JAVASATU.COM- MI Al-Karimi Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, memiliki cara berbeda dalam menutup rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) tahun ajaran 2026/2027. Alih-alih hanya menggelar seremoni penutupan, ratusan siswa baru diajak berziarah ke makam pendiri Pondok Pesantren Al-Karimi, KH Abdul Karim, sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan pengenalan sejarah pesantren, Kamis (16/7/2026).

“Kegiatan ziarah ini sengaja kami jadikan penutup Matamuda sebagai bekal bagi siswa sebelum memulai kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2026/2027. Kami ingin anak-anak mengenal sejarah dan menghormati jasa para pendiri pesantren sejak dini,” ujar Kepala MI Al-Karimi Gresik, Moh Syafi’, S.Ag.
Kegiatan diawali dengan pembacaan surat-surat pendek Juz 30 di Mushala Umar Pondok Pesantren Al-Karimi. Setelah itu, para siswa bersama dewan guru menuju maqbarah KH Abdul Karim untuk memanjatkan doa sekaligus mengenal sosok ulama yang mendirikan Pondok Pesantren Al-Karimi.
“Melalui kegiatan ini kami berharap siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memahami sejarah berdirinya pondok pesantren sebagai bagian dari identitas MI Al-Karimi,” kata Moh Syafi’.
Menurutnya, ziarah tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai religius, menghargai perjuangan para ulama, serta membangun kecintaan siswa terhadap tradisi pesantren yang menjadi ruh pendidikan di MI Al-Karimi.
Selain ziarah, penutupan Matamuda juga diwarnai suasana haru dengan perpisahan salah satu guru, Ustadzah Aisyul Athiroh, M.Si, yang mendapat amanah mengajar di SMK Al-Karimi. Momen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ungkapan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan selama mendampingi siswa di MI Al-Karimi.
“Insyaallah kita tetap bisa bertemu dalam berbagai kegiatan. Semoga selama mengabdi di MI Al-Karimi saya dapat memberikan manfaat dan keberkahan, serta ikatan emosional dengan anak-anak tetap terjaga,” ujar Ustadzah Aisyul Athiroh yang akrab disapa Bu Icha.
Moh Syafi’ menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ustadzah Aisyul Athiroh dan berharap semangat kebersamaan seluruh tenaga pendidik terus terjaga dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Al-Karimi.
“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Bu Icha. Semoga semangat kebersamaan seluruh guru terus terjaga untuk memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya rangkaian Matamuda, para siswa baru kini siap mengikuti kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2026/2027 dengan bekal pengenalan lingkungan sekolah, nilai-nilai pesantren, serta semangat menjaga tradisi yang telah diwariskan para pendiri Pondok Pesantren Al-Karimi. (nuh)