email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 7 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Festival “Busu Jaman Biyen 2026”, Usung Rekonsiliasi Budaya di Malang Timur

by Agung Baskoro
2 April 2026

JAVASATU.COM- Warga Dusun Busu, Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, kembali bakal menggelar Festival Busu Jaman Biyen (BJB Fest) 2026 pada 10-12 April mendatang. Setelah vakum lebih dari lima tahun akibat pandemi Covid-19, festival ini hadir dengan tema “Rekonsiliasi Budaya di Tanah Adat”.

Festival Busu Jaman Biyen 2026, Usung Rekonsiliasi Budaya di Malang Timur. (Credit: Agung Baskoro)

Penanggung jawab BJB Fest, Kusnadi, mengatakan festival ini menjadi ruang pemulihan budaya sekaligus memperkuat identitas lokal masyarakat.

“Ini menjadi momen rekonsiliasi bagi kami. Setelah kondisi sulit pascapandemi, semangat gotong royong warga untuk menghidupkan budaya kembali sangat kuat,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, konsep festival tetap mengusung partisipasi penuh warga, di mana setiap rumah akan disulap menjadi lapak kuliner tradisional berbasis hasil bumi lokal.

“Setiap rumah warga akan menyajikan makanan khas, ini yang membuat festival kami berbeda dan lebih organik,” katanya.

Tahun ini, BJB Fest juga mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan RI melalui program Dana Indonesiana 2026. Berbagai pertunjukan seni disiapkan untuk memeriahkan acara.

“Kami akan menghadirkan Ludruk Organik dari petani lokal tanpa latar belakang seni formal,” jelasnya.

Selain itu, pertunjukan teater tari “Pengakuan Rahwana” dari Malang Dance turut menjadi bagian rangkaian acara festival.

“Pementasan ini akan menjadi daya tarik tersendiri dalam festival tahun ini,” imbuhnya.

BacaJuga :

Harga Kedelai Naik, Produsen Tempe Malang Pilih Kecilkan Ukuran

Kapolres Majalengka: Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Kepala BKPSDM Masih Diselidiki

Kurator Malang Dance, Winarto Ekram, menyebut pemilihan Dusun Busu sebagai lokasi pertunjukan bertujuan mendekatkan seni kepada masyarakat desa.

“Kami ingin berbagi dengan penonton yang berbeda, seperti petani dan peternak, agar seni bisa dinikmati lebih luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, teater tari tersebut mengangkat sudut pandang baru tentang tokoh Rahwana.

“Kami mencoba melihat Rahwana sebagai simbol cinta sejati, bukan sekadar tokoh antagonis,” terangnya.

Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu mendorong kebangkitan ekonomi warga melalui keterlibatan langsung masyarakat dalam kegiatan tersebut. (agb/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten MalangKebudayaanKecamatan JabungKeseniaanTari

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Harga Kedelai Naik, Produsen Tempe Malang Pilih Kecilkan Ukuran

Kapolres Majalengka: Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Kepala BKPSDM Masih Diselidiki

Developer Wangsakarta Klaim Kontraktor Wanprestasi, 9 Rumah Tak Sesuai Spek

Gresik Sudah UHC, Kini Fokus Cegah Fraud JKN

Karhutla Bromo Merembet ke Poncokusumo, Tim Gabungan Padamkan Api

Kepala BNN RI Ingatkan Ancaman Narkoba di Majalengka

Promo Kemerdekaan Whiz Prime Malang, Menginap Dua Malam Mulai Rp810 Ribu

Bupati Gresik Minta Pers Beradaptasi di Era AI

Budidaya Ikan Bioflok Senggreng Malang Ubah Pola Tebar untuk Tekan Biaya

Juara LKS Nasional 2026, Siswa SMK di Kabupaten Kediri Dapat Beasiswa Mas Dhito

Prev Next

POPULER HARI INI

Budidaya Ikan Bioflok Senggreng Malang Ubah Pola Tebar untuk Tekan Biaya

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

Juara LKS Nasional 2026, Siswa SMK di Kabupaten Kediri Dapat Beasiswa Mas Dhito

Dai Asal Malang Ery Santika dan Sayap Liar Jelajahi Gunung Raung, Hobi Jadi Aksi Sosial

Developer Wangsakarta Klaim Kontraktor Wanprestasi, 9 Rumah Tak Sesuai Spek

BERITA LAINNYA

Harga Kedelai Naik, Produsen Tempe Malang Pilih Kecilkan Ukuran

Kapolres Majalengka: Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Kepala BKPSDM Masih Diselidiki

Developer Wangsakarta Klaim Kontraktor Wanprestasi, 9 Rumah Tak Sesuai Spek

Gresik Sudah UHC, Kini Fokus Cegah Fraud JKN

Karhutla Bromo Merembet ke Poncokusumo, Tim Gabungan Padamkan Api

Kepala BNN RI Ingatkan Ancaman Narkoba di Majalengka

Promo Kemerdekaan Whiz Prime Malang, Menginap Dua Malam Mulai Rp810 Ribu

Bupati Gresik Minta Pers Beradaptasi di Era AI

Budidaya Ikan Bioflok Senggreng Malang Ubah Pola Tebar untuk Tekan Biaya

Juara LKS Nasional 2026, Siswa SMK di Kabupaten Kediri Dapat Beasiswa Mas Dhito

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

Bupati Malang Lantik 166 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kerja 5K

Budidaya Ikan Bioflok Senggreng Malang Ubah Pola Tebar untuk Tekan Biaya

TransNusa Buka Rute Manado-Ternate, Terbang Dua Kali Sehari

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved