapi dengan menolak budaya asing, melainkan dengan membuat budaya Gresik lebih menarik, kreatif, dan mudah diterima anak muda. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dewan Kebudayaan GresikKabupaten Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Kerahkan 3 Pesawat Modifikasi Cuaca Tangani Karhutla di Kalimantan

Berkedok Pengobatan Alternatif, Pria di Ujungpangkah Gresik Diduga Cabuli Pasien

Makmun: Demokrasi Sehat Tak Cukup Sekadar Mencoblos

Gunadi Yuwono Mangkir Pemeriksaan, Pelapor Minta Polisi Pertimbangkan Penahanan

Damar Kurung vs Budaya Korea, Wabup Gresik Tantang DKG Gaet Anak Muda

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

Jangan Asal Berangkat! Calon PMI Gresik Diingatkan Soal Legalitas

Bakorwil Malang: Topeng Malang Jadi Energi Baru Ekonomi Kreatif

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

BERITA LAINNYA

TNI Kerahkan 3 Pesawat Modifikasi Cuaca Tangani Karhutla di Kalimantan

Berkedok Pengobatan Alternatif, Pria di Ujungpangkah Gresik Diduga Cabuli Pasien

Makmun: Demokrasi Sehat Tak Cukup Sekadar Mencoblos

Gunadi Yuwono Mangkir Pemeriksaan, Pelapor Minta Polisi Pertimbangkan Penahanan

Damar Kurung vs Budaya Korea, Wabup Gresik Tantang DKG Gaet Anak Muda

Mundur dari Festival Mbois 11, Can A Rock Soroti Polemik Mural Malang The Glory Land

Jangan Asal Berangkat! Calon PMI Gresik Diingatkan Soal Legalitas

Bakorwil Malang: Topeng Malang Jadi Energi Baru Ekonomi Kreatif

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved