JAVASATU.COM- Perkumpulan Operator Wisata Dieng (POWD) menyalurkan bantuan sosial senilai Rp6.250.000 untuk korban kebakaran di Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Bantuan tersebut diserahkan kepada Kepala Desa Tieng Farhan, SE, Jumat (18/9/2026), untuk kemudian disalurkan kepada keluarga terdampak.

Ketua POWD Ratno mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil donasi spontan yang dikumpulkan dari para anggota organisasi setelah mengetahui musibah kebakaran yang melanda sejumlah rumah warga Desa Tieng pada 12 September 2026.
“Hari ini kami menyerahkan bansos kepada masyarakat Tieng, Kejajar, Wonosobo yang terdampak musibah kebakaran pada 12 September lalu. Bantuan yang kami kumpulkan dari para anggota POWD ini tidak seberapa, namun walau nilainya tidak besar, harapan kami bisa sedikit membantu beban para korban,” kata Ratno.
Bantuan dikumpulkan selama sekitar satu pekan melalui open donasi internal anggota POWD. Selanjutnya, dana tersebut diserahkan langsung kepada pemerintah Desa Tieng agar dapat diteruskan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran.
“POWD sudah berdiri kurang lebih dua tahun dan salah satu program organisasi adalah aksi sosial kepada masyarakat. Karena itu, spontanitas ketika mendengar adanya musibah kebakaran yang melanda beberapa rumah penduduk di Desa Tieng, kami langsung membuka open donasi kepada anggota kami,” ujarnya.
Ratno menjelaskan, total dana yang terkumpul mencapai Rp6.250.000. Dana tersebut kemudian disalurkan melalui Kepala Desa Tieng pada Jumat (18/9) untuk membantu kebutuhan para korban.
“Rp6.250.000 tersebut kami kumpulkan dalam waktu satu minggu dan telah kami salurkan langsung lewat Bapak Kepala Desa Tieng hari ini untuk para korban,” jelas Ratno.
Kebakaran yang terjadi pada 12 September 2026 tersebut berdampak pada 17 keluarga atau 54 jiwa. Dari jumlah tersebut, 12 keluarga yang terdiri dari 42 jiwa terpaksa mengungsi setelah tempat tinggal mereka terdampak kebakaran.
Sebagian besar keluarga yang mengungsi untuk sementara tinggal di rumah kerabat atau saudara terdekat. Sementara lima keluarga lainnya, dengan total 12 jiwa, memilih bertahan karena rumah mereka hanya mengalami kerusakan ringan. Salah satu dari lima keluarga tersebut juga masih memiliki hunian layak di lokasi lain.
“Bantuan ini kami serahkan kepada pemerintah desa untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak. Harapan kami bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” kata Ratno.
Selain menyebabkan kerusakan tempat tinggal, kebakaran tersebut juga mengakibatkan seorang warga mengalami luka bakar cukup serius. Korban diperkirakan mengalami luka bakar sekitar 54 persen pada bagian tubuhnya dan telah dibawa ke RSUD Kabupaten Wonosobo untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kepala Desa Tieng Farhan mengapresiasi kepedulian anggota POWD yang ikut membantu warga setelah kebakaran. Ia memastikan bantuan yang diterima akan segera disalurkan kepada keluarga terdampak.
“Saya atas nama masyarakat Desa Tieng menyampaikan banyak terima kasih atas bantuan kawan-kawan POWD kepada rakyat kami yang terdampak musibah kebakaran. Nanti akan segera kami salurkan kepada para korban,” ujar Farhan.
Menurut Farhan, bantuan tersebut memiliki arti bagi warga yang tengah menghadapi dampak kebakaran. Ia menilai kepedulian dari berbagai pihak dapat membantu meringankan beban keluarga korban.
“Bantuan ini sangat bermakna untuk sedikit meringankan beban mereka. Saya sangat mengapresiasi atas kepedulian rekan-rekan POWD,” imbuhnya. (wan/arf)