JAVASATU.COM- Langkah cepat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimplementasikan Gerakan Aman, Sehat, Rapi/Resik, dan Indah (ASRI) di seluruh jajaran, mulai Mabes, Polda, Polres hingga Polsek, mendapat apresiasi dari analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung. Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata mewujudkan lingkungan kerja sehat dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Gerakan ASRI yang diinisiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo merupakan akronim dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Program ini dijalankan melalui kegiatan rutin seperti kerja bakti (korve), pembersihan area publik, taman, dan fasilitas umum di lingkungan kepolisian.
“Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, kami menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas langkah konkret institusi Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam mengimplementasikan kebijakan Presiden RI,” ujar Nasky dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Menurut Nasky, gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Prabowo Subianto terkait pembenahan lingkungan nasional sebagai arah baru tata kelola pemerintahan. Ia menilai institusi kepolisian memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Alumnus INDEF School of Political Economy Jakarta itu menegaskan, Gerakan ASRI tidak boleh berhenti sebagai program simbolik, tetapi harus menjadi budaya kerja nyata dan dedikasi sehari-hari insan Bhayangkara.
“Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar birokrasi tidak hanya efektif dan melayani, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.
Nasky yang juga Ketua Indonesia Youth Epicentrum dan Founder Nasky Milenial Center menilai program ini menjadi momentum menghadirkan tata kelola kebersihan yang sistematis dan berkelanjutan dari desa hingga ibu kota negara. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif pemerintah pusat, daerah, Polri, TNI, dan masyarakat agar gerakan tersebut tidak sekadar seremonial.
Menurutnya, implementasi ASRI menunjukkan kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memberikan contoh disiplin dan tanggung jawab kepada masyarakat. Gerakan ini juga diharapkan membangun kesadaran kolektif seluruh insan Bhayangkara serta memperkuat citra Polri sebagai institusi yang peduli dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Polri tidak hanya sekadar kampanye, tetapi melakukan aksi fisik secara rutin. Upaya ini mendukung target pembangunan nasional berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan Presiden,” ujarnya.
Sementara itu, Kadiv Humas Polri Johnny Eddizon Isir menyatakan Gerakan ASRI merupakan upaya menumbuhkan kebiasaan hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan kerja.
“Kapolri ingin menegaskan bahwa ASRI bukan sekadar slogan. Kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal sederhana dan dari tempat bekerja setiap hari,” ujar Johnny dalam keterangan tertulis, Selasa (11/2/2026).
Ia menambahkan, program tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2/2026).
Gerakan ASRI kini dijalankan secara menyeluruh di lingkungan Polri sebagai bagian dari transformasi budaya kerja dan komitmen institusi dalam mendukung Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan indah. (arf)