Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Hadapi Perubahan Iklim, Bupati Yani Modernisasi Irigasi Pertanian Gresik

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
17 Juli 2026
0

JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mempercepat modernisasi sistem irigasi pertanian sebagai langkah menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin mengancam produktivitas lahan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan ke Petani. (Foto: Ist)

Melalui dukungan Kementerian Pertanian RI, sebanyak 30 kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) menerima bantuan irigasi perpompaan dan perpipaan, disertai alat dan mesin pertanian (alsintan), yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Kantor Bupati Gresik, Jumat (17/7/2026).

Bupati Yani menegaskan, perubahan iklim menjadi tantangan terbesar sektor pertanian saat ini. Karena itu, pemerintah daerah mendorong modernisasi irigasi agar lahan yang selama ini bergantung pada curah hujan tetap dapat berproduksi.

“Ini adalah inovasi pemerintah untuk menjawab tantangan perubahan iklim. Ketika Dinas Pertanian dan Dinas PU berkolaborasi dengan baik, persoalan air bisa dijawab melalui irigasi perpompaan maupun irigasi perpipaan sehingga lahan yang sebelumnya bergantung pada hujan dapat kembali produktif,” kata Bupati Yani.

Bantuan dari Kementerian Pertanian RI tersebut meliputi dua unit traktor roda empat, satu unit traktor roda dua, satu unit pompa air, bantuan irigasi perpompaan untuk 27 kelompok tani/gapoktan, serta irigasi perpipaan bagi tiga kelompok tani/gapoktan. Setiap unit irigasi perpompaan bernilai Rp155,7 juta, sedangkan irigasi perpipaan senilai Rp97 juta per unit.

Menurut Bupati Yani, modernisasi irigasi merupakan bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di tengah perubahan pola cuaca. Ia menyebut produktivitas pertanian Gresik terus mengalami peningkatan sehingga perlu didukung infrastruktur pengairan yang lebih andal.

“Alhamdulillah produktivitas pertanian Gresik sampai hari ini terus meningkat. Bantuan dari Kementerian Pertanian ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas petani di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Bupati Yani juga meminta Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum memperkuat kolaborasi dalam memetakan lahan potensial yang membutuhkan pengembangan jaringan irigasi, khususnya di wilayah Benjeng dan Balongpanggang yang masih memiliki peluang peningkatan luas tanam.

Selain pembangunan infrastruktur irigasi, pemerintah juga menilai kebijakan nasional yang menjaga stabilitas harga hasil panen dan mempermudah akses pupuk bersubsidi menjadi faktor penting dalam meningkatkan semangat petani untuk terus berproduksi.

“Harga pascapanen sekarang stabil sehingga petani tidak dirugikan. Persoalan pupuk juga semakin baik, akses pupuk subsidi semakin mudah dengan harga yang terjangkau. Ini memberikan semangat bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pangan,” tambahnya.

Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi sektor pertanian melalui modernisasi alsintan dan penguatan infrastruktur irigasi. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, menekan biaya produksi, sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga mengajak kepala desa, penyuluh pertanian, petugas teknis, serta kelompok tani untuk menjaga dan memanfaatkan seluruh bantuan secara optimal agar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah. (bas/arf)

Tags: Kabupaten GresikKetahanan PanganPemkab GresikPertanian
Previous Post

Koops TNI Habema Ungkap Ladang 5.000 Batang Ganja di Yahukimo Papua

Next Post

Mas Dhito Siapkan Anak Muda Kabupaten Kediri Kerja ke Jepang Lewat IM Japan

Related Posts

Irigasi Diperbaiki, Petani Ujungjaya Sumedang Targetkan Tiga Kali Panen, Berharap Air Lancar
Pertanian

Irigasi Diperbaiki, Petani Ujungjaya Sumedang Targetkan Tiga Kali Panen, Berharap Air Lancar

31 Agustus 2026
Bakorwil Malang: Panen Bawang Putih Wagir Disiapkan Jadi Benih
Pertanian

Bakorwil Malang: Panen Bawang Putih Wagir Disiapkan Jadi Benih

19 Agustus 2026
Pemerintah Siapkan Dua Skema Pengairan Atasi Kekeringan Sawah Gresik
Pertanian

Pemerintah Siapkan Dua Skema Pengairan Atasi Kekeringan Sawah Gresik

12 Agustus 2026
Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian
Pertanian

Petro Agrifood Expo 2026 Dibuka, Bupati Yani Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian

24 Juli 2026
Wamentan: Jawa Timur Penyumbang Hampir 50 Persen Produksi Gula Nasional
Pertanian

Wamentan: Jawa Timur Penyumbang Hampir 50 Persen Produksi Gula Nasional

18 Juli 2026
Mas Dhito Hadirkan 77 Perusahaan Teknologi Pertanian di Gertek 2026
Pertanian

Mas Dhito Hadirkan 77 Perusahaan Teknologi Pertanian di Gertek 2026

20 Juli 2026
Next Post
Mas Dhito Siapkan Anak Muda Kabupaten Kediri Kerja ke Jepang Lewat IM Japan

Mas Dhito Siapkan Anak Muda Kabupaten Kediri Kerja ke Jepang Lewat IM Japan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Pos-pos Terbaru

  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
  • Spencer Green Hotel Batu Gelar Olimpiade Matematika Anak 29 November 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com