JAVASATU.COM- Suasana halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (29/3/2026), berlangsung berbeda. Warga bersama Batik Tulis Celaket Malang menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus mengirim “parsel doa” untuk Presiden RI Prabowo Subianto.

Kegiatan yang diikuti sekitar seribu warga dan relawan SPPG Yayasan Batik Tulis Celaket Malang ini menjadi simbol dukungan moral masyarakat kepada pemimpin negara di momen Lebaran 2026.
“Pak Presiden Prabowo tidak butuh uang, tidak butuh kue atau roti. Tapi yang dibutuhkan beliau adalah doa dan dukungan dari rakyat seperti kami,” ujar Abdul Hanan Jalil, pemilik Batik Tulis Celaket Malang.
Menurut Hanan, ide “parsel doa” ini muncul sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kepemimpinan nasional. Ia menilai, di tengah berbagai tantangan bangsa, dukungan moral dari rakyat sangat penting untuk menjaga semangat pemimpin dalam menjalankan tugasnya.
“Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat di daerah juga memberikan perhatian dan doa terbaik untuk pemimpinnya, agar selalu diberi kekuatan dalam memimpin bangsa,” katanya.
Selain doa bersama, kegiatan halalbihalal ini juga diisi dengan saling bermaafan antarwarga, mempererat kebersamaan, serta memperkuat nilai gotong royong di lingkungan masyarakat.
“Melalui momentum Idulfitri ini, kami mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Presiden selalu diberikan kesehatan dan mampu membawa Indonesia semakin maju serta rakyat semakin sejahtera,” imbuh Hanan.

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi hari. Mereka berkumpul di lapangan kelurahan untuk mengikuti rangkaian acara yang berlangsung khidmat namun penuh keakraban. Kehadiran relawan SPPG juga menambah semarak kegiatan sosial tersebut.
Bagi warga, halalbihalal tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan aspirasi dan harapan secara sederhana. “Parsel doa” yang dikirimkan menjadi simbol bahwa dukungan kepada pemimpin tidak selalu dalam bentuk materi, melainkan bisa berupa doa dan harapan baik.
“Kami berharap di momen yang suci ini, doa dari masyarakat bisa menjadi kekuatan bagi pemimpin dalam membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, warga Rampal Celaket ingin menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tetap terjaga, sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dan pemimpinnya di tingkat nasional. (saf)