email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 26 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gerakan PESTA GITA, Kasus Stunting di Bojonegoro Turun 6,87 Persen

Artikel ini diproduksi: Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro

by Javasatu
21 Februari 2021

Javasatu- Gebrakan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dalam upaya penanganan kasus stunting perlahan mulai menuai hasil. Melalui empat pilar PESTA GITA berhasil menurunkan prevalensi balita stunting sebanyak 6,87 persen.

(Foto: Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro)

Pentingnya memerangi stunting karena dampak stunting tidak hanya pada segi pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Adapun penyebab terjadinya stunting pada balita di Bojonegoro ada banyak faktor.

“Pola asuh yang kurang tepat, makanan yang masih kurang, gizi kurang pada masa kehamilan, sanitasi yang yang kurang baik dan penyakit penyerta sejak lahir,” ucap Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan dr. Lucky Imro’ah, Sabtu (20/2/2021).

Ia juga menjelaskan, dalam menyikapi masalah stunting ini, maka Pemkab Bojonegoro melakukan berbagai upaya pencegahan stunting salah satunya melalui inovasi Peningkatan Status Gizi Balita (PESTA GITA) .

PESTA GITA sendiri terdiri dari empat pilar, yaitu pilar pertama pendidikan gizi kesehatan masyarakat, kedua pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pos gizi dan kelompok pendukung ASI, ketiga intervensi gizi melalui kegiatan posyandu, penyediaan ruang laktasi, pemberian makanan tambahan, dan pilar keempat kolaborasi lintas sektor melaui upaya perbaikan gizi dan kesehatan dimulai dari masa remaja.

“Alhamdulillah, dengan upaya inovasi PESTA GITA Pemkab Bojonegoro berhasil menurunkan pravelensi balita stunting,” terangnya.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Berita lain di jaringan kami: Menteri PUPR Menyiapkan Langkah Darurat dan Jangka Panjang – NoktahMerah.com

Sesuai data Dinkes, tahun 2018 jumlah kasus stunting sebesar 8,76 % (6.941 balita) menurun di tahun 2019 menjadi 7, 45 % (5.868 balita). Dan Februari tahun 2020 turun lagi menjadi 6, 87% atau 5.192 balita.

dr. Lucky juga menambahkan saat ini kasus stunting yang tertinggi terjadi di Kecamatan Kedungadem. Salah satu penyebab animo ibu masih rendah untuk datang dalam kegiatan posyandu. Namun, dengan adanya inovasi empat pilar PESTA GITA ini mampu mencegah stunting di Bojonegoro. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Source: Gerakan PESTA GITA, Kasus Stunting di Bojonegoro Turun 6,87%

Comments 2

  1. Ping-balik: Pemenuhan Kebutuhan Gizi Perempuan Penting untuk Cegah Stunting - Nusa Daily
  2. Ping-balik: Pemenuhan Kebutuhan Gizi Perempuan Penting untuk Cegah Stunting - Beritaloka

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Gresik Bidik Prestasi Voli Level Nasional

OPINI: Spirit Ibrahimik dan Krisis Identitas Generasi Modern

71 Profesional Ikuti Uji Kompetensi Hipnoterapis BNSP: Solusi Krisis Mental

Advokat Soroti Dugaan Perbedaan Amar Putusan Perdata di PN Malang

UIBU Juara NCFS 2026 Regional Malang, Tiket Nasional di Tangan

Di Kota Malang, Penjualan Kambing Turun, Sapi Naik saat Iduladha 1447 Hijriah

Bakorwil Malang Dorong Ekonomi Hijau dan Pelestarian Hutan di Jatim

44 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang Diselamatkan TNI dari Gangguan OPM

Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Wali Kota Malang Pastikan Hewan Kurban Sehat

Bapenda Kabupaten Malang Jemput Pajak ASN dengan BMW

Prev Next

POPULER HARI INI

Kepala Bapenda Malang Jadi Sekda Semarang, Wali Kota Wahyu Siapkan Mutasi Kilat

Pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY di Blora Segera Dimulai

Soft Launching VESTAWIL.ID, Bakorwil Malang Dorong Ekonomi Hijau Jatim

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

Razia Pajak Kendaraan di Kota Batu, Tim Gabungan Jaring 39 Pelanggar

BERITA LAINNYA

Gresik Bidik Prestasi Voli Level Nasional

OPINI: Spirit Ibrahimik dan Krisis Identitas Generasi Modern

71 Profesional Ikuti Uji Kompetensi Hipnoterapis BNSP: Solusi Krisis Mental

Advokat Soroti Dugaan Perbedaan Amar Putusan Perdata di PN Malang

UIBU Juara NCFS 2026 Regional Malang, Tiket Nasional di Tangan

Di Kota Malang, Penjualan Kambing Turun, Sapi Naik saat Iduladha 1447 Hijriah

Bakorwil Malang Dorong Ekonomi Hijau dan Pelestarian Hutan di Jatim

44 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang Diselamatkan TNI dari Gangguan OPM

Jelang Iduladha 1447 Hijriah, Wali Kota Malang Pastikan Hewan Kurban Sehat

Bapenda Kabupaten Malang Jemput Pajak ASN dengan BMW

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kepala Bapenda Malang Jadi Sekda Semarang, Wali Kota Wahyu Siapkan Mutasi Kilat

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

Pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY di Blora Segera Dimulai

Razia Pajak Kendaraan di Kota Batu, Tim Gabungan Jaring 39 Pelanggar

Program Ratoon Tebu 2026 Kabupaten Malang, Penyuluh Diawasi Ketat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved