email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 18 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal di Smelter Freeport JIIPE Gresik Disorot Dewan

by Sudasir Al Ayyubi
31 Oktober 2024

JAVASATU.COM-GRESIK- Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) yang beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Manyar, Gresik, Jawa Timur, dinilai belum memberikan dampak optimal bagi tenaga kerja lokal. Hal ini menjadi sorotan Ketua DPRD Gresik, M. Syahrul Munir, dalam hearing bersama masyarakat ring satu di sekitar KEK JIIPE, Rabu (30/10/2024).

Hearing DPRD Gresik bersama masyarakat ring satu di sekitar KEK JIIPE. (Foto: Istimewa/Sudasir Al Ayyubi)

“Kami banyak menerima laporan dari masyarakat bahwa rekrutmen tenaga kerja di PT Freeport tidak transparan. Kesempatan kerja bagi warga lokal Gresik sangat minim dan terkesan sulit,” ungkap Syahrul Munir.

Ia menekankan, kehadiran smelter Freeport di JIIPE semestinya memberikan prioritas pada masyarakat lokal Gresik.

“Kami berharap PT Freeport dan pengelola KEK JIIPE menunjukkan komitmen nyata dalam membuka peluang kerja bagi warga lokal. Kami juga meminta PT Freeport menyediakan data base lengkap pekerja by name by address untuk memastikan keterbukaan,” tegasnya.

Keluhan juga datang dari Kepala Desa Kramat, Taufiq. Ia mengaku warganya yang tinggal di area ring satu Freeport merasa dikesampingkan.

“Untuk sekadar mendapat informasi lowongan kerja pun sulit. Saat mencoba menghubungi HRD Freeport melalui WhatsApp, saya tidak pernah mendapat respons,” ujarnya.

Taufiq menambahkan, dampak dari proyek JIIPE membuat warga Desa Kramat kehilangan mata pencaharian sebagai petambak dan nelayan.

BacaJuga :

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

“Banyak tambak terdampak abrasi laut akibat reklamasi, dan ikan semakin sulit didapatkan, sehingga pendapatan nelayan berkurang drastis,” tambahnya.

Vice President Government Relation & Smelter Technical Support PT Freeport Indonesia, Harry Pancasakti, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya mempekerjakan 1.440 orang, terdiri dari 715 pekerja internal dan 725 pekerja kontraktor. Mengenai permintaan data pekerja dari DPRD Gresik, Harry menyatakan akan memverifikasi data terlebih dahulu sebelum diserahkan.

Hearing ini turut dihadiri oleh perwakilan manajemen PT Freeport Indonesia, operator KEK JIIPE, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik, Camat Manyar, sejumlah kepala desa dari wilayah ring satu, serta elemen ormas dan mahasiswa. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DPRD GresikJIIPE Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Keris Jadi Pemersatu Nusantara, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Peduli

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

Curanmor Sekeluarga di Singosari Terbongkar, Penadah Ikut Diringkus

Camat Gresik Lepas 26 Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten 2026, Targetkan Prestasi

Kemarau Mengintai, Bupati Yani Minta PMI Gresik Siaga Air Bersih

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

TNI Perkuat Pengamanan Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Analis: Rakernis Divkum 2026 Perkuat Peran Polri Presisi sebagai Pilar Keadilan Humanis

TNI Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau, Libatkan Ratusan Personel dan Super Puma

LAKSI Dukung Putusan Praperadilan Indra Iskandar, Minta KPK Pulihkan Nama Baik

Rakernas Taekwondo 2026 Ditutup, Ketum: Musuh adalah Hadiah Bagimu

Pakar IPB Sebut Daerah Kepulauan Butuh Kebijakan Khusus

Polri Adalah Alat Negara, Analis Nilai MK Tepat Tolak Batas Masa Jabatan Kapolri

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved