email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 27 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rekaman Suara Leluhur Nias Dipulangkan, Repatriasi Budaya Menggema di Jakarta

by Javasatu
27 Juli 2025

JAVASATU.COM- Rekaman suara leluhur suku Nias yang direkam hampir seabad lalu akhirnya kembali ke tanah asalnya. Bertempat di Double V Coffee & Eatery, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (26/7/2025), dialog interaktif bertajuk “Suara yang Pulang” menjadi momentum penting repatriasi arsip budaya Nias.

Narasumber Dr. Barbara Titus (tengah) dan Doni Kristian Dachi (kanan). (Foto: Ist)

Acara ini digelar oleh Suno Zo’aya Foundation bersama kaum muda BKPN Jemaat Jakarta, PT. Inko Dmentec Indonesia, Nafulu Bawömataluo Diaspora, dan Bravely Foundation. Puluhan diaspora Nias, akademisi, dan pemerhati budaya hadir dalam forum dua jam yang penuh makna.

Repatriasi Suara Hoho dari Belanda ke Nias

Rekaman yang dipulangkan merupakan dokumentasi suara hoho, seni nyanyian narasi bersahutan khas Nias yang direkam oleh etnomusikolog Belanda, Jaap Kunst, pada 1930. Setelah 94 tahun tersimpan di Belanda, arsip ini secara simbolis dikembalikan kepada masyarakat Nias, baik di kampung halaman maupun komunitas diaspora.

Proyek ini digagas oleh Doni Kristian Dachi, pegiat budaya asal Nias Selatan, dan didukung oleh Dr. Barbara Titus dari Universiteit van Amsterdam, yang juga kurator koleksi Jaap Kunst. Titus sebelumnya telah menyerahkan arsip ke tujuh desa di Nias, seperti Hilisimaetanö dan Bawömataluo, antara 25 Juni hingga 9 Juli 2025.

Tradisi Lisan yang Kembali Hidup

Acara dibuka dengan pemutaran rekaman hoho lengkap dengan dokumentasi visual perjalanan Kunst. Suara yang hampir hilang itu menggugah emosi peserta. Doni menyebut momen ini bukan sekadar nostalgia, melainkan pengakuan atas identitas dan hubungan batin yang sempat tercerai.

Titus menekankan bahwa repatriasi bukan sekadar mengembalikan arsip digital, tetapi juga soal hak komunitas untuk mengelola dan menghidupkan warisan budaya mereka.

Anak Muda Diaspora Bawakan Mazmur 23 dengan Nada Leluhur

Suasana dialog semakin hidup ketika grup vokal Hoho Nafulu Bawömataluo Diaspora tampil membawakan Mazmur 23 dalam nada hoho. Penampilan mereka menyatukan religiositas modern dengan tradisi leluhur.

Selain itu, mini-pameran dokumentasi repatriasi di Nias Selatan turut memperkaya pemahaman peserta mengenai proses pengembalian arsip budaya.

Diskusi, Kritik, dan Harapan Masa Depan

Sesi tanya jawab menyentuh isu teknis dan etik dalam repatriasi. Titus menekankan pentingnya transfer of agency, yaitu alih pengelolaan arsip kepada komunitas sumber. Doni menegaskan komitmen agar masyarakat Nias tidak lagi jadi objek studi, tapi subjek aktif dalam pelestarian budayanya.

Dr. Widya Fitria Ningsih dari UGM menyoroti dimensi dekolonisasi. Ia menyebut repatriasi sebagai langkah membongkar narasi sejarah yang selama ini sentralistik dan tidak memberi ruang bagi budaya lokal seperti Nias.

BacaJuga :

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

Penyerahan Arsip dan Simbol Komitmen Budaya

Sebagai penutup, salinan digital arsip diserahkan kepada beberapa perwakilan komunitas, termasuk Forum Komunikasi Nihakeriso Ononiha dan Nafulu Bawömataluo Diaspora. Ukiran simbolis karya pengrajin dari Bawömataluo juga diberikan sebagai wujud pelestarian warisan.

Doa bersama dan penghormatan kepada leluhur menutup acara dengan penuh haru. Bagi para peserta, suara-suara leluhur bukan hanya peninggalan masa lalu, tetapi denyut hidup identitas hari ini dan inspirasi masa depan.

“Setiap suara itu hidup. Ini bukan akhir, tapi awal dari penghidupan kembali budaya Nias,” tegas Barbara Titus. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Budaya NiasNias

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dua Band Asal Tulungagung, Nevenue dan All Birds Are Onion Rilis Single Kolaborasi

Halalbihalal FKPQ Cerme, Guru TPQ Didorong Tertib Data dan Tingkatkan Kualitas

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

Bedah Buku di Universitas Islam Al Azhar Gresik, BEM Dorong Integrasi Ilmu dan Nilai Keislaman

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

IKG 2026-2031 Dilantik, 35 Ribu Diaspora Gunungkidul Jadi Kekuatan Pembangunan

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

Bupati Wonosobo: Budaya Asal Share Picu Ledakan Hoaks

MCC Disebut Bukan Beban APBD, Praktisi: Investasi Ekosistem Kreatif Kota Malang 

Prev Next

POPULER HARI INI

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

Perputaran Ekonomi MS Glow For Men Malang Half Marathon 2026 Tembus Rp20 Miliar

Analis Nilai Sinergi Presiden dan Kapolri Perkuat Stabilitas Nasional di Tengah Ancaman Global

BERITA LAINNYA

Dua Band Asal Tulungagung, Nevenue dan All Birds Are Onion Rilis Single Kolaborasi

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

IKG 2026-2031 Dilantik, 35 Ribu Diaspora Gunungkidul Jadi Kekuatan Pembangunan

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

Bupati Wonosobo: Budaya Asal Share Picu Ledakan Hoaks

Dari Serangan ke Pengungsian, Warga Sinak Diberi Bantuan

Wartawan Wali Sembilan Konsolidasi di Demak, Perkuat Soliditas Lintas Daerah

Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati, Tujuh Remaja Diamankan

Analis Nilai Sinergi Presiden dan Kapolri Perkuat Stabilitas Nasional di Tengah Ancaman Global

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d