JAVASATU.COM- Sebanyak 200 anak yatim di Kota Kediri menerima santunan dari Pemerintah Kota Kediri melalui program kolaborasi bersama Baznas, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Kegiatan tersebut digelar di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Sabtu (7/3/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan dan masa depan anak-anak yatim.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan dasar lainnya bagi para penerima.
“Pemerintah Kota Kediri berkolaborasi dengan Baznas serta lembaga amil zakat lainnya untuk membantu meringankan beban anak-anak kita. Harapannya bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan lainnya,” ujar Vinanda.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam memperluas manfaat bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Inilah kekuatan kolaborasi. Dengan bekerja bersama, insyaallah manfaatnya akan semakin besar dan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci masa depan. Ia memotivasi anak-anak yatim untuk tetap semangat belajar dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita.
“Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Hormati guru-guru kalian, dengarkan nasihat orang tua dan wali kalian. Jangan pernah merasa rendah diri,” pesannya.
Menurutnya, kondisi saat ini bukan penentu masa depan, melainkan semangat dan ketekunan dalam berusaha.
“Keadaan hari ini tidak menentukan masa depan kalian. Justru semangat, ketekunan, dan doa kalianlah yang akan menentukan ke mana langkah kalian akan sampai,” tegasnya.
Pemerintah Kota Kediri, lanjutnya, akan terus menghadirkan program pendidikan dan kesejahteraan guna mendukung tumbuh kembang anak-anak di daerah tersebut.
“Namun yang paling menentukan adalah semangat dalam diri kalian sendiri untuk terus berusaha dan tidak menyerah,” pungkasnya. (kur/arf)