email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rajutan ‘Handmade’ Berat Bersaing Di Pasaran

Berharap Kesadaran Konsumen Untuk Lebih Menghargai Rajutan Handmade

by Julian Sukrisna
26 Juni 2020

Javasatu,Malang- Tingginya persaingan produk di pasaran, membuat produk rajutan handmade turut merasakan beratnya persaingan dagang di pasaran.

Hal ini yang dirasakan Sri Surachman, warga jalan Ikan Piranha Atas Gang 15 No.12 Rt.7/2 Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru.

Keahlian serta daya kreatifnya dalam membuat rajutan tidak serta merta mampu menaklukkan kerasnya persaingan pasar dengan produk-produk serupa lainnya.

Bagaimana tidak, ia melihat banyaknya produk rajutan yang beredar memiliki harga jual yang jauh lebih murah dibandingkan produk miliknya sehingga membuat Sri Surachman merasa minder untuk menempatkan produk rajutannya bersanding dengan produk lainnya di pasaran.

Sri Surachman memperlihatkan dua tas rajutan yang ia buat. Untuk satu tas ukuran besar, ia menyelesaikan dalam 3-4 hari. (Foto: J Krisna-javasatu.com)
Sri Surachman memperlihatkan dua tas rajutan yang ia buat. Untuk satu tas ukuran besar, ia menyelesaikan dalam 3-4 hari. (Foto: J Krisna-javasatu.com)

Sri menggambarkan, untuk membuat satu tas rajutan saja membutuhkan paling tidak 3 gelundung benang rajut ukuran sedang. Itu pun sudah menghabiskan biaya bahan hingga 75 ribu rupiah. Itu belum bahan lapisan furing, biaya jahit furing dan juga pembelian asesoris seperti resleting, gesper, dan tali tas.

Ia berharap bahwa para calon konsumen memiliki kesadaran akan nilai jual produk rajutan agar usaha rumahan yang memberdayakan ibu-ibu rumah tangga ini bisa terus berjalan.

Karya Warga Tunjungsekar Lainnya

Yeny, warga Jalan Piranha Atas, Kota Malang, memperlihatkan produk Ecoprint hasil pengerjaannya dengan warga setempat lainnya. (Foto: krisna-javasatu.com)
Enterpreneur

Yeny Purwaty, Sulap Pakaian Bekas Jadi Baru Dengan Ecoprint

22 Juni 2020

Merajut, Hobi Ibu Rumah Tangga Yang Menghasilkan

Sri telah lama menekuni membuat produk rajut di sela-sela kesibukannya membantu suami yang berjualan nasi goreng. Ia biasa merajut pada jam siang atau malam hari.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Kini, ia bisa menghasilkan berbagai produk rajutan buatan tangan. Diantaranya seperti tas, dompet, kasut dan topi bayi, serta beberapa produk sehari-hari lainnya.

Sebagai ibu rumah tangga, Sri Surachman sedang membuat produk rajutan di kala waktu luang. (Foto: J Krisna-javasatu.com)
Sebagai ibu rumah tangga, Sri Surachman sedang membuat produk rajutan di kala waktu luang. (Foto: J Krisna-javasatu.com)

Walaupun produknya tidak selaris yang diharapkan, ia mengaku bahwa kesibukannya membuat produk rajut ini sedikit banyak membantu perekonomian keluarga.

Tidak jarang ia menerima pesanan dari teman serta tetangganya untuk membuat produk rajutan. Dan hasilnya lumayan, bisa laku hingga harga 300 ribu rupiah untuk produk tas rajutan. (Krs)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Iduladha Satukan Mahasiswa KKN Al-Qolam Malang dengan Warga Kampung Baru

FGD Desa Maslahah Tetapkan Lima Isu Prioritas Kampung Baru Kediri

Rumah di Rembun Dampit Digerebek, Polisi Temukan 44,6 Gram Sabu

Pengedar Sabu di Tumpang Diciduk, Polisi Buru Jaringan Pemasok

Tata Kelola Keuangan Polres Gresik Diakui Kapolri

Bangunan di Atas Sungai Kadalpang Dibongkar, DPRD Apresiasi Pemkot Malang

Jelang Suroan, Polres Gresik Gandeng LDII Perkuat Kamtibmas

Kader Posyandu Kebungson Diuji, Kompetensi Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Kepala BGN Berganti, GAPEMBI Minta Nasib 372 SPPG di Jatim Segera Dievaluasi

Prev Next

POPULER HARI INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Rumah di Rembun Dampit Digerebek, Polisi Temukan 44,6 Gram Sabu

Kepala BGN Berganti, GAPEMBI Minta Nasib 372 SPPG di Jatim Segera Dievaluasi

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

BERITA LAINNYA

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

Iduladha Satukan Mahasiswa KKN Al-Qolam Malang dengan Warga Kampung Baru

FGD Desa Maslahah Tetapkan Lima Isu Prioritas Kampung Baru Kediri

Rumah di Rembun Dampit Digerebek, Polisi Temukan 44,6 Gram Sabu

Pengedar Sabu di Tumpang Diciduk, Polisi Buru Jaringan Pemasok

Tata Kelola Keuangan Polres Gresik Diakui Kapolri

Bangunan di Atas Sungai Kadalpang Dibongkar, DPRD Apresiasi Pemkot Malang

Jelang Suroan, Polres Gresik Gandeng LDII Perkuat Kamtibmas

Kader Posyandu Kebungson Diuji, Kompetensi Layanan Kesehatan Ditingkatkan

Kepala BGN Berganti, GAPEMBI Minta Nasib 372 SPPG di Jatim Segera Dievaluasi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

Road Race Malang Tekan Balap Liar, Ajang Berburu Talenta Pembalap Muda

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved