email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 9 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Festival Puisi Esai ASEAN Kembali Gaungkan Isu Kemanusiaan Lewat Sastra

by Redaksi Javasatu
1 Mei 2025

JAVASATU.COM- Festival Puisi Esai ASEAN ke-4 resmi digelar di Sabah, Malaysia, dengan membawa pesan kuat: puisi bukan hanya karya sastra, tapi medium perlawanan dan kesaksian atas luka kemanusiaan. Delegasi Indonesia turut ambil bagian dalam perhelatan ini, membawa karya-karya yang menggugah, termasuk puisi esai bertema terorisme, pelecehan, hingga bencana.

Ilustrasi

Salah satu yang mencuri perhatian adalah puisi karya Mila Muzakkar dalam buku Karena Perempuan, Aku di-Cancel. Karya ini merangkai kisah seorang istri yang hidupnya hancur saat sang suami ditangkap atas tuduhan terorisme. Dari trauma personal, Mila menjahitnya menjadi kesaksian puitis yang sarat empati.

Festival yang kini memasuki tahun keempat ini sepenuhnya didukung oleh Pemerintah Sabah, sebuah bentuk komitmen negara terhadap seni yang tidak biasa di era algoritma.

“Puisi masih punya kekuatan menyentuh ruang yang tak bisa dijangkau teknologi: nurani manusia,” ujar pendiri gerakan Puisi Esai, Denny JA.

Festival ini juga meluncurkan antologi puisi esai terbaru yang menghimpun 63 penulis dari berbagai latar belakang. Di antaranya nama-nama seperti Okky Madasari, Gol A Gong, dan jurnalis Ahmadie Thaha yang untuk pertama kali menjajal genre unik ini, yakni perpaduan puisi, cerpen, dan reportase.

Puisi-puisi yang ditampilkan tak segan menyentuh isu sensitif: anak tenggelam, korban pelecehan di pesantren, hingga ibu yang menjual ginjal demi sekolah anak. Dalam puisi esai, fakta-fakta ini tak hanya diungkap, tapi dihidupkan kembali secara estetis.

Menurut Denny JA, setidaknya ada tiga alasan kenapa Festival Puisi Esai ASEAN layak diapresiasi. Pertama, ia memberi suara pada yang tak terdengar. Kedua, memperkuat solidaritas antarbangsa dalam ikatan kemanusiaan. Ketiga, membuka panggung bagi generasi muda untuk menyuarakan keresahan zamannya melalui karya yang bermakna.

BacaJuga :

Pemkab Kediri Gandeng PTPN, Akses Jalan Sekolah Rakyat Plosoklaten Segera Dibangun

Bupati Blitar Ajak ASN Terapkan Pola Hidup Sehat Lewat Senam Chi Kung

Salah satu suara muda itu datang dari Aqilah Mumtanzah, penulis puisi esai tentang gempa Yogyakarta 2006. Ia tak sekadar menulis angka kematian, tapi suara-suara tangis dan harapan yang terpendam di balik puing.

Festival ini juga mencerminkan kolaborasi manusia dan teknologi. Beberapa penulis, termasuk Mila, mengolah puisinya bersama kecerdasan buatan. Bukan untuk menggantikan kreativitas, melainkan memperluas kemungkinan artistik.

Lomba Puisi Esai: Ajak Masyarakat Tulis Kisah Kemanusiaan

Sebagai bagian dari festival, panitia membuka lomba puisi esai bertema kemanusiaan. Terbuka untuk semua kalangan, karya maksimal 500 kata ini akan dipilih 10 pemenang utama dengan total hadiah Rp38 juta. Selain itu, 90 karya terbaik lainnya akan dibukukan dalam antologi digital.

Batas akhir pengiriman karya: 31 Mei 2025
Email: bahasasabah2022@gmail.com
WhatsApp: +6016-8115593

“Ini bukan sekadar lomba. Ini ajakan untuk menyuarakan yang bisu, menyembuhkan yang terluka. Dalam 500 kata, bisa jadi kita menyelamatkan satu jiwa dari kesepian,” tulis Denny JA dalam pengantarnya.

Festival Puisi Esai ASEAN membuktikan bahwa di tengah hiruk-pikuk dunia digital, kata-kata yang ditulis dari hati masih mampu menjangkau yang paling dalam: kemanusiaan kita sendiri.

Ketua Satupena Jawa Timur, Akaha Taufan Aminudin, turut mengapresiasi konsistensi festival ini.

“Puisi esai membuka ruang dialog yang tak dimediasi oleh kekuasaan atau sensasi. Ia menawarkan cara baru menyampaikan realitas, yakni dengan empati, kedalaman, dan keberanian. Inilah bentuk sastra yang paling relevan di zaman yang gaduh,” ujarnya. (Arf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Denny JAPuisiPuisi EsaiSatupena Jawa TimurSatupene

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemkab Kediri Gandeng PTPN, Akses Jalan Sekolah Rakyat Plosoklaten Segera Dibangun

Bupati Blitar Ajak ASN Terapkan Pola Hidup Sehat Lewat Senam Chi Kung

Tak Perlu Antre, Warga Kepanjen Kini Urus Listrik Cukup Lewat PLN Mobile

Pendapatan Daerah Bojonegoro 2025 Tembus Rp 6,4 Triliun, Lampaui Target 109 Persen

Bupati Kediri Lantik Lima Kepala Dinas, Soroti Regenerasi Karier ASN

Musisi Gresik Addila Rilis Single Pop “Pilihan Terbalik”

Babinsa Koramil Sambong Blora Latih Baris-berbaris Siswa SMP

Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games, Lifter TNI Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten

Prabowo Beri Penghargaan ke Polri, Analis Apresiasi Peran Kapolri Dorong Swasembada Pangan

Kapolres Gresik Beri Penghargaan ke Polisi dan Warga Berprestasi

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

Dialog Interaktif Dorong Sinergi Desa Wisata, Pariwisata Kota Batu Siap Melesat

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

BERITA LAINNYA

Pemkab Kediri Gandeng PTPN, Akses Jalan Sekolah Rakyat Plosoklaten Segera Dibangun

Bupati Blitar Ajak ASN Terapkan Pola Hidup Sehat Lewat Senam Chi Kung

Bupati Kediri Lantik Lima Kepala Dinas, Soroti Regenerasi Karier ASN

Babinsa Koramil Sambong Blora Latih Baris-berbaris Siswa SMP

Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games, Lifter TNI Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten

Prabowo Beri Penghargaan ke Polri, Analis Apresiasi Peran Kapolri Dorong Swasembada Pangan

Babinsa Koramil Jati Blora Dampingi Donor Darah PMI di Desa Doplang

PWI Pusat Gelar Presentasi Anugerah Kebudayaan Jelang HPN 2026

Aice Got You! Hadirkan Panggung Bakat Lokal, Dorong Generasi Muda Berkarya di Daerah

Sambut HPN 2026, JMSI Jatim Gelar Doa Bersama di Rumah Anak Yatim Sidoarjo

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d