email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gerakan PESTA GITA, Kasus Stunting di Bojonegoro Turun 6,87 Persen

Artikel ini diproduksi: Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro

by Javasatu
21 Februari 2021

Javasatu- Gebrakan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dalam upaya penanganan kasus stunting perlahan mulai menuai hasil. Melalui empat pilar PESTA GITA berhasil menurunkan prevalensi balita stunting sebanyak 6,87 persen.

(Foto: Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro)

Pentingnya memerangi stunting karena dampak stunting tidak hanya pada segi pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Adapun penyebab terjadinya stunting pada balita di Bojonegoro ada banyak faktor.

“Pola asuh yang kurang tepat, makanan yang masih kurang, gizi kurang pada masa kehamilan, sanitasi yang yang kurang baik dan penyakit penyerta sejak lahir,” ucap Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan dr. Lucky Imro’ah, Sabtu (20/2/2021).

Ia juga menjelaskan, dalam menyikapi masalah stunting ini, maka Pemkab Bojonegoro melakukan berbagai upaya pencegahan stunting salah satunya melalui inovasi Peningkatan Status Gizi Balita (PESTA GITA) .

PESTA GITA sendiri terdiri dari empat pilar, yaitu pilar pertama pendidikan gizi kesehatan masyarakat, kedua pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pos gizi dan kelompok pendukung ASI, ketiga intervensi gizi melalui kegiatan posyandu, penyediaan ruang laktasi, pemberian makanan tambahan, dan pilar keempat kolaborasi lintas sektor melaui upaya perbaikan gizi dan kesehatan dimulai dari masa remaja.

“Alhamdulillah, dengan upaya inovasi PESTA GITA Pemkab Bojonegoro berhasil menurunkan pravelensi balita stunting,” terangnya.

Berita lain di jaringan kami: Menteri PUPR Menyiapkan Langkah Darurat dan Jangka Panjang – NoktahMerah.com

Sesuai data Dinkes, tahun 2018 jumlah kasus stunting sebesar 8,76 % (6.941 balita) menurun di tahun 2019 menjadi 7, 45 % (5.868 balita). Dan Februari tahun 2020 turun lagi menjadi 6, 87% atau 5.192 balita.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

dr. Lucky juga menambahkan saat ini kasus stunting yang tertinggi terjadi di Kecamatan Kedungadem. Salah satu penyebab animo ibu masih rendah untuk datang dalam kegiatan posyandu. Namun, dengan adanya inovasi empat pilar PESTA GITA ini mampu mencegah stunting di Bojonegoro. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Source: Gerakan PESTA GITA, Kasus Stunting di Bojonegoro Turun 6,87%

Comments 2

  1. Ping-balik: Pemenuhan Kebutuhan Gizi Perempuan Penting untuk Cegah Stunting - Nusa Daily
  2. Ping-balik: Pemenuhan Kebutuhan Gizi Perempuan Penting untuk Cegah Stunting - Beritaloka

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

2.345 Aduan Masuk ke Pemkab Gresik, Wabup Alif: Jangan Tunggu Viral

Akhera Pasang Puluhan Spanduk di Bekasi, Serukan Pemerintahan Prabowo Dikawal

Piala Soeratin 2026, Tim U-13 dan U-15 Gresik Siap Berlaga di Jember

Menhut Tutup Sementara Pendakian di 9 Taman Nasional Rawan Karhutla

Warga Ciptomulyo Datangi BPN Kota Malang, Pertanyakan Sertifikat Tanah

Topeng Malangan Jadi Ruang Ekspresi Anak Difabel di Kota Malang

Bakorwil Malang Dorong Karya Musik Jadi Aset Ekonomi Kreatif

Maulid Nabi, Polresta Malang Kota Doa Bersama Driver Ojol Kenang Affan Kurniawan

Pimpinan Baru SMP-SMA Dr. Soetomo Dilantik, Disdik Surabaya Dorong Peningkatan Mutu

Guru Kabupaten Malang Tak Masuk Dapodik, Kenapa Daerah Lain Bisa? DPRD Turun Tangan

Prev Next

POPULER HARI INI

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

Warga Ciptomulyo Datangi BPN Kota Malang, Pertanyakan Sertifikat Tanah

Rintik Rindu Fun Fest 2026 di Kota Batu, Ada Lomba Mewarnai dan Tahfizh Anak

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

Guru Kabupaten Malang Tak Masuk Dapodik, Kenapa Daerah Lain Bisa? DPRD Turun Tangan

BERITA LAINNYA

2.345 Aduan Masuk ke Pemkab Gresik, Wabup Alif: Jangan Tunggu Viral

Akhera Pasang Puluhan Spanduk di Bekasi, Serukan Pemerintahan Prabowo Dikawal

Piala Soeratin 2026, Tim U-13 dan U-15 Gresik Siap Berlaga di Jember

Menhut Tutup Sementara Pendakian di 9 Taman Nasional Rawan Karhutla

Warga Ciptomulyo Datangi BPN Kota Malang, Pertanyakan Sertifikat Tanah

Topeng Malangan Jadi Ruang Ekspresi Anak Difabel di Kota Malang

Bakorwil Malang Dorong Karya Musik Jadi Aset Ekonomi Kreatif

Maulid Nabi, Polresta Malang Kota Doa Bersama Driver Ojol Kenang Affan Kurniawan

Pimpinan Baru SMP-SMA Dr. Soetomo Dilantik, Disdik Surabaya Dorong Peningkatan Mutu

Guru Kabupaten Malang Tak Masuk Dapodik, Kenapa Daerah Lain Bisa? DPRD Turun Tangan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved