JAVASATU.COM- Empat ekor kambing bunting yang diterima Nur Hayati melalui Program Ternak Desa Sejahtera (TDS) menjadi titik balik bagi perekonomian keluarganya. Hasil pengembangan ternak tersebut mampu membiayai pendidikan anak hingga memperbaiki rumah tanpa harus terlilit tunggakan biaya sekolah.

Program pemberdayaan masyarakat yang digagas LAZIS PT PLN Nusantara Power bersama Laznas Nurul Hayat Gresik itu kini telah berjalan hampir lima tahun dan menyasar 20 peternak di Kabupaten Gresik.
“Alhamdulillah dari kambing ini saya bisa membiayai anak sekolah dan perbaikan rumah. Saat mulai masuk sekolah, ada kambing yang harus saya jual, jadi tidak pernah ada tunggakan sekolah. Sangat-sangat membantu sekali bantuan kambing ini,” ujar Nur Hayati, Jumat (17/7/2026).
Program Ternak Desa Sejahtera menggunakan sistem breeding atau pengembangbiakan kambing sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Pada tahap awal, setiap penerima manfaat memperoleh empat ekor kambing indukan dalam kondisi bunting sebagai modal usaha yang dikembangkan secara berkelanjutan.
“Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi modal usaha jangka panjang bagi para peternak,” terang tim pendamping program.
Untuk memastikan program berjalan optimal, LAZIS PT PLN Nusantara Power bersama Laznas Nurul Hayat Gresik melakukan monitoring dan evaluasi selama dua hari terhadap para penerima manfaat yang berada di Kecamatan Ujungpangkah, Bungah, Sidayu, dan Driyorejo.
Meski dalam perjalanannya terdapat sejumlah indukan yang berkurang akibat berbagai faktor, pendampingan terus dilakukan agar peternak mampu mengembangkan populasi ternaknya secara berkelanjutan.
“Monitoring dan pendampingan dilakukan secara berkala agar manfaat program terus dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” jelas tim pendamping.
Kolaborasi LAZIS PT PLN Nusantara Power dan Laznas Nurul Hayat Gresik diharapkan terus menjadi solusi pemberdayaan masyarakat melalui sektor peternakan. Selain memperkuat ketahanan pangan, program ini juga ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat di Kabupaten Gresik.
“Harapannya program ini terus menciptakan keluarga yang lebih mandiri serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (bas/arf)