JAVASATU.COM- Sebanyak 43 bangunan liar di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, dibongkar dalam operasi gabungan penertiban pelanggaran peraturan daerah (perda), Rabu (8/3/2026). Penertiban dilakukan karena bangunan tersebut berdiri di atas sempadan saluran air dan berpotensi mengganggu fungsi drainase serta memicu banjir.

Kegiatan ini melibatkan ratusan personel lintas instansi, mulai dari Satpol PP Kabupaten Gresik, Satpol PP Provinsi Jawa Timur, TNI-Polri, hingga sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Penertiban ini merupakan bentuk penegakan perda sekaligus upaya menjaga fungsi saluran air agar tetap optimal dan mencegah potensi banjir,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Gresik, Agustin Halomoan Sinaga.
Penertiban mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum, Perda Nomor 14 Tahun 2018 tentang Pemanfaatan Tanah Milik Pemerintah Kabupaten Gresik, serta Perbup Nomor 96 Tahun 2022 terkait tata cara pemanfaatan tanah daerah.
“Kami menjalankan penertiban sesuai dasar hukum yang berlaku, sehingga kegiatan ini sah dan terukur,” jelasnya.
Operasi dimulai sejak pagi hari dengan apel pasukan, dilanjutkan pengosongan barang di dalam bangunan oleh pemilik maupun petugas. Selanjutnya, proses pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat berupa eskavator hingga seluruh bangunan liar berhasil diratakan.
“Seluruh proses berjalan sesuai tahapan, mulai dari pendataan, pengosongan hingga pembongkaran bangunan,” tambahnya.
Selain Satpol PP, kegiatan ini juga melibatkan personel dari DPUTR, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, PLN, hingga aparat TNI dan Polri. Total ratusan personel dikerahkan untuk memastikan penertiban berjalan aman dan kondusif.
“Sinergi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan penertiban ini,” tegasnya.
Hasilnya, sebanyak 43 bangunan liar yang berdiri di sempadan saluran air berhasil dibongkar. Penertiban berlangsung tertib dari sisi timur hingga barat lokasi tanpa kendala berarti.
“Kegiatan berjalan lancar, aman, dan seluruh personel kembali dengan selamat,” pungkasnya. (bas/nuh)