JAVASATU.COM- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (Mbak Wali) bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin (Gus Qowim) melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman mantan Wali Kota Kediri periode 2014–2019 dan 2019–2023, Abdullah Abu Bakar, Jumat (17/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum mempererat hubungan sekaligus memperkuat sinergi lintas kepemimpinan dalam mendorong pembangunan Kota Kediri.

Kedatangan Mbak Wali dan Gus Qowim disambut langsung oleh Abdullah Abu Bakar bersama istrinya, Ferry Silviana. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain bersilaturahmi di momen bulan Syawal, pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang bertukar pikiran terkait arah pembangunan dan tantangan yang dihadapi Kota Kediri ke depan.
“Di Bulan Syawal ini kami silaturahmi dengan tokoh-tokoh yang ada di Kota Kediri. Kami ingin membangun Kota Kediri bersama seluruh elemen yang ada. Tentu kami juga butuh saran dari pemimpin-pemimpin sebelumnya,” ujar Mbak Wali.
Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wali menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan membutuhkan kolaborasi yang kuat, termasuk melibatkan para pemimpin terdahulu yang memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam memimpin daerah. Menurutnya, masukan dari kepala daerah sebelumnya menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Silaturahmi ini bukan hanya menjaga hubungan baik, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kesinambungan pembangunan di Kota Kediri,” imbuhnya.
Pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk menyamakan visi dalam menghadirkan program-program pembangunan yang berkelanjutan. Mbak Wali dan Gus Qowim menekankan pentingnya komunikasi terbuka antar pemangku kepentingan, baik pemerintah, tokoh masyarakat, maupun pemimpin sebelumnya.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Kediri menunjukkan komitmen untuk mengedepankan kolaborasi dalam setiap langkah pembangunan. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan kebijakan yang diambil mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kolaborasi adalah kunci. Dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, kami optimistis pembangunan Kota Kediri bisa berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” pungkas Mbak Wali. (kur/nuh)