email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 15 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pesona Keris Hipnotis Ribuan Pasang Mata di Brawijayan Tosan Aji Fest 2025

by Syaiful Arif
18 April 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Ribuan pasang mata terbius pesona pusaka keris yang dipamerkan dalam ajang Brawijayan Tosan Aji Fest 2025, yang resmi dibuka Jumat (18/4/2025) di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya (UB) Malang. Lebih dari sekadar bilah logam berlekuk, setiap keris yang terpajang memancarkan warisan sejarah, falsafah, hingga identitas peradaban bangsa.

Prosesi pembukaan event Brawijayan Tosan Aji Fest 2025. (Foto: Javasatu.com)

Mengusung tema “International Contemporary Keris Festival”, hajatan budaya ini menampilkan lebih dari 1.200 keris dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Bali, Lombok, Jakarta, Bandung, Probolinggo, Banyuwangi, Surakarta, Yogyakarta hingga keris milik Presiden RI, Prabowo Subianto.

Ketua Pelaksana Brawijayan Tosan Aji Fest 2025, Rizal Nur Alfian, ST., MT., menyebut antusiasme kolektor dan pecinta keris membuktikan bahwa warisan leluhur ini belum kehilangan pamor di tengah arus globalisasi.

“Total ada sekitar 60 meja pameran, masing-masing menampilkan 10-20 keris. Dari segi jumlah maupun keragaman, ini menjadi salah satu pameran keris terbesar di Indonesia,” tegas Rizal.

Tak sekadar pameran visual, acara ini juga diperkaya dengan talkshow, seminar internasional, hingga workshop teknik penapakan dan pemeliharaan keris, yakni mendorong pemahaman lebih dalam mengenai filosofi dan nilai kebudayaan yang melekat pada setiap bilah keris.

Keris milik Presiden RI Prabowo Subianto di Brawijayan Tosan Aji Fest 2025. (Foto: Javasatu.com)

Sebagai bentuk nyata sinergi, gelaran ini merupakan buah kolaborasi antara Universitas Brawijaya dan Kementerian Kebudayaan RI, memperkuat komitmen dalam menjaga eksistensi keris sebagai warisan budaya dunia.

Sekretaris Universitas Brawijaya, Dr. Tri Wahyu Nugroho, S.P., M.Si., menyoroti pentingnya mencegah “pati obor”, yakni terputusnya estafet pengetahuan budaya antar-generasi.

“Keris bukan sekadar benda mati. Ia adalah simbol seni, kecerdasan teknologi tradisional, dan nilai hidup. Jika generasi muda lalai, kita bisa kehilangan jati diri sebagai bangsa,” ujarnya tegas.

Nada serupa disuarakan Sekretaris Jenderal Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), Basuki Teguh Yuwono, S.Sn., M.Sn. Menurutnya, keris adalah bukti konkret kejayaan intelektual Nusantara di bidang metalurgi dan estetika.

“Selama ini keris kerap dipandang mistis semata, padahal di baliknya tersimpan kecanggihan teknik pengerjaan logam dan kebijaksanaan leluhur,” tandasnya.

Salah satu keris milik kolektor asal Jombang berlapis emas ikut di Brawijayan Tosan Aji Fest 2025. (Foto: Javasatu.com)

Direktur Warisan Budaya di Kementerian Kebudayaan RI, I Made Dharma Suteja, S.S., M.Si., menekankan, tugas generasi sekarang bukan hanya merawat pusaka, tapi juga memastikan narasi budayanya tidak tergerus zaman.

“Indonesia memiliki warisan budaya kelas dunia, termasuk keris. Kita wajib menjaga agar warisan ini tetap hidup di tengah modernisasi,” tegas I Made.

BacaJuga :

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

(Foto: Javasatu.com)

Pada sesi akhir pembukaan, KH Marzuqi Mustamar, Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad Gasek, Kota Malang sekaligus Mustasyar PWNU Jawa Timur, melontarkan peringatan keras terkait bahaya hilangnya sejarah asli bangsa.

Ia menyinggung maraknya klaim palsu atas sejarah nasional, termasuk tokoh pencipta lambang Garuda Pancasila, Bendera Merah Putih, hingga makam-makam yang dipalsukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Alhamdulillah, beberapa makam itu seperti di Banyuwangi, Tulungagung, hingga Malang berhasil dibongkar. Sejarah bangsa jangan dibiarkan dikaburkan,” tegasnya.

KH Marzuqi juga menitipkan pesan agar generasi muda tidak abai terhadap akar budayanya, serta terus berdiri teguh menjaga keutuhan NKRI.

Edukasi perkerisan kepada pengunjung di Brawijayan Tosan Aji Fest 2025. (Foto: Javasatu.com)

Brawijayan Tosan Aji Fest 2025 akan berlangsung hingga 20 April 2025, dengan puncak acara pencanangan Hari Keris Nasional yang direncanakan dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: KerisubUniversitas Brawijaya

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

Rp343 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Wisata Malang Selatan

100 Bidang Tanah Hambat Proyek Jalan Malang Selatan

Proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang Molor hingga Akhir 2026

Libur Panjang, Wisatawan Diminta Hindari Jalur Gondanglegi-Bantur

Leo A Permana Dilantik Jadi Ketua IKADIN Jatim, Fokus Bela Kaum Marginal

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

“Coba Lagi” Kidunghara Lahir dari Ide Saat Naik Motor

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Dugaan Penyelewengan Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang Disorot DPRD

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

BERITA LAINNYA

Pemkab Malang Kumpulkan Seluruh OPD Usai Polemik Surat

Sekda Kabupaten Malang Tekankan Good Governance dan Tertib Administrasi

Rp343 Miliar Digelontorkan untuk Jalan Wisata Malang Selatan

100 Bidang Tanah Hambat Proyek Jalan Malang Selatan

Proyek Jalan Gondanglegi-Balekambang Molor hingga Akhir 2026

Libur Panjang, Wisatawan Diminta Hindari Jalur Gondanglegi-Bantur

Leo A Permana Dilantik Jadi Ketua IKADIN Jatim, Fokus Bela Kaum Marginal

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

“Coba Lagi” Kidunghara Lahir dari Ide Saat Naik Motor

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved