email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jasa Nyai Ageng Tumengkang Sari Terhadap Islam di Gresik dan Kisah Sumur Songo

by Sudasir Al Ayyubi
12 September 2022

JAVASATU.COM-GRESIK- Nyai Ageng Tumengkang Sari sangat berjasa dalam perkembangan agama Islam di Kabupaten Gresik, hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Gresik saat menghadiri haulnya dan sedekah bumi, Minggu (11/9/2022).

Bu Min ziarah ke Makam Nyai Ageng Tumengkang Sari. (Foto: Istimewa)

Semasa hidupnya, dituturkan Bu Min sapaan akrab Wabup Gresik, Nyai Ageng Tumengkang Sari dikenal sebagai perempuan yang ahli dalam pembuatan jamu (pengobatan) dan kebidanan dengan menolong ibu-ibu yang akan melahirkan. Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah cucu Sunan Giri.

“Bahkan sampai sekarang sebagian masyarakat masih percaya, yaitu dengan bermunajat di pusara Nyai Ageng Tumengkang Sari supaya proses persalinan bayinya akan menjadi gangsar (mudah dan lancar)” kata Bu Min.

Di tempat itu, Bu Min juga menceritakan tentang Sumur Songo. Menurut Bu Min, Sumur songo kisahnya mirip dengan Roro Jonggrang, bedanya Roro Jonggrgang ingin dibuatkan seribu candi dalam semalam oleh Bandung Bondowoso. Tetapi kalau Nyai Ageng Tumengkang Sari ingin dibuatkan sumur oleh pangeran yang gagah dari kerajaan Majapahit.

“Saat itu saking cantiknya Nyai Ageng Tumengkang Sari, ada pangeran yang gagah dari kerajaan Majapahit yang ingin meminangnya. tetapi Nyai Ageng Tumengkang Sari tidak ingin menolaknya secara langsung karena takut ada pertumpahan darah. Nyai Tumengkang mengajukan satu syarat itu, yaitu membuat sumur” katanya.

“Akhirnya Nyai Ageng Tumengkang Sari ingin dibuatkan 10 Sumur dalam semalam kepada Pangerang tersebut. Dan sang pangeran mengiyakan apa yang diinginkan oleh Nyai Ageng Tumengkang Sari. Dengan mengerahkan seluruh kekuatannya, akhirnya dibuatkan sumur” imbuh Bu Min.

Lebih lanjut Bu Min menjelaskan, setelah selesai membuat 10 sumur sesuai dengan permintaan Nyai Ageng Tumengkang Sari, Pangeran pun menunjukkan hasil pekerjaannya dan berniat menagih janji kepada Nyai Ageng Tumengkang Sari untuk menjadi istrinya.

“Nyai Ageng Tumengkang Sari akhirnya menemui pangeran dan melihat sumur yang telah dibuatnya, kemudian ia menduduki salah satu sumur tersebut. Setelah itu, ia pun menghitung sumur- sumur yang ada tanpa menghitung sumur yang didudukinya” cerita Bu Min.

“Pangeran pun tidak percaya dan mencoba menghitung sumur-sumurnya yang sudah dibuatnya. Mboh gak ndelok mboh kelalen (Entah tidak melihat atau lupa). Pangeran tersebut tidak menghitung satu sumur yang diduduki oleh Nyai Ageng Tumengkang Sari, hingga pada akhirnya sang Pangeran menyerah dan mengakui kekalahannya,” imbuhnya.

Karena gagal melamar Nyai Ageng Tumengkang Sari, kata Bu Min, Pangeran tersebut pun marah dan menyampaikan sumpah serapahnya “Arek wedok dusun kene ojok onok sing nolak lamarane wong lanang maneh, sampek onok sing nolak lamarane wong lanang maneh koyok sing tak rasakno, dadi perawan tuwo sak lawase” (Anak perempuan dusun sini jangan ada yang menolak lamarannya laki-laki lagi, sampai ada yang menolak lamaran anak laki-laki lagi seperti yang saya rasakan, jadi perawan tua selamanya)”.

Bu Min. (Foto: Istimewa)

Menurut Bu Min, Nyai Ageng Tumengkang Sari dan kisah Sumur Songo, merupakan sejarah peradaban Islam yang tak terpisahkan di Kabupaten Gresik yang harus dirawat dan dilestarikan.

“Mudah – mudahan makam ini selain peninggalan sejarah budaya Islam di Kabupaten Gresik, namun juga sebagai pengingat kita sebagai makhluk ciptaan Allah yang nantinya juga akan kembali kepada Allah SWT,” ujarnya.

Bu Min juga berharap, haul Nyai Ageng Tumengkang Sari dan sedekah bumi ini mampu menjadi ajang silaturahmi dan upaya merawat sejarah atau budaya Islam yang ada di Kabupaten Gresik.

“Tradisi ini harus terus dirawat dan dilestarikan. Atas nama pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus yayasan makam sumur songo yang sudah merawat, melestarikan tradisi budaya dan aset sejarah Islam di Kabupaten Gresik Nyai Ageng Tumengkang Sari,” pungkasnya.

Yayasan Makam Sumur Songo Punya Berkas Kemenkumham

(Foto: Istimewa)

Sementara itu, Pengurus Yayasan Sumur Songo, Hudi Suyanto mengatakan, haul Nyai Ageng Tumengkang Sari digelar tiap 12 Bulan Safar, serangkaian acara digelar dari hari Jum’at diantaranya pengajian jama’ah siji, khotmil Qur’an, majlis Yasin dan tahlil, pengajian santri TPQ se Kelurahan Sidokumpul, bari’an/sedekah bumi dan ceramah agama.

BacaJuga :

MTQ XXXII Gresik 2026 Digelar, Target Pertahankan Juara Umum Jatim

Ngopi Filantropi Lazisnu Dukun Tekankan Transparansi ZIS

“Sebagai Puncak dari serangkaian haul Nyai Ageng Tumengkang Sari (cucu sunan giri), Mbah Kao – Kao, Mbah Buyut Kluncing, Mbah Ndoro Payung, serta para Habib, Masyayikh, dan ahli kubur masyarakat Sidokumpul akan digelar pada hari Kamis 15 September 2022 yang akan diisi dengan majlis dzikir Maulidurrasul Muhammad SAW di sepanjang jalan Panglima Sudirman Gresik,” urai Hudi.

Hudi menambahkan, bahwa di makam seluas 6 hektare sudah resmi menjadi yayasan makam sumur songo, yang sudah dilengkapi surat dari Kemenkumham RI, dengan tujuan mengamankan aset wisata sejarah Islam kota santri dan kegiatan keagamaan.

“Dengan sudah dibangunnya aula baru dan kantor yayasan makam sumur songo kami berharap nantinya untuk dibuat kegiatan keagamaan seperti TPQ, Majlis Maulidurrasul Muhammad tiap bulannya, serta Majlis Yasin dan Tahlil oleh warga sekitar,” tandasnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati Gresik, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik Johar Gunawan dan Lurah Sidokumpul Sulaiman Rasyid.

Sedangkan lokasi Makam Nyai Ageng Tumengkang Sari terletak di Sumur Songo, Desa Sidokumpul, Kecamatan Gresik. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: HaulNyai Ageng Tumengkang SariSedekah BumiSumur SongoWisata Religi Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

MTQ XXXII Gresik 2026 Digelar, Target Pertahankan Juara Umum Jatim

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

Kalapas Malang Berganti, Teguh Pamuji Pamit, Christo Toar Resmi Menjabat

Ngopi Filantropi Lazisnu Dukun Tekankan Transparansi ZIS

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Prev Next

POPULER HARI INI

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Kabupaten Gresik Jadi Magnet Investasi, Bupati Yani Beberkan Kuncinya

BERITA LAINNYA

Rakernas DPP Pena Da’i Nusantara Dorong Penyuluh Jadi Arsitek Dakwah Digital

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Prev Next

POPULER MINGGU INI

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved