JAVASATU.COM- Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyinggung pengungkapan kasus dugaan peredaran narkotika jenis ganja jaringan internasional asal Thailand saat Safari Jumat di Pondok Pesantren Darul Ikhsan, Menganti, Jumat (18/9/2026). Ia sekaligus mengingatkan santri dan masyarakat agar menjauhi narkoba.

Ramadhan mengatakan perkembangan teknologi membuat akses terhadap berbagai hal melalui telepon seluler dan internet semakin mudah. Kondisi tersebut, menurutnya, juga perlu diwaspadai karena dapat dimanfaatkan untuk penyalahgunaan narkoba.
“Kemajuan teknologi membuat segalanya makin mudah dipesan melalui HP dan internet. Saya minta para santri dan warga untuk selalu hati-hati. Hindari narkoba, karena sekali mencoba akan berakibat fatal dan memicu ketagihan,” tegas Ramadhan.
Dalam penyampaiannya, Ramadhan menyinggung pengungkapan dugaan peredaran ganja jaringan internasional asal Thailand yang dilakukan jajaran kepolisian di area pergudangan wilayah Cerme. Kasus tersebut menjadi salah satu contoh yang disampaikan Kapolres untuk mengingatkan masyarakat mengenai ancaman peredaran narkoba.
Ramadhan meminta para santri dan masyarakat tidak mencoba ataupun terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh lingkungan maupun kemudahan akses melalui teknologi digital.
Selain narkoba, Ramadhan menyoroti penggunaan media sosial. Ia meminta masyarakat memanfaatkan ponsel pintar untuk kegiatan positif serta tidak menyebarkan konten negatif atau informasi yang belum terverifikasi.
Kapolres juga mengajak masyarakat menerapkan prinsip “menjadi polisi bagi diri sendiri”. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan kesadaran setiap individu.
“Di mana pun kita berada, selalu ingat bahwa Allah SWT melihat tindakan kita. Benteng terbaik adalah membentengi diri sendiri agar tidak berbuat hal jahat atau negatif,” tambahnya.
Pesan tersebut disampaikan Ramadhan saat mengikuti Safari Jumat di Musala Ponpes Darul Ikhsan, Jalan Raya Menganti, Dusun Krajan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya Polres Gresik memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan tokoh agama serta masyarakat.
Salat Jumat dipimpin Ustadz Zainudin sebagai khotib sekaligus imam dan diikuti sekitar 500 jamaah yang terdiri dari santri serta masyarakat sekitar. Setelah salat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengasuh Ponpes Darul Ikhsan KH Drs Mulyadi, Kapolsek Menganti AKP Arief Rahman, Kasi Humas Polres Gresik Iptu Hepi, Kanit Lantas Ipda Abdul Kholik, Humas Ponpes H Dian, serta jajaran personel Polsek Menganti.
Melalui Safari Jumat tersebut, Ramadhan menegaskan Polres Gresik akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat, termasuk lingkungan pesantren dan tokoh agama, melalui semangat “Jogo Gresik”. (bas/arf)