Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rajutan ‘Handmade’ Berat Bersaing Di Pasaran

Berharap Kesadaran Konsumen Untuk Lebih Menghargai Rajutan Handmade

Julian Sukrisna by Julian Sukrisna
9 September 2023
0

Javasatu,Malang- Tingginya persaingan produk di pasaran, membuat produk rajutan handmade turut merasakan beratnya persaingan dagang di pasaran.

Hal ini yang dirasakan Sri Surachman, warga jalan Ikan Piranha Atas Gang 15 No.12 Rt.7/2 Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru.

Keahlian serta daya kreatifnya dalam membuat rajutan tidak serta merta mampu menaklukkan kerasnya persaingan pasar dengan produk-produk serupa lainnya.

Bagaimana tidak, ia melihat banyaknya produk rajutan yang beredar memiliki harga jual yang jauh lebih murah dibandingkan produk miliknya sehingga membuat Sri Surachman merasa minder untuk menempatkan produk rajutannya bersanding dengan produk lainnya di pasaran.

Sri Surachman memperlihatkan dua tas rajutan yang ia buat. Untuk satu tas ukuran besar, ia menyelesaikan dalam 3-4 hari. (Foto: J Krisna-javasatu.com)
Sri Surachman memperlihatkan dua tas rajutan yang ia buat. Untuk satu tas ukuran besar, ia menyelesaikan dalam 3-4 hari. (Foto: J Krisna-javasatu.com)

Sri menggambarkan, untuk membuat satu tas rajutan saja membutuhkan paling tidak 3 gelundung benang rajut ukuran sedang. Itu pun sudah menghabiskan biaya bahan hingga 75 ribu rupiah. Itu belum bahan lapisan furing, biaya jahit furing dan juga pembelian asesoris seperti resleting, gesper, dan tali tas.

Ia berharap bahwa para calon konsumen memiliki kesadaran akan nilai jual produk rajutan agar usaha rumahan yang memberdayakan ibu-ibu rumah tangga ini bisa terus berjalan.

Karya Warga Tunjungsekar Lainnya

Yeny Purwaty, Sulap Pakaian Bekas Jadi Baru Dengan Ecoprint
Enterpreneur

Yeny Purwaty, Sulap Pakaian Bekas Jadi Baru Dengan Ecoprint

by Syaiful Arif
9 September 2023

Merajut, Hobi Ibu Rumah Tangga Yang Menghasilkan

Sri telah lama menekuni membuat produk rajut di sela-sela kesibukannya membantu suami yang berjualan nasi goreng. Ia biasa merajut pada jam siang atau malam hari.

Kini, ia bisa menghasilkan berbagai produk rajutan buatan tangan. Diantaranya seperti tas, dompet, kasut dan topi bayi, serta beberapa produk sehari-hari lainnya.

Sebagai ibu rumah tangga, Sri Surachman sedang membuat produk rajutan di kala waktu luang. (Foto: J Krisna-javasatu.com)
Sebagai ibu rumah tangga, Sri Surachman sedang membuat produk rajutan di kala waktu luang. (Foto: J Krisna-javasatu.com)

Walaupun produknya tidak selaris yang diharapkan, ia mengaku bahwa kesibukannya membuat produk rajut ini sedikit banyak membantu perekonomian keluarga.

Tidak jarang ia menerima pesanan dari teman serta tetangganya untuk membuat produk rajutan. Dan hasilnya lumayan, bisa laku hingga harga 300 ribu rupiah untuk produk tas rajutan. (Krs)

Previous Post

Hikmah Pandemi Covid-19, Siswa Dituntut Kreatif Di Rumah

Next Post

Wawali Sofyan Edi Peringatkan ASN Tidak Main-main Dengan Narkoba

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
Wawali Sofyan Edi Peringatkan ASN Tidak Main-main Dengan Narkoba

Wawali Sofyan Edi Peringatkan ASN Tidak Main-main Dengan Narkoba

Pos-pos Terbaru

  • Bina Kamila Racik Identitas Fashion Unik untuk Girl Group South Queen
  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com