email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

PPKM Darurat, Bupati Gresik Lakukan Beberapa Langkah Tangani Dampak COVID-19

by Sudasir Al Ayyubi
16 Juli 2021

JAVASATU-GRESIK- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan beberapa langkah untuk penanganan dan pelayanan dampak COVID-19 di wilayahnya.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat rapat koordinasi dengan Wabup Gresik, Aminatun Habibah bersama forkopimda Kabupaten GResik. (Foto: Istimewa)

Langkah itu sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi dengan anggota forkopimda dan para Kepala OPD di Kabupaten Gresik yang di gelar secara daring pada Kamis (15/7/2021).

Mengedepankan Aksi Lapangan

Untuk masa darurat kali ini, Bupati mengatakan, akan lebih mengedepankan aksi langsung ke lapangan dalam menangani dampak COVID-19 yang ada di masyarakat.

“Kita tidak perlu menunggu perbup, perbup akan kami susun kemudian. Namun kita langsung melaksanakan aksi. Kalau tidak demikian akan semakin banyak korban” kata Gus Yani sapaan Bupati Gresik.

Gjos Ditingkatkan Jadi Rumah Sakit Lapangan

Kemudian, menurut Bupati, sejak PPKM Darurat yang efektif berlaku mulai tanggal 3 Juli 2021, hingga saat ini, jumlah masyarakat Gresik yang terpapar COVID-19 semakin tinggi. Hal ini terbukti dari Bed ocupancy Rate (BOR) saat ini mencapai 88,7%, padahal sudah ada penambahan tempat tidur.

“Kami akan meningkatkan Gelora Joko Samudro (GJOS) menjadi Rumah Sakit lapangan untuk perawatan pasien sedang. Hal ini untuk mengurangi beban rumah sakit rujukan COVID yang saat ini sudah penuh” ungkap Gus Yani.

Di Gjos Instalasi Oksigen Langsung dari Pabriknya

Untuk peningkatan perawatan pasien COVID-19 di GJOS, pihaknya telah membangun instalasi oksigen dengan menarik pipa oksigen dari pabriknya yang tidak jauh dari lokasi GJOS.

“Sudah ada kepastian dari Dinas Pekerjaan Umum, Insyaallah dalam waktu dekat instalasi oksigen ini sudah selesai. Selain itu, kami akan menambah jumlah tempat tidur yang semula hanya 140 menjadi 200 tempat tidur. Secepatnya kami akan merekrut relawan untuk pemulasaran jenazah dan penguburan. Praktis semua tenaga kesehatan akan di optimalkan” katanya.

4 Posko Bantuan di PPKM Darurat

Untuk mengurai dan efektifitas pelayanan, Bupati bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kabupaten Gresik sudah membentuk 4 posko di Gresik daratan. Posko ini akan mengkoordinasikan bantuan mulai dari sembako, obat-obatan dan vitamin serta mobil ambulan.

“Secepatnya sudah bisa kita manfaatkan menunggu pembuatan call centre dan hotline yang masih dalam proses” ujar Bupati.

Peran RT/RW, Satgas COVID Desa dan Bidan Desa Harus Optimal

Pihaknya akan mengoptmalkan peran RT, RW, satgas desa dan bidan desa untuk menangani prosedur masyarakat yang terpapar COVID-19.

“Semua pasien harus melalui puskesmas sebagai ujung tombak yang kemudian akan ditidak lanjuti untuk diarahkan kemana selanjutnya pasien akan dirawat. Disinilah peran RT dan RW, para satgas COVID desa, bidan desa untuk lebih optimal dalam menangani warga pasien COVID” jelasnya.

Dukungan Perusahaan Swasta untuk Menerapkan PPKM Darurat hingga Vaksinasi Gotong Royong

Selanjutnya terkait, dukungan perusahaan dalam penerapan PPKM Darurat termasuk mengidentifikasi jenis perusahaan masuk kategori kritikal, esensial atau non esensial dengan pemberlakuan WFH bagi karyawannya.

Untuk percepatan vaksinasi, Bupati akan mencari terobosan dengan menggandeng Perusahaan yang siap untuk melaksanakan vaksinasi gotong-royong.

BacaJuga :

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Baca Juga:
  • Pelaku Perjalanan Mendominasi Peningkatan Kasus COVID-19 di TTU – Kliktimes.com
  • TITD Kelenteng Kwan Sing Bio-Kodim 0811 Tuban Gelar Vaksinasi untuk Anak – Tugujatim.id

Dana Desa Dialokasikan 8% untuk Penanggulangan COVID-19

Bupati meminta kepada pihak terkait untuk memberikan pembinaan kepada 14 desa di Gresik yang belum melaksanakan penyerapan Dana Desa (DD) sampai 8% untuk penanggulangan dampak COVID-19.

“Hal ini untuk meringankan masyarakat terdampak COVID-19 di desa bersangkutan” tegas Bupati GResik. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Covid GresikForkopimda Kabupaten GResikPemerintah DaerahPPKM Darurat

Comments 1

  1. Ping-balik: Tangani COVID-19 dan Dampaknya, Bupati Gresik Punya Terobosan Ini - Javasatu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Polres Batu Ringkus Pengedar Ekstasi di Oro-Oro Ombo, 40 Pil Disita

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Malang Raya Roundtable Jelang Arema vs Persebaya, Polisi Belum Beri Izin Pertandingan

NasDem Malang Raya Minta Tempo Klarifikasi Pemberitaan Surya Paloh

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

BERITA LAINNYA

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

Pengamat Nilai UNIPOL Jadi Instrumen Strategis Polri Perkuat SDM dan Peradaban Bangsa

MCC Bukan Beban APBD: Kekeliruan Cara Pandang dalam Membaca Ekonomi Kreatif

Warga Kembru Kembali dari Pengungsian, Kibarkan Bendera Merah Putih

Andrew Robertson Susul Mohamed Salah? Liverpool Terancam Kehilangan Dua Pilar

Di Balik Hutan Pegunungan Bintang, Ladang Ganja Terungkap

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved