email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pengrajin Gamelan Kota Malang Jaga Eksistensi di Masa Pandemi

by Yondi Ari
20 Maret 2021

Javasatu,Malang- Inovasi dan kreativitas menjadi dua piranti penting untuk dapat tetap bertahan dan eksistensi di masa pandemi. Inilah yang coba dimanfaatkan oleh pengrajin Gamelan Kota Malang Arik Sugianto dalam menghasilkan karya alat musik tradisional Gamelan, di bengkelnya daerah Lesanpuro Kota Malang, Jawa Timur.

Pengrajin Gamelan Kota Malang, Arik Sugianto. (Foto: Arista Arsy/Javasatu.com)

Arik, dibantu dua orang rekan menempa lempeng Kuningan mengisi cetakan mal yang telah dipersiapkan. Ia akan membuat Gamelan Bonang, asli Indonesia.

Menekuni usaha Kerajinan Gamelan mulai 2012, Arik kini memilik sejumlah pelanggan tetap dari penggiat seni tradisional hampir di seluruh wilayah Indonesia. Di masa pandemi, keadaan berubah sebaliknya.

“Bukan menurun ya mas, udah terjun payung yaa.. hehe. Terjun drastis sampai angka 75 persen menurunnya. Baik gamelan baru, eceran, atau set. Banyaknya cuma servis alat gong atau gendang” ujar Arik, Sabtu (20/3/2021).

Menurut Arik, sebelum pandemi pesanan rutin dua set gamelan. Kini dirinya harus putar otak agar tetap bisa eksis.

“Selain nunggu orderan servis, saya berinovasi di Hand pan. Sepetinya menjanjikan karena cara mainnya Sendiri tidak berkerumun gitu. Saya coba disini. ” Imbuhnya.

Ada beberapa penyesuaian dalam membuat hand pan ke gamelan. Beberapa tonasi nada seperi selendro dan pelog pada gamelan menjadi nyawa baru dalam Hand pan buatan Arik .

BacaJuga :

Satu DPO Gangster Gresik Serahkan Diri, Polisi Minta Pelaku Lain Ikuti Jejaknya

GRIB Jaya Soroti Hotel Eka Mandiri Sengkaling Malang yang Terbengkalai

Hand pan sendiri mendapat minat yang cukup baik dari Indonesia. Namun harganya yang mahal membuat hanya sebagian kalangan yang mampu untuk mendapatkan.

“Antusias sih, cuman terkendala di harga. Kisaran pengrajin Indonesia Rp. 12 hingga 17 juta. Sedangkan di luar negeri Rp. 60 hingga 150 juta per unit” paparnya.

Dimasa pandemi ini, Arik merasa bahwa penjualan gamelan mulai lesu. Selain daya beli yang berkurang juga dipengaruhi pola industri seni.

“Konsumen gamelan sekarang adalah konsumen musik tradisi. Jadi selama pelaku tidak bisa melakukan pementasan, berdampak pada penurunan gamelan saya secara pemasaran” katanya. (Dop/Saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Industri KrajinanPengrajin Gamelan Kota Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Satu DPO Gangster Gresik Serahkan Diri, Polisi Minta Pelaku Lain Ikuti Jejaknya

GRIB Jaya Soroti Hotel Eka Mandiri Sengkaling Malang yang Terbengkalai

OPINI: KIP Inovatif, Pendidikan Cerdas untuk yang Salah Sasaran

Wali Kota Wahyu Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Ekonomi Rakyat

MA Refah Islami Gresik Bekali Santri Menuju Perguruan Tinggi Melalui Campus Expo

Kapolresta Malang Kota di Era Kombes Pol Nanang Haryono

PWI Jatim Siapkan Lomba Karya Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Piala Prapanca

Tiga Kasat Berganti, Ini Susunan Pejabat Baru Polresta Malang Kota

Atlet Taekwondo Emas SEA Games 2025, Alfi Kusuma Naik Pangkat Jadi Letnan Satu

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Raih Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

GRIB Jaya Soroti Hotel Eka Mandiri Sengkaling Malang yang Terbengkalai

Satu DPO Gangster Gresik Serahkan Diri, Polisi Minta Pelaku Lain Ikuti Jejaknya

Kapolresta Malang Kota di Era Kombes Pol Nanang Haryono

BERITA LAINNYA

OPINI: KIP Inovatif, Pendidikan Cerdas untuk yang Salah Sasaran

PWI Jatim Siapkan Lomba Karya Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Piala Prapanca

Atlet Taekwondo Emas SEA Games 2025, Alfi Kusuma Naik Pangkat Jadi Letnan Satu

Ifan Seventeen Rilis “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Kisah Cinta yang Tak Lagi Sama

Second Semester Rilis Single “:)”, Curhat Emosional tentang Dighosting

OPINI: Kebijakan Fiskal, Kunci Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

Analis Nilai Polri di Bawah Presiden dan Kapolri Disetujui DPR Sesuai Amanat Reformasi

Kapolres Boyolali Pastikan Pengamanan Puncak Hari Desa Nasional 2026

Pemkab Kediri Gandeng PTPN, Akses Jalan Sekolah Rakyat Plosoklaten Segera Dibangun

Bupati Blitar Ajak ASN Terapkan Pola Hidup Sehat Lewat Senam Chi Kung

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved